Pameran Uang Nusantara Di Bekas Bangunan Bank Indonesia Yogyakarta

Pameran Uang Nusantara Di Bekas Bangunan Bank Indonesia Yogyakarta
Rate this post

Pameran Uang Nusantara dan Bank Indonesia dalam Lintasan Masa merupakan tema pameran untuk memberikan edukasi kepada khalayak umum mengenai perkembangan alat tukar perdagangan dari zaman dahulu hingga saat ini. Koleksi yang dipamerkan cukup lengkap dan beberapa diantaranya cukup langka karena hanya ditemukan beberapa buah saja. Pameran ini digelar dalam kurun waktu yang cukup lama yaitu selama sebulan.

Pameran Uang Nusantara dan Bank Indonesia dalam Lintasan Masa diselenggarakan di Gedung Heritage eks De Javasche Bank jl. Panembahan Senopati No. 4 Yogyakarta.

Suasana Pameran Uang Nusantara Di Bank Indonesia Yogyakarta

Lokasi Pameran Uang Nusantara dan Bank Indonesia Dalam Lintasan Masa diselenggarakan di Bangunan Bank Indonesia Lama yang berada di sebelah timur Kantor Pos Pusat Yogyakarta atau masih dalam satu kawasan Nol Kilometer Yogyakarta. Cukup mudah menemukan tempat ini karena letaknya berada di pusat kota Yogyakarta. Pengunjung yang akan melihat pameran mata uang ini tidak dipungut biaya alias gratis. Sebelum melihat isi pameran, pengunjung hanya diwajibkan mengisi buku tamu yang berada di meja tamu bagian depan saja.

Koleksi Mata Uang Majapahit Di Pameran Uang Nusantara Yogyakarta

Pameran Uang Nusantara dan Bank Indonesia dalam Lintasan Masa terbagi menjadi dua inti pameran yaitu pameran mata uang dan pameran foto-foto mengenai sejarah Bank Indonesia. Pertama kali memasuki area pameran, pengunjung akan disambut dengan tulisan yang berisi sejarah singkat keberadaan Bank Indonesia di Yogyakarta. Di dekat tulisan tersebut dipamerkan pula foto-foto Bank Indonesia pada zaman dahulu. Sejarah panjang Bank Indonesia sejak awal berdiri hingga saat ini cukup menarik untuk disimak.

Koleksi Mata Uang Zaman Belanda Di Pameran Uang Nusantara Yogyakarta

Mata uang yang dipamerkan dalam Pameran Uang Nusantara dan Bank Indonesia Dalam Lintasan Masa mulai dari mata uang dari zaman kerajaan Hindu-Buddha hingga saat ini dan mata uang dari kerajaan atau negara lain yang pada zaman dahulu pernah digunakan untuk transaksi perdagangan dengan bangsa Indonesia. Pada zaman kerajaan Hindu-Buddha, mata uang yang digunakan berbentuk koin berbahan logam seperti perunggu, kuningan, perak, hingga berlapis emas. Salah satu koleksi mata uang koin yang banyak ditemukan berasal dari zaman kerajaan Majapahit, Sriwijaya dan beberapa kasultanan Islam seperti Demak dan Banten.

Koleksi Seri Mata Uang Ir. Soekarno Di Pameran Uang Nusantara Yogyakarta

Mata uang selanjutnya yang dipamerkan dalam Pameran Uang Nusantara dan Bank Indonesia dalam Lintasan Masa berasal dari zaman penjajahan Belanda. Beragam jenis bentuk uang kertas dan koin dipamerkan dalam pameran ini. Pengunjung yang ingin melihat lebih jelas atau detail disediakan kaca pembesar diatas etalase kaca. Kondisi mata uang kertas yang dipamerkan masih terlihat utuh dan terawat dengan sangat baik. Beberapapengunjung tampak serius memperhatikan ciri-ciri mata uang kulo tersebut dan membandingkannya dengan mata uang yang lain.

Annosmile Di Pameran Uang Nusantara Yogyakarta

Di area tengah terdapat maket berupa miniatur bangunan bekas Bank Indonesia. Dari miniatur kita bisa mengetahui bentuk arsitektur bangunan bekas Bank Indonesia secara keseluruhan. Di bagian ujung terdapat peralatan zaman dahulu yang digunakan oleh bank seperti timbangan tua, mesin ketik tua, dan sebagainya. Pada akhir area pameran, dipajang koleksi mata uang Indonesia secara berseri mulai dari mata uang kertas seri Ir. Sukarno, Muhammad Hatta, Seri Pekerja Tangan, Seri Kebudayaan, dan seterusnya.

Secara keseluruhan pameran ini cukup menarik untuk disimak, dengan melihat ini kita dapat melihat sejarah mata uang dari masa lampau hingga sekarang. Namun kedepannya diharapkan ditambah koleksi yang dipamerkan dan dikemas lebih menarik lagi. (text/foto: annosmile)

Kirim pendapat