Oblok-Oblok, Hidangan Menyambut 1 Syawal DI Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta

Oblok-Oblok merupakan nama hidangan khas yang disajikan oleh Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta dalam menyambut tanggal 1 Syawal atau Idul Fitri. Oblok-Oblok ini bukan berupa masakan sayur melainkan roti yang disiram kuah santan. Makanan khas ini dibagikan selepas jamaah beribadah shalat subuh dan melakukan takbir bersama-sama. Tradisi ini telah berlangsung lebih dari 30 tahun dan tetap dilestarikan dari tahun ke tahun di Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta.

Hidangan Oblok-Oblok Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta Dipersiapkan Diatas Meja

Jamaah Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta yang keluar dari dalam masjid selepas menjalankan ibadah shalat subuh dan mengumandangkan takbir langsung dipersilakan mengambil sepiring Oblok-Oblok dan segelas teh manis hangat yang telah dipersiapkan. Jamaah pria mengambil hidangan Oblok-Oblok di sisi utara serambi masjid sedangkan jamaah wanita dipisah dengan mengambil hidangan di sisi selatan serambi masjid. Setelah mengambil hidangan Oblok-Oblok, para jamaah dipersilakan untuk menyantapnya di area serambi masjid.

Takmir Masjid Mempersiapkan Hidangan Oblok-Oblok Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta

Oblok-Oblok khas Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta terdiri dari dua potong roti tawar yang disiram dengan kuah santan yang kental. Menurut panitia Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta, komposisi dalam kuah santan tersebut terdiri dari santan kelapa, daun pandan, telur, dan gula merah. Tidak heran bila rasanya cukup gurih, manis, dan cukup mengenyangkan di perut. Bila diperhatikan, Oblok-Oblok memiliki kemiripan rasa dengan makanan Carang Gesing atau Kolak Roti.

Baca Juga  Apa Saja Tradisi Malam 1 Suro Di Sekitar Yogyakarta

Sajian Oblok-Oblok Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta

Asal mula Tradisi Oblok-Oblok di Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta dimulai sejak tahun 1980-an ketika terjadi perbedaan tafsir atas waktu Lebaran atau penetapan tanggal 1 Syawal. Idenya dilontarkan oleh Ketua Takmir Masjid saat itu bernama Basit Wahid yang juga dikenal sebagai ahli falak. Untuk menghindari kebingungan umat, Masjid Gedhe mengadakan kegiatan simbolik yang mengacu pada penetapan dari PP Muhammadiyah. Menyantap oblok-oblok usai shalat subuh di masjid ini menjadi simbol bahwa masa berpuasa telah usai dan Lebaran dimulai.

Tradisi menikmati hidangan oblok-Oblok di Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta ditutup dengan acara bersalam-salaman antar jamaah yang hadir. Barisan yang dibentuk cukup panjang karena jamaah yang hadir datang dari berbagai tempat tidak terbatas sekitar Kauman saja. Harapan lain dari tradisi ini adalah jamaah tetap memakmurkan masjid meskipun ramadhan tetap usai dan menyambut ramadhan pada tahun berikutnya. (text/foto: annosmile)

Ada 1 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. Cumilebay:

    Oh ini makan bersama setelah sholat subuh menandakan kalo ramadhan dah berllalu dan saat nya merayakan ied

Kirim pendapat