Melihat Koleksi Museum Semarajaya Kerta Gosa

Melihat Koleksi Museum Semarajaya Kerta Gosa
5 (100%) 1 vote

Dalam kompleks Taman Giri Kerta Gosa terdapat museum yang bernama Museum Semarajaya Kerta Gosa atau ada yang menyebutnya Museum Semarajaya Klungkung. Museum ini sebagai pelengkap ketika berkunjung ke Taman Giri Kerta Gosa.

Museum Semarajaya Kerta Gosa dibangun pada Gedung Bekas Sekolah MULO (Sekolah Menengah Jaman Belanda) dan bekas SMPN I Klungkung yang terletak dalam komplek Taman Giri Kertha Gosa tepatnya di Jalan Untung Surapati, Klungkung.

Dalam rangkaian tur berkeliling Taman Gili Kerta Gosa, kunjungan ke Museum Semarajaya menjadi rangkaian tur terakhir karena terletak dibagian ujung belakang. Bangunan museum tampak sedikit berbeda dari bangunan model Bali kebanyakan karena merupakan perpaduan arsitektur Belanda jaman dahulu dengan arsitektur tradisional Bali.

Memasuki bangunan museum, saya langsung disambut pintu-pintu yang di dalamnya terdapat ruangan yang menyimpan koleksi yang dipamerkan. Pengunjung dipersilakan memasuki ruangan yang berada paling kiri dari tangga masuk.

Museum Semarajaya memamerkan barang-barang dari jaman prasejarah sampai benda-benda yang dipergunakan selama perang puputan Klungkung. Museum Semarajaya diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri pada tanggal 28 April 1992. Dalam Museum ini dapat dilihat barang-barang yang dipergunakan sebagai perlengkapan upacara adat oleh raja-raja Klungkung serta foto-foto dokumentasi keturunan raja-raja di Klungkung.

Memasuki ruangan pertama berisi mengenai benda-benda arkeologi yang ditemukan di sekitar Klungkung dan foto-foto mengenai situs arkeologi yang berada di pulau Bali. Seperti batu prasasti, linggam yoni, batuan bertuliskan angka-angka kuno, hiasan dari perunggu, dan masih banyak lagi.

Memasuki ruangan selanjutnya dipamerkan benda-benda yang peninggalan kerajaan Semarapura seperti tombak, keris, hiasan dinding, perhiasan, dan sebagainya. Semuanya ditaruh dalam etalase kaca yang cukup terawat.

Ruangan-ruangan selanjutnya berisi peralatan rumah tangga seperti meja kursi dengan ukuran khas tradisional Bali, hiasan dinding khas Bali, lukisan Bali jaman dahulu, Seni batik khas Bali, dan dipajang pula alat tradisional menenun khas Bali pada jaman dahulu. Ketika memasuki ruangan terakhir, dipajang peralatan tari tradisional Bali seperti kostum tari Barong, kostum tari Bali yang lain, payung, dan peralatan upacara adat raja-raja di Klungkung.

Berkunjung ke Museum Semarajaya cukup menambah wawasan tentang sejarah Bali dari zaman Prasejarah hingga kebudayaan yang ada hingga saat ini. Selain itu menambah ketertarikan wisawatan berkunjung ke Taman Giri Kerta Gosa selain menikmati bangunan kraton Semarapura yang tersisa. (text/foto: annosmile)

Ada 7 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. jarwadi:

    ada berapa ruang mas, museum itu seluruhnya?

  2. Riffrizz:

    museum yang keren, semoga bisa nyusul kesana juga ;)

  3. applausr:

    wah makin banyak tahu nih setelah baca blog ini… dibali banyak tempat seperit ini juga…

  4. Muflich Kamil:

    Waahhh… itu hari & jam bukanya kapan mas ? lagi cari yang sepi, hehe :P

  5. azizhadi:

    Sepertinya museum ini tempat yang keren deh, untuk melakukan foto ada batasan gak ya? seperti bawa model atau apa gitu :D

    • admin:

      klo komersial (model) ga tau tapi kalau turis foto2 sepuasnya tanpa dipungut tambahan biaya :D

Kirim pendapat