Pantai Gesing, Pantai Nelayan Paling Barat Di Gunungkidul

Pantai Gesing, Pantai Nelayan Paling Barat Di Gunungkidul
3.22 (64.44%) 9 votes

Pantai Gesing merupakan kawasan pantai pelabuhan nelayan yang berada dibagian barat wilayah kabupaten Gunungkidul. Keberadaan pantai ini cukup lama dikenal meskipun hingga saat ini belum mampu menarik banyak wisatawan untuk berkunjung. Pengembangan kawasan pantai ini baru sebatas sebagai pelabuhan perahu nelayan tradisional dan tempat pelelangan ikan skala kecil.

Pantai Gesing terletak di dusun Panjolomulyo, desa Girikarto, kecamatan Panggang, kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta.

Salah Satu Pemandangan Pantai Gesing Gunungkidul

Lokasi Pantai Gesing berada di kecamatan Panggang kabupaten Gunungkidul. Rute menuju pantai ini dari pusat kota Yogyakarta ada dua cara, pertama melalui Jalan Wonosari-Playen-Paliyan dan kedua melewati Jalan Imogiri Timur tembus kecamatan Panggang. Rute pertama kondisi jalan memutar cukup jauh dan membutuhkan waktu hampir dua kali lipat dibandingkan rute pertama. Rute kedua akhirnya dipilih karena jaraknya paling dekat dan waktu tempuh lebih efisien. Dari kota Yogyakarta arahkan kendaraan ke selatan melewati Jalan Imogiri Timur hingga tiba di persimpangan Siluk. Pilih jalan lurus menuju ke kota kecamatan Panggang. Setiba di kota kecamatan Panggang pilih jalan ke arah timur menuju ke Saptosari. Jalan penghubung antara Panggang dengan Saptosari nantinya akan dilewati Jalur Lintas Selatan (JLS) Pulau Jawa yang sedang dibangun. Pada sebuah persimpangan jalan, pilihlah jalan menuju Pantai Gesing yang telah terpasang papan petunjuk arah.

Perahu Nelayan Bersandar Di Pantai Gesing Gunungkidul

Tantangan perjalanan menuju Pantai Gesing baru dimulai dari persimpangan tersebut. Jalan aspal rusak menyamput setiap pengunjung Pantai Gesing hingga kawasan pantai. Sepertinya belum ada rencana perbaikan akses jalan oleh pemerintah setempat. Kerusakan jalan yang ada sebagian dikarenakan sering dilalui truk dari dan menuju kawasan di sekitar Pantai Gesing. Menurut informasi yang beredar, truk-truk yang banyak berkeliaran di jalur Pantai Gesing merupakan truk pengangkut ikan laut serta truk pengangkut pakan dan ternak.

Pos retribusi Pantai Gesing berdiri tepat sebelum memasuki kawasan pantai. Namun pada hari-hari biasa tidak terdapat penarikan retribusi karena kawasan pantai ini terkena sepi. ketika tiba disebuah bukit, terlihat pemandangan Pantai Gesing yang diapit dua buah bukit. Bentuk dan kontur Pantai Gesing hampir sama dengan Pantai Ngrenehan dan Pantai Baron yaitu sebuah pantai berpasir putih kecoklatan yang diapit bukit karang yang memanjang di sisi kanan dan sisi kiri.

Aktivitas Di Sekitar Pantai Gesing

Garis Pantai Gesing lebih luas dibandingkan dengan Pantai Ngrenehan namun kalah luas bila dibandingkan dengan Pantai Baron. Posisi Pantai Gesing yang diapit dua buah tebing yang memanjang ke arah laut memang cukup strategis digunakan sebagai pelabuhan nelayan. Celah tebing yang berbentuk teluk mini tersebut mampu mengurangi hempasan ombak yang ganas samudera. Namun ketika sedang pasang, gelombang ombak besar bisa sampai di tepian pantai.

Penasaran melihat pemandangan Pantai Gesing dari dekat membuat kami memutuskan untuk menuruni bukit menuju ke kawasan pantai. Jalan menurun menuju ke kawasan Pantai Gesing belum diaspal dan hanya sekedar cor semen yang kondisinya mulai rusak. Area parkir Pantai Gesing pun terkesan apa kadarnya dan pengunjung bebas memarkir kendaraan di sembarang tempat. Hal ini dikarenakan tidak ada petugas parkir pada hari-hari biasa.

Suasana Pelelangan Ikan Di Pantai Gesing Gunungkidul

Warung-warung yang berada di kawasan Pantai Gesing hanya satu dua yang buka, selebihnya tutup dan hanya buka ketika hari libur/minggu saja. Menu makanan dan minuman yang ditawarkan oleh warung tersebut terbatas dan tidak selengkap warung-warung di kawasan pantai terkenal semacam Pantai Baron.

Hidangan laut yang disediakan warung-warung di Pantai Gesing hanya sebatas beberapa jenis ikan saja. Saat ditanyai, mereka hanya berani membeli sedikit ikan segar karena takut tidak laku. Ketiadaan pengunjung Pantai Gesing menjadikan alasan pemilik warung tidak menyediakan bermacam-macam menu olahan hasil laut. Untuk makanan dana minuman ringan yang dijual sudah cukup lengkap karena jenis makanan tersebut mampu bertahan lama dan tidak mudah basi.

Salah Satu Menara Sinyal Pantai Gesing Gunungkidul

Nelayan Pantai Gesing sebagian besar langsung menyetorkan hasil tangkapannya kepada tengkulak untuk dibawa ke pasar atau ke kota. Hanya sedikit hasil tangkapan yang dijual ke warung-warung yang ada disekitar Tempat Pelelangan Ikan. Pemintaan ikan dari warung-warung cukup sedikit, tidak menentu, dan disesuaikan dengan hari libur yang diperkirakan ada wisatawan berkunjung ke pantai.

Pemandangan Pantai Gesing terbilang masih alami dan belum mengalami banyak pembangunan. Beberapa fasilitas pendukung wisata yang dibangun di kawasan Pantai Gesing baru sebatas kamar mandi dan wc umum, mushola, tpi (tempat pelelangan ikan), kantor atau pos nelayan, dan warung-warung dari gubuk semi permanen. Pembangunan fasilitas yang ada cukup jauh dari bibir pantai tidak mengganggu pemandangan. Saat ini kondisi fasilitas pendukung wisata di Pantai Gesing sebagian telah mengalami kerusakan dan belum diperbaiki. Keberadaannya seakan tidak berguna karena tidak dapat difungsikan atau digunakan.

Kami kembali berkeliling area pantai Gesing sambil menikmati pemandangan pantai dan laut dari ujung ke ujung. Ada beberapa tebing laut yang dapat dijangkau dengan berjalan kali melewati jalan setapak. Dari tebing-tebing tersebut banyak ditemukan sisa-sisa jaring dan senar untuk memancing. Pantai Gesing sebetulnya layak dikembangkan sebagai kawasan wisata dan tidak kalah dengan keindahan pantai yang berada di wilayah timur Gunungkidul.

Namun karena kondisinya kurang terawat, rusaknya akses jalan, kurangnya perhatian masyarakat, dan kurangnya promosi menjadi pantai ini kurang dikenal dan tidak dikunjungi oleh wisatawan. Seharusnya hal ini menjadi perhatian pemerintah daerah Gunungkidul yang sedang gencar-gencarnya mempromosikan pariwisata daerahnya.(text/foto: annosmile)

PETA

Ada 4 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. noersam:

    wah bagus juga ya..blm pernah kesana..sometime aja

  2. mawi wijna:

    akhirnya :D

    sempat makan ikan di sana No?

  3. dafhy:

    nama pantainya sama dengan desa di sampingku mas. pemandangannya hampir mirip dengan pantai sembukan di wonogiri. keren :-)

  4. nbsusanto:

    cen apik kok mas pantai gesing ini.. sudah 2 kali kesana dan nggak kecewa.. termasuk kemarin nyoba makan di salah satu warung disana.. harganya masuk akal dan rasanya juga enak.. apalagi masih sepi.. kalo masalah jalan rusak buat saya sih bukan masalah.. :D

Kirim pendapat