Mie Ayam Dan Es Dawet Jepara Pak Mamat Kotagede Yogyakarta

Mie Ayam Dan Es Dawet Jepara Pak Mamat Kotagede Yogyakarta
2.5 (50%) 2 votes

Mie Ayam Dan Es Dawet Jepara Pak Mamat merupakan salah satu warung penjual mie ayam yang berada di kawasan Kotagede Yogyakarta. Keberadaannya cukup dikenal karena cukup jarang warung mie ayam di kawasan ini yang buka pada pagi hari hingga malam hari. Menu andalannya adalah mie ayam dan es dawet khas Jepara yang jarang ditemukan di sekitar Yogyakarta.

Mie Ayam Dan Es Dawet Jepara Pak Mamat (Mie Ayam Mamat) terletak di Jalan Nyi Pembayun, kelurahan Prenggan, kecamatan Kotagede, kota Yogyakarta.

Lokasi Mie Ayam Dan Es Dawet Jepara Pak Mamat berada di kawasan Kotagede tepatnya di sebelah utara kantor Pegadaian Basen Kotagede dan samping warung kakilima Bubur Kacang Ijo. Rute menuju ke warung mie ayam ini dari Gedong Kuning ke selatan hingga perempatan Rejowinangun. Kemudian ambil jalan lurus lagi hingga menemui persimpangan jalan besar lagi. Masuk ke dalam kawasan Kotagede melalui Jalan Kemasan. Pertigaan yang terdapat kantor Pegadaian ambil ke arah kanan dan posisi warung mie ayam berada di sisi seberang kantor Pegadaian atau kanan jalan. Warung ini tidak menyediakan area parkir karena berdiri di tepi jalan. Pengunjung warung masih bisa memarkir sepeda motornya di seberang jalan atau berimpit dengan warung. Namun bila pengunjung membawa kendaraan roda empat tidak dapat parkir di dekat warung ini karena kondisi jalan yang sempit, ramai, dan dekat dengan pertigaan jalan.

Penyajian menu mie ayam ekstra sawi di Warung Mie Ayam Dan Es Dawet Jepara Pak Mamat menggunakan mangkok bergambar ayam jago pada umumnya. Dalam satu porsi mie ayam ekstra sawi terdiri dari mie, topping ayam, potongan sawi rebus, potongan daun loncang, dan acar mentinum. Potongan daun sawi hijau rebus diletakkan paling dasar dan tepi mangkok, bakmi atau mie diletakkan diatasnya, topping potongan daging ayam diletakkan pada bagian atas mie berikut potongan daun loncang dan acar mentimun. Porsi mie ayam bisa dibilang standar porsi mie ayam pada umumnya namun terlihat sedikit. Bakmi atau mie yang digunakan berukuran agak kecil dan bentuk agak bergelombang. Saat dicicipi mienya terasa cukup empuk dengan tingkat kematangan yang lebih (overcook). Topping ayam berisi daging ayam yang dipotong dadu, berukuran kecil, tidak bercampur dengan tulang ayam, namun jumlahnya sedikit dan terkesan pelit. Potongan daun sawi hijau jumlahnya tergolong standar meskipun saya memesan ekstra sawi. Kuah mienya cukup banyak dan berwarna kuning kecoklatan karena bercampur dengan kuat topping.

Cita rasa yang ditawarkan mie ayam di Warung Mie Ayam Dan Es Dawet Jepara Pak Mamat cenderung gurih dengan rasa sedikit asin yang lebih dominan daripada manis. Cita rasanya mirip sajian mie ayam daerah Pantura seperti yang pernah saya cicipi di Warung Mie Ayam Bu Siti di Batang. Penggunaan monosodium glutamat (MSG) masih dalam batas normal meskipun cukup terasa dilidah. Bagi saya pribadi, saya kurang cocok dengan daya tarik rasa yang ditawarkan dan lebih memilih sajian mie ayam di Warung Mie Ayam Pak Pendek Kotagede yang ada sebelah baratnya. Harga yang ditawarkan tergolong standar untuk ukuran harga mie ayam di sekitar Yogyakarta namun lebih mahal dibandingkan warung mie ayam lain di sekitar Kotagede. (text/foto: annosmile)

INFORMASI
Mie Ayam Dan Es Dawet Jepara Pak Mamat
Jl. Nyi Pembayun, kelurahan Prenggan, kecamatan Kotagede, kota Yogyakarta

Jam Buka
Setiap hari mulai pukul 08.00 s/d 20.00 WIB
Hari Jumat Libur

Ada 3 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. Edi Psw:

    Es dawet jabung Ponorogo juga mantap….

    • admin:

      Hi Edi Psw,
      Catet, besok kalau mampir ke Ponorogo perlu dicoba nih :-)

      • Edi Psw:

        Ternyata sampean masih aktif ngeblog juga ya mas?
        Salut nih, disaat temen2 blogger banyak berguguran, kita masih tetap eksis
        Hehehe….

Kirim pendapat