Napak Tilas Perjuangan Pangeran Diponegoro di Goa Selarong

Napak Tilas Perjuangan Pangeran Diponegoro di Goa Selarong
4 (80%) 1 vote[s]

Mengingat buku sejarah yang dipelajari saat menapaki jenjang pendidikan sekolah dasar, diceritakan perjuangan Pangeran Diponegoro dalam melawan penjajah Belanda. Di kala itu, Pangeran Dipongoro melakukan taktik gerilya dengan berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Salah satu tempat yang menjadi persinggahan Pangeran Diponegoro adalah Goa Selarong yang letaknya di kabupaten Bantul.

Kawasan Wisata Sejarah Goa Selarong terletak di Dusun Kembang Putihan, Desa Goasari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. Merupakan salah satu tempat persembunyian Pangeran Diponegoro dari kejaran penjajah Belanda.

Patung Pangeran Diponegoro

Keberadaan Goa Selarong cukup dikenal oleh masyarakat Bantul dan saat ini menjadi salah satu tujuan wisata sejarah bagi siswa TK, SD, hingga SMP di wilayah kabupaten Bantul. Saya terakhir kali mengunjungi Goa Selarong saat masih menginjak sekolah dasar dan saat ini penasaran dengan kondisi Goa Selarong.

Rute menuju Goa Selarong cukup mudah dan banyak papan petunjuk arah di setiap persimpangan besar Jalan Bantul. Saya memilih jalan pintas karena lebih cepat tiba di lokasi Goa Selarong dan tidak perlu memutar jalan bila mengikuti rute normal. Kurang lebih satu jam perjalanan akhirnya saya tiba di lokasi wisata sejarah Goa Selarong.

Fasilitas Goa Selarong sudah cukup lengkap mulai area parkir luas, taman bermain, gazebo, toilet, mushola, area berkemah, dan lain-lain.

Tangga Naik Menuju Goa Selarong

Memasuki kawasan wisata sejarah Goa Selarong, saya dikenakan retribusi masuk dan dipersilakan parkir di lokasi yang disediakan. Kondisi kawasan wisata Goa Selarong tampak berbeda sekali dibandingkan saat terakhir mengunjungi tempat ini belasan tahun yang lalu. Area parkir lebih tertata rapi dan diberi taman disekelilingnya meskipun sebagian tampak kurang terawat.

Baca Juga  Mie Ayam Contreng, Salah Satu Mie Ayam Jakarta di Yogyakarta

Pintu masuk kawasan wisata sejarah Goa Selarong terdapat patung Pangeran Diponegoro berpakaian putih mengendarai kuda yang telah ada sejak dahulu dan tidak ada perubahan selain warna cat yang baru. Jalan menuju tangga naik telah diganti paving dan disebelah kiri telah dibangun beberapa kios kecil namun sepertinya terbengkalai karena tidak terisi.

Air Terjun Di Kawasan Goa Selarong

Di sekitar tangga naik menuju ke area Goa Selarong yang berada di atas bukit dibangun taman bermain buat bersantai keluarga. Beberapa ayunan masih terlihat bagus dan yang masih berfungsi normal. Sebagian alat permainan yang lain mengalami kerusakan kecil dan belum mengalami perbaikan.

Pada sisi paling ujung terdapat jatuhan air dari atas bukit yang membentuk air terjun dengan debit air yang tidak deras dan mengering pada musim kemarau. Pemandangan air terjun ini cukup asri dan alami dengan lebatnya tumbuhan liar disekitarnya. Kita bisa menikmatinya sambil bersantai di gazebo kecil yang ada di area taman bermain.

Di lokasi Gua Selarong terdapat dua buah sendang yang diberi nama Manik Moyo dan Umbul Moyo. Persis di atas gua ada dua makam yang diyakini sebagai para pengikut Pangeran Diponegoro ketika berjuang.

Goa Kakung di Goa Selarong

Untuk menuju ke area Goa Selarong yang berada di dinding bukit kita harus melewati puluhan anak tangga yang berbaris rapi. Namun tidak perlu khawatir karena dalam perjalanan di samping kiri terdapat beberapa taman bermain kecil yang dipergunakan untuk beristirahat seperti taman bermain yang sebelumny dijumpai di bagian dasar. Selain itu area Goa Selarong yang ditumbuhi pohon tinggi dan lebat membuat suasana tampak rindah, sejuk, dan segar meskipun siang hari.

Baca Juga  Keindahan Pantai Siung

Goa Selarang merupakan bukit batu dengan dua lobang dimana masing-masing memiliki ruangan sekitar 3 meter persegi. Goa ini merupakan goa buatan bukan goa alami dan berfungsi sebagai tempat persembunyian Pangeran Diponegoro dari kejaran penjajah Belanda. Area Goa Selarong dibagi dua goa dimana goa disisi kiri dinamakan Goa Kakung dan goa di sisi kanan diberinama Goa Putri.

Goa Putri di Goa Selarong

Masing-masin goa diberi pagar pembatas untuk melindungi Goa Selarong dari pengerusakan tangan-tangan jahil. Bisa dilihat pada zaman dahulu banyak corat-coret yang merusak kelestarian situs bersejarah di sekitar Goa Selarong. Sebagian aksi corat-coret yang tidak bertanggungjawab itu masih tampak di beberapa batu yang belum dibersihkan. Dibagian samping Goa Selarong terdapat tangga naik untuk menuju gardu pandang yang ada dibagian bukit paling atas. Pemandangan dari gardu pandang tersebut cukup menarik ketika cuaca tampak cerah.

Kondisi Goa Selarong dari belasan tahun yang lalu dengan saat ini sungguh berbeda dan cukup banyak kemajuan yang terjadi di tempat ini. Suasananya cukup teduh dan nyaman digunakan untuk bersantai bersama keluarga atau sahabat. Fasilitas pendukung tergolong lengkap namun masih kurang perawatan. Sepertinya tempat ini sudah mulai jarang menjadi daerah kunjungan untuk wisata edukasi dan cenderung menjadi lokasi alternatif untuk berpacaran muda-mudi.. Bila tidak ada inovasi yang membuat orang tertarik datang ke tempat ini dikhawatirkan tempat ini menjadi sepi peminat. (text/foto: annosmile)

Ada 1 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. Fajar:

    yups.. vandalisme jian..kebangetan….

Kirim pendapat