Pantai Cengkrong Trenggalek, Eksotisme Pantai Landai Nan Alami

Pantai Cengkrong merupakan kawasan pantai landai berpasir putih di Watulimo Trenggalek. Pantai ini belum lama dibuka menjadi kawasan wisata dan dikembangkan sebagai obyek wisata alternatif di sekitar Pantai Prigi dan Pantai Pasir Putih. Karakteristik pantai ini mirip seperti Pantai Prigi namun kondisinya masih alami dan belum tersentuh oleh pembangunan. Rencananya isata pantai ini akan dikembangkan sepaket dengan wisata Hutan Mangrove Pancer Cengkrong yang lokasinya berjarak sekitar 100 meter.

Pantai Cengkrong terletak di desa Karanggandu, kecamatan Watulimo, kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Jarak dari pusat kota Trenggalek ke arah selatan sejauh 75 km.

Papan Arah Menuju Pantai Cengkrong

Lokasi Pantai Cengkrong berada di sebelah barat Pantai Prigi dan disebelah timur Gunung Kumbokarno serta Pantai Damas. Letak pantai ini cukup strategis untuk dikunjungi karena berada di tepi Jalan Lintas Selatan (JLS) Pulau Jawa yang melewati kabupaten Trenggalek. Lama perjalanan sekitar 2-3 jam dengan kendaraan berkecepatan sedang.

Rute perjalanan dimulai dari pusat kota Trenggalek ke arah timur melewati Jalan Raya Trenggalek-Tulungagung menuju persimpangan Durenan. Dari persimpangan Durenan, kendaraan belok ke kanan atau ke selatan menuju ke kecamatan Bandung. Saat memasuki persimpangan besar di pusat ibukota kecamatan Bandung pilihlah jalan kanan menuju ke arah Pantai Prigi, Pantai Karanggongso, dan Watulimo. Ikuti jalan tersebut hingga memasuki ibukota kecamatan Watulimo. Pilihlah jalan ke arah kanan menuju ke Pantai Damas melalui Jalur Lintas Selatan (JLS) Pulau Jawa. Beberapa ratus meter sebelum Jembatan Damas ada papan kecil bertuliskan nama Pantai Cengkrong.

Baca Juga  Pantai Melasti Ungasan, Wisata Pantai Baru Di Pulau Bali

Rerimbunan Pepohonan Di Kawasan Pantai Cengkrong

Kendaraan kami parkir di bawah pohon tepi Pantai Cengkrong yang cukup lebat agar terlindung dari panasnya sinar matahari. Saat ini belum disediakan area parkir khusus untuk kendaraan pengunjung pantai baik untuk kendaraan roda dua atau roda empat. Sebagai kawasan wisata yang hanya ramai pada hari libur saja, Pantai Cengkrong terlihat sepi saat hari-hari biasa tanpa ada aktivitas disekitarnya. Tidak ada retribusi masuk pada hari-hari biasa ataupun petugas parkir yang mengatur parkir kendaraan pengunjung. Namun jangan khawatir karena pantai ini cukup aman untuk dikunjungi dan tidak perlu ada yang ditakutkan.

Salah Satu Sudut Pantai Cengkrong

Saat ini Pantai Cengkrong belum dibangun fasilitas pendukung wisata seperti kamar mandi dan wc umum, area parkir, gasebo untuk pengunjung beristirahat, warung makan, ataupun kios-kios penjual cinderamata dan souvenir. Namun nilai tambah yang didapat adalah kita mendapatkan kawasan pantai yang masih sangat alami dan sepi layaknya pantai milik pribadi. Selain itu sampah-sampah masih jarang ditemukan karena belum ada penjual makanan dan minuman.

Di tepi Pantai Cengkrong tumbuh beberapa macam pohon yang membuat suasana tepi pantai menjadi sejuk. Sebut saja pohon kelapa, cemara udang, nipah, dan tanaman tepi pantai lainnya. Rimbumnya tepi Pantai Cengkrong merupakan hasil dari program penanaman satu (1) milyar pohon yang bekerjasama dengan pemerintah kabupaten Trenggalek beberapa tahun yang lalu. Program ini terbilang sukses menghijaukan kawasan sekitar Watulimo yang dulunya terlihat gersang dan panas.

Baca Juga  Pantai Watu Nene Gunungkidul, Hamparan Pantai Dibalik Tebing Bukit

Pemandangan Pantai Cengkrong

Hamparan pasir pantai yang luas, landai, dan ombak yang tenang sepertinya menjadi daya tarik utama Pantai Cengkrong. Bila perhatikan Pantai Cengkorng memiliki kemiripan dengan pantai lain disekitarnya seperti Pantai Prigi, Pantai Pasir Putih, dan Pantai Karanggongso. Yang membedakan adalah Pantai Cengkrong masih tampak alami dan sepi dari pengunjung. Hal ini memberikan nilai tambah bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana pantai yang masih alami tanpa ada ganggungan bangunan disekelilingnya.

Secara keseluruhan Pantai Cengkrong menarik dikunjungi dan memiliki daya tarik wisata yang tidak kalah menarik dibandingkan dengan pantai-pantai yang ada disekitarnya. Suasana pantai yang masih alami dan sepi menjadi daya tarik utama pantai Cengkrong. Arus kunjungan wisatawan dari bulan ke bulan terus meningkat meskipun masih didominasi wisatawan lokal atau dalam daerah. Semoga kebersihan dan kealamiahan Pantai Cengkrong tetap terjaga dan dijauhkan dari pembangunan resort-resort tepi pantai yang mulai marak di kabupaten Trenggalek. (text/foto: annosmile)

Ada 4 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. giewahyudi:

    Wah pantainya kayaknya masih perawan. Bisa jadi pilihan kalau main ke Tulungagung nih. Thanks infonya, Mas.

  2. Andana Paringga:

    Wah mas Anno sukanya nyari2 pantai yang masih sepi…paling enak ni buat merenung…hehehe…

  3. ZEN:

    wah bisa di coba nih……….

  4. Nadya:

    Salut ya mas…jd pengen pulang kampung. High appreciate

Kirim pendapat