Please disable any ad-blocker you are using in your browser.

Pantai Indrayanti, Wisata Pantai Paling Favorit Di Gunungkidul

Pantai Indrayanti, Wisata Pantai Paling Favorit Di Gunungkidul
3.5 (70%) 2 votes

Pantai Indrayanti yang bernama asli Pantai Pulang Syawal adalah kawasan pantai paling terkenal dan paling diminati oleh para wisatawan yang datang ke Yogyakarta. Keberadannya saat ini lebih populer dibandingkan wisata pantai unggulan yang dipromosikan oleh pemerintah daerah Gunungkidul sendiri. Daya tarik Pantai Indrayanti ini sebenarnya hampir sama dengan pantai-pantai yang ada di dekatnya. Hanya saja promosi gencar yang dilakukan pengelolanya membuat Pantai Indrayanti langsung terkenal seantero nusantara.

Pantai Indrayanti lokasinya bersebelahan dengan Pantai Sundak, Desa Tepus, kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Nama Indrayanti sendiri berasal dari nama pengelola pantai ini, yakni Indra dan Yanti.

Pagar Resto dan Cafe Pantai Indrayanti Gunungkidul

Lokasi Pantai Indrayanti atau Pulang Syawal berada di sebelah timur Pantai Sundak tepatnya disebelah timur Pantai Somandeng dan disebelah barat Pantai Trenggole. Beberapa informasi menunjukkan bahwa sebelum pantai ini dibuka merupakan bagian dari kawasan Pantai Sundak sebelah timur seperti halnya beberapa pantai lain di dekatnya. Akses jalan menuju Pantai Indrayanti sudah cukup baik dan mampu dilalui kendaraan bus-bus besar. Selain itu area Parkir Pantai Indrayanti sudah diperlebar dan mampu menampung belasan kendaraan bus-bus besar serta puluhan kendaraan beroda empat.

Resto dan Cafe Pantai Indrayanti Gunungkidul

Pengunjung dipersilakan masuk ke kawasan Pantai Indrayanti Gunungkidul setelah memarkir kendaraan. Tiket masuk kawasan pantai ini sudah terpadu dimana dibayarkan saat memasuki gerbang masuk wisata Pantai Baron, Kukup, Krakal, dan Pulang Syawal. Atau dalam arti memasuki pantai ini tidak dipungut biaya. Kondisi Pantai Indrayanti ini mirip seperti Pantai Sundak yang berada beberapa ratus meter di sebelah baratnya. Pantai ini merupakan pantai berpasir putih yang landai dan langsung menghadap ke laut selatan.

Hal yang cukup menarik di Pantai Indrayanti Gunungkidul adalah kondisi pantai ini cukup bersih dari sampah. Berbeda dengan pantai-pantai Gunungkidul lain yang kadang ditemukan sampah berserakan dan tidak dibersihkan. Usut pulya usut ternyata di pantai ini terdapat larangan membuang sampah sembarangan dan memberikan denda bagi orang yang membuang sampah sembarangan. Cukup edukatif untuk memaksa pengunjung untuk menjaga kebersihan lingkungan. Namun saat itu kami tidak menemui petugas yang mengawasi pengunjung apabila membuang sampah sembarangan. Harapannya larangan itu bukan hanya tulisan saja tanpa ada tindakan yang tegas apabila terbukti ada wisatawan yang membuang sampah sembarangan.

Pasir Putih Pantai Indrayanti Gunungkidul

Selain mengedepankan kawasan pantai yang bersih, Pantai Indrayanti Gunungkidul juga dikembangkan menjadi kawasan wisata pantai beerfasilitas lengkap bahkan mungkin paling mewah se kawasan pantai di Gunungkidul. Pengelola pantai ini cukup serius dalam mengembangkan pantai ini karena target awal pengunjung adalah wisatawan kelas menengah dan atas yang ingin berlibur dengan nyaman dan membutuhkan fasilitas yang lengkap.

Fasilitas yang telah tersedia di Pantai Indrayanti diantaranya restoran dan cafe, kamar mandi umum, penginapan, homestay, cottage, mushala, gardu pandang, gasebo, persewaan payung dan tikar, kursi pantai, dan persewaan jetsky. Fasilits wisata pantai yang cukup lengkap ini akhirnya mulai ditiru oleh pantai-pantai lain di wilayah Gunungkidul. Pembangunan kawasan pantai lain di Gunungkidul akhirnya berkiblat dari Pantai Indrayanti dari segi fasilitas dan konsep pemasaran. Saat ini telah banyak pantai-pantai yang mempromosikan diri bahwa fasilitas pantainya telah lengkap dan ada yang mengaku lebih lengkap dibandingkan faslitas yang ada di Pantai Indrayanti.

Meja Kursi Resto Dan Cafe Pantai Indrayanti Gunungkidul

Sebagian fasilitas yang ada di Pantai Indrayanti Gunungkidul bebas dimanfaatkan oleh pengunjung seperti mushola. Namun sebagian besar fasilitas yang lain seperti penginapan, kursi pantai dan sebagainya dipungut biaya dimana daftar biaya tercantum di meja kasir Restoran dan Cafe Pantai Indrayanti. Atau dapat juga bertanya mengenai tarif menggunakan fasilitas di Pantai Indrayanti dengan menghubungi pegawai yang berada di sekitar area pantai.

Pemandangan alam Pantai Indrayanti Gunungkidul cukup indah dimana terdapat bukit karang di sisi barat dan timur pantai. Pasir putih yang lembut dipadu dengan birunya lautan membuat kawasan pantai Indrayanti mampu bersaing dengan Pantai Kuta di Pulau Bali. Tebing karang tersebut saat ini digunakan untuk olahraga anjat tebing. Kedepannya tebing-tebing tersebut akan dibuatkan akses tangga ke puncak dan akan dibuatkan gasebo-gasebo untuk menikmati pemandangan lautan dari atas tebing.

Tebing Bukit Sisi Timur Pantai Indrayanti Gunungkidul

Pengembangan kawasan Pantai Indrayanti Gunungkidul sempat tidak berjalan mulus ketika pengelolaan tersangkut kasus dimana tanah kawasan pantai telah dibeli dan menggunakan atau mengganti dengan nama pemilik sendiri. Pelanggaran hak atas tanah dimana tanah di Pantai Indrayanti merupakan Sultan Ground dimana tanah tersebut milik kraton Yogyakarta dan masyarakat hanya diberi hak untuk memanfaatkan tanah dan tidak dapat memindahtangankan kepemilikannya. Kasus ini sepertinya sudah diselesaikan karena sudah tidak muncul lagi dalam pemberitaan media.

Pelanggaran lain yang dilakukan oleh pengelola Pantai Indrayanti Gunungkidul yang dapat menjadi celah untuk dipidanakan adalah pelanggaran mendirikan bangunan di tepi pantai dan merusak tanaman. Pembangunan fasilitas Pantai Indrayanti dinilai terlalu berhimpit dengan garis pantai dan melanggar aturan dimana pembangunan hanya diperbolehkan minimal 100 meter dari tepi laut/pantai. Selain itu pengrusakan tanaman juga bagian efek pembangunan kawasan karena membutuhkan lahan yang lebih luas. Namun hal ini sepertinya dibiarkan karena bila ditindak tegas akan banyak pantai yang terseret kasus serupa karena melakukan pelanggaran seperti yang dilakukan pengelola pantai ini.

Papan Larangan Di Pantai Indrayanti Gunungkidul

Hingga saat ini Pantai Indrayanti gunungkidul masih menjadi magnet para wisatawan yang ingin berlibur di pantai Gunungkidul. Agen-agen wisata dan rental mobil juga selalu menyarankan wisatawan atau tamu dari luar daerah untuk berwisata ke pantai ini. Usaha pemerintah daerah setempat untuk meluruskan nama asli Pantai Indrayanti yaitu Pantai Pulang Syawal sepertinya kurang berhasil karena nama populernya lebih enak didengar dibandingkan dengan nama asli pantai tersebut. (text/foto: annosmile)

INFORMASI
Pantai Indrayanti (Pulang Syawal)
Desa Tepus, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta

Retribusi
Parkir Motor: Rp 3.000,-
Parkir Mobil: Rp 10.000,-

PETA

Ada 10 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. Frenavit:

    Ooo.. jadi nama pantainya ini diambil dari nama orang toh?? :D

  2. soewoeng:

    tak kiro Sri mulani indrawati ngedeke partai. aku mbiyen tau kemah per batasan wonogiri pacitan mas. aben malem jumat ono klenengan gaib

  3. jokokepruk:

    wah .. seperti ada laguna nya … sedappp:)

  4. Rusa:

    pantai di selatan Gunung Kidul, seru juga sepertinya :)

  5. mila:

    pemerintah aja ga bisa kelola, klo ada swasta yg mengelola jd nya lbh bagus ya mstnya di dukung kan ya?

  6. 'Ne:

    wah pas banget nih baca postingan ini, saya pecinta wisata alam terutama pantai, dan ada rencana susur pantai di sepanjang Gunung Kidul hehe,, kayaknya emang keren2 di sana.. sayang kalo pantai ini ditutup ya..

  7. pojok PHOTOBLOG:

    Wahhh yang ini belum terjajaki..
    Sayang banget kalo ditutup ya… Apa ndak bisa dicarikan solusinya tuh?
    Mesti lapor sama Preman Gunung Kidul kayaknya >> @profijo LOL
    Eh tukeran link kah? mau mau…. :D Aku pasang ya…

  8. waru7u:

    kalo pengelolaan memang mesti didukung, tp untuk beli pantai kayaknya gak perlu didukung?

  9. tomi:

    arep ndono urung sempat2 je kang.. padahal pengeeen

  10. jarwadi:

    makin jadi pro kontra makin mudah terkenal bro, pro kontra sih bisa jadi trik, hehe

Kirim pendapat

error: Content is protected !!