Pantai Drini, Keelokan Pantai Berpasir Putih Dengan Pulau Karang

3.5
06

Pantai Drini merupakan daya tarik wisata pantai di Gunungkidul yang telah lama dibuka menjadi obyek wisata bersama dengan Pantai Baron, Pantai Kukup, dan Pantai Krakal. Pantai ini memiliki keunikan dimana terdapat pulau karang yang berhimpit dengan area pantai berpasir putih yang landai serta sebagian area pantai digunakan sebagai tempat bersandarnya perahu-perahu nelayan. Keberadaan pantai ini cukup dikenal meskipun saat ini kalah populer dibandingkan dengan pantai-pantai yang belum lama dikembangkan menjadi obyek wisata.

Pantai Drini terletak di desa Banjarejo, kecamatan Tanjungsari, kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta.

Karang Sisi Timur Pantai Drini Gunungkidul

Lokasi Pantai Drini berada diantara jalur wisata Pantai Baron-Pantai Pulang Syawal (Indrayanti). Kawasan pantai ini diapit oleh kawasan Pantai Watu Kodok dan Pantai Ngrumput. Rute dari retribusi masuk Pantai Baron ikuti jalan ke arah kiri melewati Pantai Kukup menuju Pantai Pulang Syawal. Ada dua akses jalan menuju ke Pantai Drini dimana akses sebelah barat tiba di area pantai nelayan sedangkan akses dari timur langsung tiba ke pantai berpasir putih atau obyek wisatanya. Pengunjung bebas memiliki kedua jalan tersebut karena keduanya saling terhubung. Diharapkan pengunjung memilih akses terdekat dari arah mana mereka menempuhnya.

Area parkir Pantai Drini cukup luas dan mampu menampung puluhan kendaraan beroda empat seperti mobil hingga minibus. Sepertinya pantai ini telah memiliki perencanaan yang cukup matang bila nantinya pantai ini ramai dikunjungi wisatawan. Kondisi area parkir pun cukup teduh karena ditanami beberapa pohon perindang. Diharapkan pohon-pohon tersebut ditambah agar suasana pantai khususnya area parkir semakin sejuk. Dari area parkir, kawasan pantai cukup dekat dan hanya beberapa menit sudah tiba di pinggir pantai.

Baca Juga  3 Tradisi Peringatan Syawal Di Yogyakarta

Pengunjung Di Pantai Drini Gunungkidul

Pantai Drini terbagi dalam dua kawasan pantai dimana sisi barat digunakan sebagai tempat bersandarnya perahu nelayan dan disi timur dikembangkan menjadi tempat wisata. Kedua sisi pantai tersebut dipisahkan oleh pulau karang dengan luas sekitar satu hektar. Namun pengunjung bebas keluar masuk kedua sisi pantai karena seluruh kawasan ini bebas dikunjungi oleh siapapun.

Pada area sisi timur Pantai Drini, ombaknya terlihat sedikit tenang karena terhalang oleh pulau karang yang ada di tepi pantai. Hal ini membuat pengunjung berani untuk berenang, mandi, atau bermain air di tepi pantai. Walaupun terlihat aman, pengunjung tempat harus waspada bila tiba-tiba ada gelombang ombak yang tiba di pantai ini. Pada sisi sebelah barat ombaknya terlihat lebih ganas namun masih terhitung tenang dibandingkan pantai-pantai lain yang ada disekitarnya. Tidak heran bila kawasan pantai tersebut dipilih menjadi lokasi bersandarnya kapal-kapal nelayan.

Ketika ombak Pantai Drini sedang surut, pengunjung dapat menyeberang naik ke atas pulau karang. Pengunjung ditarik retribusi untuk menaiki anak tangga yang mengarah ke puncak oleh pengelola yang merawat pulau karang tersebut. Dari atas pulau ini pengunjung dapat melihat kawasan Pantai Drini dari atas ketinggian dan perbukitan yang berada di tepi pantai. Selain itu tempat ini cukup menarik digunakan untuk menikmati matahari terbenam karena posisi ke arah barat tidak terhalang oleh apapun. Namun perlu diingat pengunjung harus memperhatikan pasang surut ombak laut. Bila ombak sedang pasang pengunjung dapat terdampar di area pulau tersebut sambil menunggu ombak surut kembali.

Baca Juga  Jembatan Talang Payaman Bantul, Jembatan Bercat Biru Yang Bikin Penasaran

Gasebo Di Tepi Pantai Drini Gunungkidul

Daya tarik lain Pantai Drini adalah pesona kuliner ikan laut pantai selatan yang ditangkap langsung oleh nelayan pantai tersebut. Pengunjung dapat membeli ikan laut segar di pasar ikan atau lapak pedagang ikan laut yang dekat dengan Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Harga ikan laut segar di tempat ini sedikit lebih mahal namun cukup terjamin kesegarannya. Selain itu pengunjung dapat menikmati langsung masakan ikan laut tersebut pada warung-warung yang ada di sekitar kawasan. Harga yang ditawarkan tergolong standar harga makanan di tempat wisata namun cukup murah dibadingkan dengan restoran. Sedikit saran sebelum memesan, bertanyalah mengenai harga makanan dan minuman untuk menghindari penipuan harga.

Secara keseluruhan Pantai Drini cukup menarik untuk dikunjungi dan memiliki banyak kelebihan dibandingkan obyek wisata pantai lain di Gunungkidul. Hanya saja promosi wisatanya masih kurang dan masih banyak potensi wisata terpendam yang belum tergarap. Masalah sampah di sekitar Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan area bersandarnya perahu sebaiknya segera diselesaikan agar tidak mengurangi keindahan kawasan pantai. Selain itu keberadaan retribusi naik ke atas pulau dan retribusi lain yang kurang jelas sebaiknya dihilangkan agar tidak merusak citra pariwisata pantai. Perawatan dan penambahan fasilitas wisata pantai seharusnya menjadi urusan pemerintah daerah setempat karena pengunjung telah ditarik retribusi secara resmi ketika memasuki kawasan wisata. Rencananya pantai ini akan dikembangkan menjadi wisata snorkeling seperti halnya Pantai Nglambor dan Pantai Sadranan yang telah lebih dulu memulainya. (text/foto: annosmile)

Ada 2 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. Jarwadi MJ:

    iya ya mas, retribusi retribusi khusus seperti ke pulau, ke bukit dan lain lain ini nampak tak beda dengan pungli. harus dihilangkan kalau pariwisata mau maju

    • admin:

      Hi Jarwadi,
      Betul mas semoga segera ditertibkan oleh pemerintah daerah setempat agar tidak merusak citra pariwisata Gunungkidul.

Kirim pendapat