Mencari Jejak Sisa-Sisa Bangunan Pabrik Gula Barongan

Mencari Jejak Sisa-Sisa Bangunan Pabrik Gula Barongan
Rate this post

Banyak yang tidak tahu bahwa di sekitar Yogyakarta banyak berdiri pabrik gula (PG) pada zaman penjajahan Belanda. Saat ini hanya tersisa satu pabrik gula yang masih beroperasi yaitu pabrik gula Madukismo. Keberadaan pabrik-pabrik gula selain pabrik gula Madukismo saat ini sudah hampir hilang tidak berbekas. Posisi dan letak pabrik-pabrik gula yang hilang tersebut sulit ditemukan karena sudah tergerus zaman dan pembangunan. Sebuah penulusuran kami lakukan untuk menemukan letak sebuah Pabrik Gula Barongan di daerah Jetis Bantul.

PG Barongan diperkirakan terletak di dusun Mindi Kelurahan Sumber Agung Kec Jetis Bantul berdasarkan informasi orang setempat dan peta zaman Belanda.

PG Barongan Tempo Dulu

Berbekal sebuah print out peta wilayah Barongan, Jetis, Bantul yang dibuat oleh pemerintah Belanda pada era tahun 1900an kami memulai penelusuran ini. Sedikit informasi juga kami dapat bahwa lokasi Pabrik Gula (PG) Barongan terletak tidak jauh dari jalur kereta api milik NIS (Belanda) rute Ngabean-Kotagede-Pleret–Pundong yang melewati kawasan Jetis.

Kami menelusuri perkiraan rute bekas jalur kereta api Ngabean-Kotagede-Pleret-Pundong yang melewati Jalan Imogiri Barat. sisa-sisa jalur kereta api tersebut sudah tidak tampak karena rangkaian relnya telah dicabut oleh Jepang. Kami berbelok memasuki kawasan pemukiman desa sesuai arah peta peninggalan Belanda tersebut. Sedikit informasi yang saya terima, posisi Pabrik Gula Barongan tidak jauh dari persimpangan jalur rel arah Pundong dan arah menuju ke pabrik gula yang saat ini ditandai dengan sebuah tugu.

Dugaan Salah Parit PG Barongan yang telah Direnovasi

Salah satu ciri keberadaan pabrik gula adalah saluran suplai air untuk produksi dan saluran pembuangan air limbah. Kami berkeliling kawasan desa untuk menemukan saluran tersebut. akhirnya kami menemukan sebuah saluran air berupa selokan yang baru saja direnovasi. Kami menduga saluran tersebut mengarah ke Pabrik Gula (PG) Barongan. Namun dugaan tersebut salah karena saluran air yang ada merupakan saluran bawah tanah yang langsung mengarah ke sungai di sebelah barat.

Tanda-tanda lain berupa bangunan tua yang memperkuat argumen bahwa di daerah tersebut sudah lama ditinggali penduduk dan diperkirakan sebagai bangunan tempat tinggal pegawai pabrik gula. Saluran air atau selokan tersebut tidak jauh dari bekas persimpangan jalur rel kereta yang ditandai oleh bangunan tugu. Saya menduga beberapa bangunan baru yang berada di sekitar persimpangan tersebut dulunya merupakan bangunan tua dan reruntuhan tua yang rusak akibat peristiwa gempa yang melanda kawasan Bantul dan sekitarnya.

Perkiraan Lokasi PG Barongan

Kami kembali melihat peta buatan Belanda dan terlihat posisi Pabrik Gula (PG) Barongan berada di sebelah barat laut dari persimpangan jalur rel kereta api. Posisi peta menunjuk lokasi pabrik gula pada sebuah bangunan baru berupa balai milik pemerintah kabupaten. Kami cukup yakin bahwa balai yang bernama lengkap UPT Balai Benih Pertanian Barongan  merupakan lokasi dibangunnya Pabrik Gula Barongan yang beralamat di dusun Mindi, desa Sumber Agung, kecamatan Jetis, kabupaten Bantul. Area persawahan didepannya diperkirakan merupakan area halaman pabrik gula yang dipenuhi oleh rel kereta lori.

Argumen kami mengenai lokasi Pabrik Gula Barongan diperkuat dengan beberapa informasi yang menyebutkan bahwa banyak bangunan peninggalan Belanda yang tanah dan bangunannya beralih fungsi menjadi bangunan publik semacam sekolah atau kantor pemerintahan. Kekurangannya kami sama sekali menemukan bukti lain seperti potongan rel dan tugu peringatan. Tidak ditemukannya bukti penting ini tidak menutup kemungkinan bangunan pabrik Gula Barongan dibangun ditempat ini karena terdapat bukti lain berupa saluran air yang mengarah ke pabrik gula atau sekarang ke Balai Benih Pertanian Barongan. Anda boleh percaya atau menyangkal informasi ini dan silakan buktikan sendiri kebenarannya. (text/foto: annosmile)

Ada 7 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. Ali Agus Suparmo:

    PG Barongan di dusun Mindi Kelurahan Sumber Agung Kec Jetis Bantul

  2. ardhityafw:

    sy warga barongan. n kbetulan suka sekali meneliti jejak2 rel kereta di sekitar bekas pabri gula tersebut..postingan yg sngat bagus

  3. Anis Yuniana:

    saya tinggal di dusun mindi kelurahan sumberagung kecamatan jetis bantul. terima kasih kepada penulis dengan foto yang berada di tengah karena foto tersebut adalah rumah kami. pabrik gula barongan sering disebut babrik oleh warga sekitar. babrik yang sekarang di tanamani rumput gajah untuk pakan sapi

  4. haqem:

    saya meunggu penelitian tetntang adanya kereta api dari ngabean kotegede pleret tsb, mohon petanya bisa di share ,, maturnuwun

    • admin:

      Hi Haqem, kalau peta belum sempat saya bikin. Kalau jalurnya pernah saya telusuri dari ngabean-kotagede-pleret-barongan-pundong

  5. feri:

    saya lahir dimindi 36 tahun lalu..saya menyebutnya babrik. kecil sering nyari burung disitu..kebetulan embah saya mantan karyawan pabrik tersebut. mbah cipto , mbah wongso semua sudah almarhum. saya masih inget dulu ada banyak sisa sisa rel kerata, reruntuhan pabrik, berupa batu merah ukuran besar, sama warga diambilin buat semen batu merah yang pengolahannya di tumbuk pakai besi..jadi enget sama mbah rono almarhum.

    sisa pembuangan pabrik masih ada sekarang berupa selokan / terowongan yang mengarah ke kali bulus..dulu pernah waktu kecil masuk kesitu cari ikan.

    sekarang babrik dipaki buat tanam pakan ternak , tanam suket kolonjono.

    terimakasih sudah menulis tentang dusun kami..

    salam …
    putune mbah cipto

    • admin:

      Hi Feri,
      Terima kasih tambahan informasinya, bila ada catatan atau foto dokumentasi yang memperkuat bukti keberadaan Pabrik Gula Barongan bisa diinformasikan ke kami. Terima kasih :-)

Kirim pendapat