Mie Ayam Pak Parwito Nglipar, Sajian Mie Ayam Dengan Daging Ayam Kampung

Mie Ayam Pak Parwito merupakan warung yang menyajikan hidangan mie ayam dengan daging ayam kampung. Keberadaan warung mie ayam yang menggunakan daging ayam kampung ini masih sangat jarang dan sebagian besar pedagang mie ayam menggunakan daging ayam potong. daging ayam kampung memiliki karakteristik daging yang lebih padat, rendah lemak, dan kabarnya lebih sehat dibandingkan daging ayam potong.

Mie Ayam Pak Parwito (Mie Ayam Pitek Jowo Pak Parwito) terletak di Jalan Tentara Pelajar, dusun Kedungpoh Kidul, desa Kedungpoh, kecamatan Nglipar, kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta.

Lokasi Mie Ayam Pak Parwito berada di daerah pusat kecamatan Nglipar. Rute menuju ke warung mie ayam ini dari Bukit Patuk Gunungkidul ke arah Wonosari hingga tiba di pertigaan Sambipitu. Dari pertigaan Sambipitu pilih jalan ke arah Nglipar. Sesampai di pusat kecamatan Nglipar carilah letak Jalan Tentara Pelajar yang menghubungkan jalan menuju ke Ngawen. Posisi warung mie ayam ini tepat berada di samping SMP Negeri 1 Nglipar Gunungkidul. Area parkir yang disediakan hanya untuk kendaraan roda dua karena keterbatasan tempat dan kontur jalan di depan warung yang menurun cukup tajam. Menu utama dan satu-satunya warung ini adalah sajian mie ayam tanpa variasi seperti mie ayam bakso ataupun mie ayam ceker.

Baca Juga  Sisa-Sisa Terowongan Ganjuran

Penyajian mie ayam di Warung Mie Ayam Pak Parwito menggunakan mangkok bergambar ayam jago pada umumnya. Dalam satu porsi mie ayam terdiri dari mie, potongan sawi rebus, dan topping ayam. Porsi mie ayam bisa dibilang standar porsi mie ayam pada umumnya namun cukup mengenyangkan. Bakmi atau mie yang digunakan berukuran agak besar dan bentukya sedikit bergelombang. Saat dicicipi mienya terasa cukup kenyal dengan tingkat kematangan yang pas. Topping ayam berisi daging ayam yang dipotong dadu, berukuran besar, dan tidak dipisah dari tulang ayam. Sepertinya penjual sengaja tidak memisahkan antara daging ayam dengan tulang ayam untuk menunjukkan bahwa daging ayam yang digunakan menggunakan daging ayam kampung atau ayam Jawa. Cirikhas daging ayam Jawa yang paling tampak adalah daging yang lebih alot dan tulang ayam yang berukuran besar. Potongan daun sawi hujau jumlahnya standar namun tidak terkesan pelit. Kuahnya terlihat bening karena kuah toppingnya yang tidak terlihat kental.

Cita rasa yang ditawarkan sajian mie ayam di Warung Mie Ayam Pak Parwito cenderung gurih dengan kombinasi rasa sedikit manis dan asin khas cita rasa mie ayam khas Gunungkidul pada umumnya. Namun bila dibandingkan dengan salah satu mie ayam di pusat kota Wonosari Gunungkidul yakni Mie Ayam Lik No, cita rasanya berbeda atau tidak sama. Penggunaan monosodium glutamat (MSG) atau penyedap rasa buatan agak berlebih namun masih bisa dinikmati. Harga yang ditawarkan tergolong standar untuk harga mie ayam dengan daging ayam kampung di sekitar Gunungkidul. Secara keseluruhan Warung Mie Ayam Pak Parwito dapat menjadi salah satu pilihan bersantap mie ayam dimana daging yang digunakan menggunakan daging ayam kampung. (text/foto: annosmile)

Baca Juga  Resto Jejamuran, Keunikan Aneka Masakan Jamur Di Yogyakarta

Penilaian Menu Mie Ayam Pak Parwito
  • 7.2/10
    Mie Ayam - 7.2/10
7.2/10
INFORMASI
Mie Ayam Pak Parwito
Jl. Tentara Pelajar, dusun Kedungpoh Kidul, desa Kedungpoh, kecamatan Nglipar, kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta.

Jam Buka
Setiap mulai pukul 10.00 s/d 16.00 WIB

Kirim pendapat