Mie Ayam Bangka Pak Harun, Salah Satu Kuliner Khas Bangka di Yogyakarta

Beberapa tahun yang lalu saat berada di Pulau Bangka, saya tidak mengetahui adanya sajian kuliner yang bernama mie ayam Bangka. Padahal waktu itu saya tinggal di pulau Bangka hampir dua bulan dan berkeliling kota hingga desa untuk menjalankan tugas Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari universitas. Namun pada suatu hari saat berkeliling kota Yogyakarta, saya menemui sajian kuliner bernama Mie Ayam Bangka Pak Harun.

Warung Mie Ayam Bangka Pak Harun berada di Jalan HOS. Cokroaminoto, Tegalrejo, Yogyakarta. Menyediakan menu utama berupa mie ayam spesial khas Bangka.

Warung Mie Ayam Bangka Pak Harun Dari Depan

Lokasi Warung Mie Ayam Bangka Pak Harun cukup mudah ditempuh karena berada di tepi jalan utama kota Yogyakarta. Perjalanan tidak sampai sepuluh menit dan akhirnya saya tiba di Warung Mie Ayam Bangka Pak Harun. Warung Mie Ayam Bangka Pak Harun yang sempit terlihat hampir penuh pengunjung. Untung saja saya menghindari jam makan siang sehingga tidak menunggu antrian atau berdesak-desakan dengan pengunjung yang lain.

Suasana Warung Mie Ayam Bangka Pak Harun

Menu yang disediakan pada Warung Mie Ayam Bangka Pak Harun cukup beragam. Ada mie ayam biasa, mie ayam pangsit, mie ayam bakso, mie ayam komplit, mie ayam jumbo biasa, mie ayam jumbo pangsit, dan sebagainya. Saya memilih mie ayam pangsit yang sepertinya menarik untuk dicicipi daripada mie ayam biasa.

Baca Juga  Pantai Torohudan Gunungkidul, Tersembunyi Diantara Pandan Laut

Tidak lama kemudian mie ayam Bangka pangsit segera disajikan. Pelayanan Warung Mie Ayam Bangka Pak Harun nampak cekatan dan sigap dalam melayani konsumen. Saat memperhatikan penyajian mie ayam Bangka mirip dengan penyajian mie ayam Jakarta dimana antara mie dan kuah terpisah. Hal yang membedakan adalah penambahan rebusan tauge dalam sajian mie ayam Bangka.

Mie Ayam Bangka Pangsit Warung Pak Harun

Saya pun segera mencicipi sajian mie ayam Bangka pangsit dari Warung Mie Ayam Bangka Pak Harun. Rasa gurih dan sedikit asin dari kuah mie ayam terdapat kemiripan dengan rasa kuah Mie Ayam Jakarta Contreng yang pernah saya cicipi. Sebelum mencampurkan kuah mie ayam pada semangkuk mie, saya mencampur terlebih dahulu sawi hijau, tauge, dan potongan daging ayam yang tertata rapi diatas mie.

Bumbu Mie Ayam Bangka ternyata juga terdapat kemiripan rasa dengan Mie Ayam Jakarta. Namun yang membedakan adalah rasa yang ditimbulkan oleh tauge rebus dimana membuat mie ayam berasa lebih segar. Textur mie tampak sedikit kaku, berwarna kekuningan, dan sedikit kering. Nampaknya mie yang digunakan sedikit berbeda dibandingkan dengan mie ayam pada mie ayam Jakarta, Wonogiri, dan sebagainya. Bagi saya rasa mie-nya sendiri tampak biasanya dan tidak ada kekhasan lain. Entah apakah ini baru kali pertama saya mencicipi hidangan mie ayam Bangka. Kesimpulannya mie ayam Bangka tak ubahnya seperti mie ayam Jakarta pada umumnya dan variasinya hanya pada penambahan tauge saja. (text/foto: annosmile)

Baca Juga  4 Potensi Wisata Hutan Pinus Di Bantul

INFORMASI
Daftar Menu dan Harga
Mie Ayam Biasa : Rp 6.000,-
Mie Ayam Pangsit : Rp 8.000,-
Mie Ayam Bakso : Rp 10.000,-
Mie Ayam Komplit : Rp 11.000,-
Mihun : Rp 8.000,-
Teh Panas/Es : Rp 2.000,-
Jeruk Panas/Es : Rp 2.000,-

Ada 1 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. PRofijo:

    Warung Ayam Bangka yang ku jumpai selalu rame. Penasaran, nyoba, dan ternyata Lidahku gak cocok dengan Mie Ayam Bangka.

Kirim pendapat