Melihat Koleksi Lukisan Museum Le Mayeur Sanur Bali

Melihat Koleksi Lukisan Museum Le Mayeur Sanur Bali
2 (40%) 1 vote

Museum Le Mayeur merupakan museum yang dibangun dari area pesisir Pantai Sanur Bali. Nama Museum Le Mayeur diambil dari nama seorang pelukis Andrien Jean Le Mayeur De Merpres yang tinggal dan berkarya di pulau Bali. Koleksi yang dipamerkan adalah seluruh hasil karya dari pelukis Andrien Jean Le Mayeur De Merpres semasa hidupnya.

papan-nama-museum-le-mayeur-bali

Lokasi Museum Le Mayeur berada pesisir Pantai Sanur Bali yang terkenal sebagi lokasi menikmati matahari terbiy. Museum ini dibangun dengan bangunan bergaya khas Bali dengan tembok yang mengelilingi museum. Setelah membayar retribusi masuk, saya langsung berkelilingi museum yang juga bekas rumah tempat tinggal Le Mayeur. Ada sedikit aturan dalam berkunjung di tempat ini dimana ada beberapa bagian ruangan dan lukisan yang tidak diperbolehkan diambil gambar atau video. Akhirnya saya hanya mendokumentasikan kunjungan saya ini dengan mengambil foto pada bangunan bagian luarnya saja.

Sejarah Le Mayeur tiba di Pulau Bali pada tahun 1932 melalui pelabuhan di kota Singaraja. Ia melanjutkan perjalanan ke Denpasar dan mulai menetap di Pantai Sanur. Mulanya Le Mayuer berencana berkunjung selama delapan bulan, akan tetapi menyaksikan keindahan alam serta kecantikan para penari Bali, Le Mayeur terbetik untuk mendirikan rumah dan sanggar melukis di tepi Pantai Sanur. Seorang penari legong bernama Ni Nyoman Pollok yang menjadi model lukisannya menarik hati Le Mayeuruntuk mempersuntingnya. Mereka kemudian menikah. Kisah kehidupan dua seniman ini sebetulnya cukup mengharukan. Melalui pernikahan dengan Le Mayeur, Ni Pollok sebenarnya ingin memiliki keturunan. Tetapi keinginan itu ditolak oleh sang suami. Alasannya, Ni Pollok adalah model lukisan. Keindahan tubuh Ni Pollok dikhawatirkan rusak apabila hamil dan melahirkan. Pasangan seniman ini tidak dikaruniai keturunan hingga akhir hidupnya. Rumah dan sanggar melukis yang dibangun oleh Le Mayeur kemudian didedikasikan sebagai museum. Melalui surat wasiat yang ditulis pada tahun 1957, disepakati bahwa apabila pasangan Le Mayeur-Ni Pollok telah wafat, maka rumah mereka di Pantai Sanur akan diserahkan kepada pemerintah sebagai museum.

monumen-le-mayeur-bali-dan-ni-pollok

Di beberapa ruangan dipajang semua lukisan karya Le Mayeur pada masa hidupnya selama tinggal di pulau Bali. Sebagian karyanya berupa lukisan Ni Nyoman Pollok yang akrab disapa Ni Pollok, istri Le Mayeur yang merupakan wanita asli Bali. Di beberapa bagian juga dipajang koleksi pribadi Le Mayeur dan Ni Pollok yang lain seperti hiasan rumah dan alat-alat yang mereka gunakan semasa mereka tinggal di tempat ini.

Di sebuah sudut halaman museum, saya melihat sebuah monumen kecil yang dihiasi patung kepala yang mirip dengan Le Mayeur dan istrinya Ni Pollok. di depan monumen tersebut terdapat kolam yang dihiasi patung-patung dengan seni ukir Bali. Sepertinya monumen tersebut dibangun untuk mengenang Le Mayeur dan Ni Pollok.

Setelah berkeliling melihat koleksi yang dipamerkan di museum Le Mayeur ini, saya beristirahat di sebuah bale yang dibangun di kawasan ini yang memang disediakan untuk pengunjung museum. Secara keseluruhan museum Le Mayeur memang layak untuk dikunjungi dengan karya yang bernilai seni tinggi dan unik pada puluhan tahun yang lalu. Selain itu, keberadaan Le Mayeur di pulau Bali mempengaruhi perkembangan kesenian di Bali khususnya seni lukis hingga saat ini. (text/foto: annosmile)

Ada 7 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. alief:

    dari luar keliatannya asri ya museum nya

  2. Yosbeda:

    wow, mase saiki ngelayapnya sampe bali, ngeri ndee,,,
    angakat akau jadi muridmu suhu :))

  3. addiehf:

    WOW…… ke BALI, ko ga ajak2 seeh #hikshikshiks

  4. Goiq:

    bolehlah kesana kalo ke Bali bulan November nanti :)

  5. SanG BaYAnG:

    Loh.., nek neng bali ki ndara wis suwe..???
    Kq rung bali-bali.., betah men Kang..

  6. mila said:

    ini yg pas lu nyasar sampe ke bali itu ya? wkwkwkwk

  7. Heri:

    Saya ada lukisan asli karya Le Mayeur, dijual dgn harga 5 M, yg minat silahkahn email di lunamayacs@gmail.com

Kirim pendapat