Mata Air Tuk Sibedug, Peninggalan Sunan Kalijaga Di Seyegan Sleman

Mata Air Tuk Sibedug merupakan sumber mata air alami yang berada di daerah Seyegan Sleman. Mata air ini konon terbentuk dari kesaktian Sunan Kalijaga atas ijin dari Tuhan Yang Maha Esa. Saat ini keberadaan sumber mata air ini dikenal sebagai salah satu lokasi penyeleneggaraan Tradisi Adat Tuk Sibedug yang digelar setiap tahun oleh masyarakat desa sekitar.

Mata Air Tuk Sibedug terletak di padukuhan atau dusun Mranggen, desa Margodadi, kecamatan Seyegan, kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.

papan-nama-mata-air-tuk-sibedug-sleman

Lokasi Mata Air Tuk Sibedug berada di samping aliran Selokan Mataram yang berdekatan dengan Jalan Raya Seyegan-Godean. Rute mudah menuju ke sumber mata air ini dengan mengikuti aliran Selokan Mataram ke arah barat dari pusat kota Yogyakarta hingga tiba di lokasi. Cara kedua dengan mengikuti Jalan Godean ke arah barat hingga tiba ke Pasar Godean. Selanjutnya pilih jalan ke arah kanan dari perempatan Pasar Godean hingga tiba di Selokan Mataram dan posisi mata air berada di kiri jalan. Informasi menuju tempat ini cukup jelas meskipun tidak ada papan petunjuk arah menuju lokasi.

Mitos atau cerita yang berkembang mengenai Mata Air Tuk Sibedug Seyegan konon berkaitan dengan keberadaan salah satu walisongo yaitu Sunan Kalijaga. Suatu hari Sunan Kalijaga berhenti melepas lelah dibawah pohon besar saat melakukan syiar agama Islam di daerah Mranggen. Katika itu beliau mulai teringat bahwa hari itu merupakan hari Jumat Pahing dimana umat Islam menyelenggarakan ibadah shalat jumat. Namun saat itu Sunan Kalijaga tidak menemukan sumber air untuk berwudlu di sekitar daerah tersebut. Dengan memohon pertolongan Tuhan, Sunan Kalijaga berdoa kemudian menancapkan tongkatnya di bawah pohon besar tersebut sehingga muncul mata air di daerah tersebut. Mata air inilah yang selanjutnya dikenal sebagai Tuk Si Bedug dan hingga saat ini mata air tersebut tidak pernah mengering.

Baca Juga  Soto Kadipiro, Yang Asli dan Warung Soto Tertua Di Yogyakarta

kolam-pemandian-di-mata-air-tuk-sibedug-sleman

Kondisi Mata Air Tuk Sibedug saat ini telah dipugar dan dibangun oleh Dinas Sumber Daya Air, Energi dan Mineral Kabupaten Sleman (SDAEM Sleman). Tujuan pemugaran tempat ini karena pemerintah daerah setempat ingin mengembangkannya sebagai salah satu wisata religi. Penyelenggaraan tradisi tahunan Upacara Adat Tuk Sibedug pada bulan Jumadil Akhir dalam penanggalan tahun Jawa cukup menarik wisatawan untuk datang menyaksikan acara ini.

Fasilitas yang sudah tersedia di area Mata Air Tuk Sibedug ada area parkir motor, ruang istirahat pengunjung, mushola, kamar mandi, dan kolam pemandian. Untuk berendam di kolam pemandian sendiri harus meminta ijin terlebih dahulu kepada juru kunci atau penjaga mata air karena area kolam pemandian terkunci dari luar. Sumber mata air ini tidak dipungut biaya alias gratis namun warga atau pengunjung diharapkan menjaga kebersihan kawasan sendang dan sumber mata air. (text/foto: annosmile)

INFORMASI
Mata Air Tuk Sibedug
Dusun Mranggen, Desa Margodadi, Kecamatan Seyegan, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta

Ada 2 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. bersapedahan:

    wisatawan religi ke tempat tempat yang susah aja mau datang .. apalagi kalau di buat rapi dan terawat pasti banyak pengunjung yang datang di luar segmen wisatawan religi

    • admin:

      Hi bersapedahan,
      Kalau yg ini aslinya bukan wisata religi, cukup sumber mata air pada mulanya :-)

Balas pendapat dari admin