Warung Mie Gangsar Tulungagung, Antara Menu Andalan Mie Dan Nasi Goreng

Warung Mie Gangsar Tulungagung, Antara Menu Andalan Mie Dan Nasi Goreng
Rate this post

Nasi goreng merupakan salah satu makanan khas Indonesia yang hampir ditemukan di hampir seluruh wilayah di Indonesia. Rasa makanan yang mudah diterima lidah orang Indonesia dan mudah dibuat ini merupakan salah satu alasan mengapa nasi goreng menjadi makanan favorit bagi sebagian orang. Di Tulungagung sendiri terdapat beberapa warung yang menyajikan menu nasi goreng yang dapat dikunjungi sebagai alternatif kuliner apabila berkunjung di kota tersebut.

Warung Mie Gangsar terletak di Jalan Semeru 17, Kauman, Tulungagung. Menyediakan menu utama berupa nasi dan mie goreng khas masakan Tulungagung atau Jawa Timur.

Papan Nama Warung Mie Gangsar Tulungagung

Salah satunya adalah Warung Gangsar atau Warung Mie Gangsar yang menyediakan menu berupa nasi goreng dan mie goreng. Lokasi warung ini berada di tepi kota Tulungagung dan cukup mudah diakses dengan kendaraan pribadi. Warung ini buka sejak sore hingga malam dan cocok sebagai hidangan bersantap malam. Keramaian warung ini tampak dari tepi jalan karena toko-toko yang berada di sekitarnya telah tutup sejak sore hari.

Memasuki Warung Gangsar terlihat beberapa orang sedang menunggu giliran pesanan nasi dan mie goreng. Kami pun memesan makanan sambil menunggu di meja makan yang masih kosong. Sebagian besar orang yang membeli mie dan nasi goreng di Warung Gangsar lebih memilih menikmatinya di rumah atau dibungkus. Tidak lama kemudian akhirnya pesanan kita diantarkan ke meja kami.

Suasana Warung Mie Gangsar Tulungagung

Kami memesan menu yang berbeda sesuai selera masing-masing. Saya yang memesan menu nasi goreng langsung memperhatikan sepiring nasi goreng yang telah disajikan dihadapan saya. Nasi goreng di Warung Gangsar ini merupakan salah satu menu andalan meskipun yang paling diminati pelanggan adalah mie gorengnya. Penyajiannya tergolong biasa dengan nasi sepiring penuh tanpa disusun dengan rapi serta piring kecil untuk tempat acar dan cabe.

Untuk ukuran porsi tergolong porsi jumbo karena jumlah nasi goreng cukup banyak dan memenuhi ukuran piring yang cukup besar. Melihat bentuknya, cara pemasakan nasi goreng dengan cara bumbu, telur, potongan daging ayam, dan nasi goreng dicampur menjadi satu di dalam wajan yang panas. Pemberian saus tomat dan kecap yang cukup banya menjadikan nasi goreng ini cenderung berwarna merah. Rasa masakan terasa khas Jawa Timur dan bagi lidah orang sekitar sudah dapat mengenalinya saat mencicipinya.

Sepiring Nasi Goreng Warung Mie Gangsar Tulungagung

Saat mencicipinya rasanya cukup menarik, seperti nasi goreng khas Jawa Timur yang dijual di kota Yogyakarta. Pemberian saus tomat yang sepertinya lebih banyak tidak mempengaruhi rasa saat saya menikmati makanan ini. Porsi yang banyak ini membuat perut terasa kenyang dan puas tanpa membuat kita membeli makan lagi di tempat lain.

Meskipun bukan makanan khas Tulungagung, menu nasi dan mie goreng di Warung Gangsar cukup menarik untuk dicicipi saat kebingungan mencari hidangan kuliner khas kota ini. Letak warung di tepi perkotaan membuat banyak pembeli dari dalam kota dan dari kawasan pedesaan. Harga yang ditawarkan cukup atau standar harga makanan di wilayah kota Tulungagung dan sebanding dengan rasa serta ukuran yang di dapat. (text/foto: annosmile)

Ada 1 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. Sekolah Kapal Pesiar Yogyakarta:

    wah wajib dicoba nih mie gangsar nya.. yummy..

Kirim pendapat