Pancuran 7 Baturaden, Sumber Air Panas Alami Di Kawasan Baturaden

Pancuran 7 Baturaden, Sumber Air Panas Alami Di Kawasan Baturaden
3 (60%) 5 votes

Pancuran Pitu (Tujuh) merupakan salah satu daya tarik wisata di dalam kawasan Wisata Baturaden yang terletak di lereng Gunung Slamet. Daya tarik utama yang ditawarkan adalah sumber air panas alami dengan pipa-pipa saluran air panas yang berjumlah tujuh atau pitu dalam bahasa Jawa. Air panas alami yang dihasilkan oleh Pancuran Pitu konon memiliki tuah atau khasiat dimana dapat menyembuhkan penyakit kulit hingga penyakit dalam dengan mandi atau berendam dalam air panas tersebut.

Pancuran 7 (Pitu atau Tujuh) merupakan salah satu kawasan wisata yang terletak dalam lingkungan Lokawisata Baturaden. Merupakan sumber air panas bumi yang terpancar langsung dari kaki Gunung Slamet yang keluar melalui tujuh pancuran atau lubang.

Pintu Masuk Pancuran 7 Baturaden Purwokerto

Lokasi Pancuran Pitu berada di bagian atas perbukitan atau lereng Gunung Slamet yang masuk dalam Wisata Baturaden. Ada dua cara menuju Pancuran Pitu, pertama melewati jalan setapak dan anak tangga di dalam Taman Rekreasi Baturaden ke arah puncak bukit dan kedua menggunakan jalan memutar mengendarai kendaraan pribadi melewati area hutan hingga tiba di pintu masuk Pancuran Pitu. Kedua pilihan tersebut cukup menarik dimana pilihan pertama pengunjung dapat menikmati pemandangan alam disekitar dengan berjalan kaki dan pilihan kedua perjalanan yang dilalui cukup singkat dengan kendaraan bermesin. Bila kondisi fisik kurang prima atau memiliki waktu terbaatas disarankan memilih cara kedua.

Warung-Warung Tepi Jalan Menuju Pancuran 7 Baturaden Purwokerto

Seetelah melewati ratusan anak tangga, akhirnya kami tiba di pintu masuk kawasan Pancuran 7 (Pitu). Setelah membayar retribusi masuk kawasan Pancuran Pitu, kami kembali menelusuri anak tangga. Namun kali ini, kami menuruni anak tangga karena posisi sumber air panas bumi terletak dibagian bawah bukit.

Petilasan Mbah Atas Angin Di Pancuran 7 Baturaden Purwokerto

Dalam perjalanan menuju ke sumber air panas, kami melewati kios-kios yang menjual aneka cinderamata dan makanan seperti bakso dan soto. Ketika tiba di lokasi sumber air panas Pancuran 7 (Pitu) suasana cukup ramai. Banyak wisatawan yang antre untuk merasakan panasnya air panas alami sekedar mencuci tangan dan membasuh muka secara bergantian. Disamping Pancuran 7 persis terdapat bangunan yang konon merupakan petilasan Mbah Atas Angin atau yang sering dikenal dengan nama Syekh Maulana Maghribi memiliki keterkaitan dengan asal usul Pancuran 7 (Pitu) ini.

Suasana Lokasi Pancuran 7 Baturaden PurwokertoDi dekat Pancuran 7 (Pitu) disediakan pula kamar mandi dalam bagi yang ingin mandi air panas yang berbau belerang ini. Selain itu disebuah tempat disebelah Pancuran 7, terdapat jasa pijat kaki dengan belerang yang didapat dari Pancuran 7 itu sendiri.

Pengunjung Pancuran 7 Baturaden Purwokerto

Di bagian bawah Pancuran 7 terdapat sebuah gundukan batu yang dialiri air belerang dari Pancuran 7 sehingga berwarna merah kecoklatan dan mengeluarkan uap. tempat tersebut digunakan beberapa wisatawan untuk berfoto ria. Disebelah bawah sebetulnya ada kawasan wisata menarik yaitu Goa Selirang, namun karena terbatasnya waktu kami tidak menyambangi tempat itu dan mengakhiri wisata di Pancuran 7 dan Baturaden.

== Tiket Masuk

Dewasa: Rp7.500,-/orang (harga per September 2011)

Ada 3 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. big sugeng:

    Kayaknya saya pernah ke sana mas, waktu tugas di purwokerto pas jumat pagi sambil jalan jalan. Jadi kita didrop di suatu tempat terus jalan finisnya baturaden. Makan bubur dan tempe mendoan terus masuk ke sana

  2. Zanuar:

    Makasih mas atas kunjungannya dikota Purwokerto, btw sampryan asli mana mas?? Saya asli Purwokerto…

  3. arqu3fiq:

    Gila…jauh banget dari baturaden 2,5 Km. Setelah capek langsung ilang dengan berendam air panas nya.

Kirim pendapat

error: Content is protected !!