Pantai Batu Dinding, Salah Satu Pantai Berbatu Unik Di Belinyu Bangka

Pantai Batu Dinding, Salah Satu Pantai Berbatu Unik Di Belinyu Bangka
4.3 (86.67%) 3 votes

Pantai Batu Dinding Belinyu merupakan salah satu kawasan pantai tersembunyi disekitar kecamatan Belinyu, sebuah kecamatan di bagian utara  kabupaten Bangka. Pantai ini memiliki daya tarik unik berupa batuan raksasa yang bentuknya seperti dinding di tepi pantai. Posisi pantai ini menghadap ke arah utara dan berbatasan langsung dengan Laut China Selatan.

Pantai Batu Dinding terletak di desa Mantung, kecamatan Belinyu, kabupaten Bangka, provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Perjalanan Menuju Pantai Batu Dinding Belinyu Bangka

Lokasi Pantai Batu Dinding berada disebelah Pelabuhan Mantung milik PT Timah atau kurang lebih sekitar 3 (tiga) kilometer dari Pelabuhan Tanjung Gudang Belinyu. Rute menuju ke pantai ini dari kota kecamatan Belinyu ke arah Pelabuha Mantung dengan petunjuk arah menuju Pelabuhan Tanjung Gudang. Sebelum memasuki Pelabuhan Tanjung Gudang ada jalan masuk ke kiri dan ikuti jalan tersebut hingga menemui villa kecil yang disebut sebagai Villa Batu Dinding. Akses jalan yang dilewati dapat dilalui hingga kendaraan roda empat atau semacam minibus. Kondisi villa tersebut saat ini belum selesai dibangun dan sepertinya dibangun secara bertahap. Keberadaan Villa Batu Dinding mengisyaratkan bahwa lahan disekitar termasuk kawasan Pantai Batu Dinding merupakan milik villa atau milik pribadi.

Saat ini pengunjung bebas memasuki kawasan Pantai Batu Dinding melalui villa tersebut. Namun bila pembangunan Villa Batu Dinding rampung dan mulai beroperasi, bisa saja pengunjung mendapat penarikan retribusi masuk dari pengelola villa tersebut. Di sekitar Villa Batu Dinding terdapat kebun buah-buahan yang merupakan bagian dari villa tersebut. Kondisinya terkelola dengan baik dan memperindah suasana sekitar villa dan pantai. Pada salah satu pagar kebun tersebut terdapat tulisan “Kebun Bebas Sampah” dan larangan berburu di sekitar Pantai Batu Dinding.

Pantai Batu Dinding memiliki keunikan berupa bongkahan batu raksasa setinggi 15 meter yang membentuk seperti dinding dengan guratan garis vertikal. Batu tersebut berwarna putih keabu-abuan dengan guratan lurus. Disekitar batu tersebut banyak ditemukan batuan yang ukurannya lebih kecil dengan jenis yang sama. Pendapat lain menyebutkan bahwa Pantai Batu Dinding disebut juga sebagai Pantai Batu Kodok.

Dinding Batu Di Pantai Batu Dinding Belinyu

Pantai Batu Dinding berada di dasar bukit tempat Villa Batu Dinding berdiri. Perjalanan menuju Pantai batu Dinding dilanjutkan dengan menyusuri jalan setapak menuju ke dasar bukit. Medan jalan setapak sudah cukup baik karena telah dibuatkan jalan khusus untuk memudahkan pengunjung.  Beberapa menit berselang akhirnya pengunjung tiba di dasar bukit yang merupakan kawasan Pantai Batu Dinding.

Pengunjung yang baru pertamakali datang ke Pantai Batu Dinding langsung terkagum-kagum dengan batu dinding berukuran raksasa tersebut. Sebagian diantaranya langsung mengabadikannya dengan kamera yang mereka bawa. Meskipun batuan jenis tersebut banyak ditemukan di sekitar Kepulauan Bangka Belitung, bentuk batuan seperti Batu Dinding sangat jarang ditemukan. Tidak heran bila wisatawan domestik hingga wisatawan mancanegara banyak yang penasaran dengan pantai ini.

Pantai Batu Dinding Belinyu saat ini sering digunakan untuk berbagai kegiatan seperti syuting video klip, foto prewedding, piknik, hingga berkemah atau camping.

Annosmile Di Atas Bongkahan Batu Pantai Batu Dinding Belinyu

Kawasan Pantai Batu Dinding tidak luas dan hanya berada di sekitar bongkahan batu raksasa saja. Selebihnya di sekitar dasar bukit langsung berhadapan dengan laut dalam. Pasir pantai sedikit sekali ditemukan di kawasan pantai ini karena kontur pantai berbatu dan curam. dapat disimpulkan bahwa daya tarik utama dan satu-satunya di Pantai Batu dinding adalah batu raksasa menyerupai dinding. Pengunjung hanya dapat memanjat hingga dasar dinding batu rakasasa dan tidak dapat naik ke atas batu yang paling tinggi karena posisinya vertikal dan tidak ada pijakan.

Pemandangan Laut Dari Pantai Batu Dinding Belinyu

Bentuk batuan ini mengingatkan saya kepada film Laskar Pelangi pada adegan tokoh utama bermain dan berlari-lari di antara batuan besar yang berwarna keabu-abuan yang mirip dengan batuan di Pantai Batu Dinding ini. Secara bentuk daratan Pulau Bangka hampir sama dengan Pulau Belitong yang menyimpan cadangan timah yang membentang hampir diseluruh kepulauannya. Walaupun hati miris juga melihat kapal keruk raksasa dari jauh yang mengambil timah dari dasar laut dengan cara menyedot lapisan tanah paling atas dari dasar laut. Penambangan timah tersebut merusak ekosistem dan terumbu karang dasar laut. Sayang keindahan pantai juga tercoreng dengan banyaknya corat-coret baik di batu-batuan maupun beberapa pohon kelapa yang terdapat di pantai tersebut.

Secara keseluruhan Pantai Batu Dinding Belinyu cukup berpotensi menjadi salah satu wisata unggulan di wilayah Pulau Bangka bagian utara. Daya tarik wisata pantainya cukup unik dan jarang ditemukan di daerah lain. Hanya menunggu waktu, beberapa tahun kedepan mungkin pantai ini akan lebih tenar dibandingkan wisata pantai yang cukup populer disekitar Pelabuhan Tanjung Gudang yaitu Pantai Tanjung Putat. Sebagai kawasan wisata yang berada di tanah milik pribadi, pengunjung diharapkan meminta izin terlebih dahulu kepada pengelola atau petugas yang berjaga sebelum masuk ke area pantai. Selain itu pengunjung diharapkan menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya dan tidak mencorat-coret batuan yang ada disekitar. (text/foto: annosmile)

INFORMASI
Pantai Batu Dinding
Desa Mantung, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung

Ada 31 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. alamendah:

    Subhanallah…
    Alam indonesia emang top BGT keindahannya.

    • admin:

      Hi Alamendah,
      Iya benar pesona alam Indonesia memang luar biasa :-)

  2. Oelil:

    wah pasti di daerah situ dulunya ada gunung berapi tuh.. mangkane ada batu2 segede itu…

    • annosmile:

      Di pulau Bangka tidak ada gunung berapi mas :)

  3. arifudin:

    wa……….. sunggguh indah nian pantainya ;)

  4. Pencerah:

    Duh, kapan bisa datang kesana…

  5. luxsman:

    dadi kepingin budhal mrono….
    nabung dhisek….

  6. novi:

    objek batunya mengagumkan

  7. Gandi Wibowo:

    Hmm.. gak ada pasir pantainya ya? kayaknya mancing disitu enak … jadi pengin…

  8. made gelgel:

    jadi pingin ke sana nih :(

  9. geblek:

    olala keren pak batunya, bisa buat latihan manjat ndak yah

  10. marsudiyanto:

    Pantai dan Gunung memang pasangan yang menarik untuk dinikmati.
    Sayange rata2 tempat begitu dikotori dan dirusak oleh tangan jahil

  11. ariosaja:

    manteb pantainya nih

    • admin:

      Hi Ariosaja,
      Benar pantainya memang mantap dan asik :-)

  12. Pulsa Murah | Bisnis Online | Eros:

    penasaran sama batu dindingnya
    beuhh ngiri sama mas anno bisa jalan2

  13. Joko Setiawan:

    Wahhhhh..Kalau berenang juga pasti akan sangat seru ya mas….

  14. afwan auliyar:

    wew…. menakjubkan neh ….
    bisa jd referensi jalan2 :)

  15. Wandi thok:

    Itu pantai batu dindingnya di daerah mana mas? :roll: :lol:

    • annosmile:

      dekat kecamatan belinyu, kab Bangka :)

  16. taqin:

    kok ga ngajak-ngajak tow, padahal pengen kesana…..

  17. Kika:

    pengin kesana jadinya… kereennn.,….

  18. p3ny0:

    wah… saya jg seneng touring jg mas…
    cuma ga jauh2 amat.. mgkn sekitar pulau jawa aja…

    maaf, baru sempat balas commentnya sekarang mas…
    update terus, dibanyakin yg jawa ae mas.. biar bisa tuk referensi.. ;)

  19. ajengkol:

    Jadi pengen bulan madu nang kono *halah*

  20. zee:

    saya jadi ingat film Unyil, episode batu belah itu. yg suka menjepit orang durhaka…

  21. pakacil:

    mantapnyaaaaa…
    *ngiler*
    kesal sekali rasanya kalau melihat hal indah macam itu tiba-tiba ditambah “hiasan’ jahil berupa orat-oret pylox yang gak karuan.

  22. Huang:

    ketemu ikan duyung gag mas?

    • annosmile:

      gak ada dung :P

  23. Eka Situmorang-Sir:

    iriiiiiiiiiii
    pengen kesana jugaaaaaaaaaaaaa
    thanks for sharing d pic yah…

  24. MK:

    Jadi pengen bulan madu nang kono *halah*

  25. Dhot:

    hadoh!!!!!
    jd ke-ingat memory waktu STM dulu, ngambilin tanah dari wasre kemudian di cuci di batu dinding, dan klo ada penjaga wasre, pura2x mandi air laut, sambil minum air kelapa,….
    batu dinding salah satunya, didepannya masih ada pulau “wak saman”….
    dan juga masih ada pulau nanas, dari depan pulau “wak saman” bisa kita jumpai “Pulau Pune”

  26. jefri ship:

    seberang sano tanjung Ruu,kedalem sikit kampung wong cino.banyak babi disitu,aman hari PEK CHUN rame pado ke pantai.asyik banyak amoy lucu lucu[ cakep ] bercengkrama…wuiiih pokok,dak pacak lupo biar ku sampai dimano!

Kirim pendapat