Mie Ayam Popeye, Keunikan Mie Ayam Bayam Racikan Pak Surami Bantul

Mie Ayam Popeye merupakan sebutan bagi hidangan mie ayam bayam milik Pak Surami. Hal ini dikarenakan sayuran bayam identik dengan tokoh kartun yang hobi memakan bayam agar menjadi kuat yaitu pelaut Popeye. Tidak heran bila warung mie ayam ini lebih dikenal sebagai mie ayam popeye ketimbang nama pemilik warung mie ayam sendiri.

Mie Ayam Popeye Pak Surami terletak di Jalan Lingkar Bantul, dusun Code, desa Trirenggo, kecamatan Bantul, kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.

warung-mie-ayam-bayam-pak-surami-bantul-dari-depan

Lokasi Warung Mie Ayam Popeye Pak Surami berada di tepi Jalan Lingkar Bantul sebelah timur. Rute mudahnya dari perempatan Masjid Agung Bantul ke arah timur mengikuti Jalan Lingkar Bantul hingga sisi sebelah timur sebelum Komplek Kantor Pemda bantul. Posisi warung mie ayam ini berada di sebelah barat jalan pada sebuah jalan yang sedikit menikung. Area parkir yang disediakan terbatas namun pengunjung dapat menggunakan sedikit area di tepi jalan.

Warung Mie Ayam Popeye Pak Surami tidak hanya menyediakan hidangan mie ayam saja namun ada beberapa hidangan lain seperti bakso sapi, soto, hingga pecel lele. Hal ini cukup unik mengingat jarang ada warung mie ayam yang menyediakan menu lain sebagai alternatif selain menu mie ayam. Kebanyakan warung mie ayam atau warung bakso yang menyediakan menu bervariasi rata-rata hidangannya (kurang) enak dan sehingga dibuat lebih bervariasi agar mampu menarik pelanggan. Namun saya melupakan argumen diatas dan kembali fokus dengan memesan menu mie ayam bayam yang menjadi andalan warung makan ini.

Baca Juga  Bakmi Jawa Pak Sipin, Bakmi Jawa Legendaris Yang Terlupakan Di Jombor Sleman

sajian-mie-ayam-bayam-pak-surami-bantul

Penyajian Mie Ayam di Warung Mie Ayam Popeye Pak Surami mirip seperti mie ayam Jawa pada umumnya dimana mie, sayur, toping daging ayam, dan kuah dicampur dalam satu mangkuk sedang berwarna putih. Bedanya sayuran hijau yang biasanya menggunakan daun sawi hijau diganti dengan daun bayam rebus. Penyajian daun bayam ini dipisah dengan menggunakan mangkuk tersendiri. Porsi mie ayam di warung ini tergolong sedang atau standar namun cukup membuat perut terasa kenyang. Bakmi atau mie yang digunakan kabarnya dibuat sendiri oleh pemilik warung. Ciri-ciri mie yang digunakan berukuran tanggung, agak bergelombang, dan terlihat basah. Saat dicicipi, mie terasa cukup kenyal di mulut dengan tingkat kematangan yang pas. Topping ayam berisi daging ayam yang dipotong agak berbentuk dadu, berukuran besar, dan tidak bercampur dengan tulang ayam. Kuahnya terlihat keruh karena bercampur kuah topping yang bentuknya mirip seperti kuah opor.

Cita rasa yang ditawarkan sajian Mie Ayam Popeye Pak Surami cenderung terasa asin dan gurih tanpa adanya rasa manis. Kebalikan dengan sajian Mie Ayam Tumini yang menonjol pada rasa manisnya. Menonjolnya rasa asin dan gurih pada sajian mie ayam ini memberikan kesan berbeda pada sebagian besar sajian mie ayam di Bantul yang condong ke arah rasa manis. Hanya saja penggunaan monosodium glutamat (MSG) atau penyedap rasa buatan bagi saya pribadi sedikit berlebih membuat rasa terlalu gurih dan kurang nyaman. Sedikit saran bila memesan menu mie ayam meminta untuk sedikit atau tidak menggunakan penyedap rasa buatan. Secara keseluruhan Mie Ayam Popeye Pak Surami layak untuk dicoba disamping keunikan daun bayamnya yang jarang ditemukan di warung mie ayam yang lain. (text/foto: annosmile)

Kirim pendapat