Menonton Paralayang di Bukit Parangndog

Menonton Paralayang di Bukit Parangndog
Rate this post

Perhelatan Acara Jogja Air Show saat ini sudah rutin diselenggarakan setiap tahun di kawasan Pantai Parangtritis. Acara ini tetap memiliki daya tarik penonton yang cukup tinggi dan dari tahun ke tahun mengalami banyak peningkatan. Kali ini saya tertarik melihat penerjunan paralayang oleh para atlet dari puncak Bukit Parangndog yang terletak di sisi timur Pantai Parangtritis.
Keramaian di Landasan Paralayang

Seperti biasa jalan kecil menuju ke kawasan Bukit Parangndog semakin bertambah parah dan belum diperbaiki. Beruntung beberapa tanjakan tajam terbuat dari semen cor yang masih terlihat dalam kondisi baik. Tiba di area parkir, suasana tampak ramai tidak seperti biasanya. Langsung saja saya langsung mendaki anak tangga untuk menuju ke area penerjunan paralayang yang berada di sisi selatan dari area parkir.

Di area penerjunan paralayang, puluhan atlet penerjun sedang bersiap-siap untuk melakukan penerjunan. Mereka secara berganti saling membantu merapikan parasut agar tidak terlipat. Selain itu tujuan untuk merapikan parasut agar parasut dapat mengembang dengan sempurna saat angin kencang datang tiba-tiba dan bersiap melakukan penerjunan. Beberapa panitia sibuk mengamankan lokasi dan membantu para atlet yang akan melakukan penerjunan.

Salah Seorang Atlit Melakukan PenerjunanSaat saya tiba di lokasi penerjunan, saya melihat tiga orang penerjun secara berurutan sukses melekukan penerjunan. Namun selanjutnya dua orang penerjun gagal melakukan penerjunan karena gagal mengembangkan parasutnya sehingga harus mengulang dari awal. Meskipun sudah mengikuti prosedur yang benar kegagalan sering terjadi akibat arah angin yang berubah tiba-tiba atau kurang siapnya penerjun dalam menyambut angin saat mengembangkan parasut

Teriakan dan dukungan dari para penonton yang hadir di Bukit Parangndog membuat para atlet penerjun tetap semangat untuk melakukan penerjunan. Beberapa kali penerjunan yang dilakukan selanjutnya berhasil tanpa ada kekurangan apapun. Dokumentasipun tidak louput dari para wartawan dan penonton yang hadir di Bukit Parangndog ini. Tak heran bila beberapa penonton ingin berfoto bersama dengan salah seorang atlet penerjun.

Paralayang di atas laut

Saat melihat para atlet paralayang terbang di udara, rasanya ingin juga merasakan adrenalin saat meluncur dan terbang mengelilingi udara diatas Pantai Parangtritis. Mereka dapat terbang sambil menikmati keindahan Pantai Parangtritis dari angkasa tanpa terhalang oleh apapun. Mereka berputar-putar di udara selama sepuluh menit kemudian mendarat di lokasi pendaratan yang letah disediakan.

Kawasan Pantai Parangtritis menjadi lokasi pendaratan paralayang sudah dibuat titik pendaratan dengan tanda kain yang dibentangkan diatas pasir. Panitia dibagian bawah terlihat mengamankan lokasi penerjunan dan berkomunikasi dengan para atlet dengan radio HT. Dari Bukit Parangndog saya hanya bisa mendengarkan komunikasi suara dari radio HT karena saya tidak berkeinginan untuk berpindah ke area pendaratan di kawasan Pantai Parangtritis. (text/foto: annosmile)

Ada 2 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. alannobita:

    uhuiii ke Jogja Air Show juga :D lumayan cerah kayaknya dipantainya pas hari H

  2. HeruLS:

    Grade kesulitan paralayang di Parangtritis termasuk tinggi.

Kirim pendapat