Mata Air Ngreneng, Blue Lagoonnya Gunungkidul

Mata Air Ngreneng, Blue Lagoonnya Gunungkidul
3.7 (73.33%) 3 vote[s]

Mata Air Ngreneng merupakan salah satu kolam pemandian yang langsung berasal sumber mata air di wilayah desa Ngeposari. Sumber mata air ini berasal dari celah goa kecil yang berada samping kolam. Keberadaan sumber mata air ini cukup tersembunyi karena berada di tepi pemukiman warga yang memiliki akses cukup sulit. Masyarakat setempat baru memanfaatkannya sebagai lokasi berenang atau mandi setiap harinya.

Mata Air Ngreneng atau ada yang menyebutnya sebagai Mata Air Sri Mulih dan Telaga Biru terletak di perbatasan dusun Seumuluh Kidul dengan dusun Wediutah, desa Ngeposari, kecamatan Semanu, kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta.

Jalan Menuju Mata Air Ngreneng Ngeposari Gunungkidul

Lokasi Mata Air Ngreneng berada di daerah Semanu atau kecamatan sebelah timur kota Wonosari. Rute dari pusat kota Yogyakarta menuju mata air ini melewati Jalan Wonosari, Piyungan, Patuk, Hutan Blunder, Playen, dan tiba kota Wonosari. Saat tiba di kota Wonosari arahkan kendaraan ke arah timur menuju ke kecamatan Semanu. Ikuti jalan utama tersebut hingga menemui perempatan lampu merah. Pilihlah jalan lurus melewati area pasar sapi dan polsek Semanu. Untuk selanjutnya silakan bertanya kepada penduduk sekitar mengenai arah menuju mata air tersebut karena banyak tikungan dan memasuki area pemukiman warga. Selain itu, pengunjung mata air ini disarankan menggunakan kendaraan roda dua karena akses jalan cukup sempit dan sulit dijangkau dengan kendaraan beroda empat.

Baca Juga  Melting Pot Eatery & Coffee, Tempat Diskusi Asik Di Malam Hari

Rerimbunan Pohon Disekitar Mata Air Ngreneng Ngeposari Gunungkidul

Kolam pemandian Mata Air Ngreneng berada di dalam ngarai kecil atau lembah diantara tebing bebatuan karst atau kapur. Dari lokasi parkir terlihat jalan menurun yang diapit oleh dua tebing kapur yang cukup tinggi dan disekitarnya banyak ditumbuhi tanaman liar. Pemandangan semacam ini terlihat cukup alami dan terkesan jarang tersentuh oleh manusia. Mendekati ujung jalan tampak sebuah pohon besar pada sisi kanan yang terlihat sedikit menyeramkan. Namun pengunjung langsung terpukau melihat biruan air kolam yang berada di dasar lembah dan segera menuruni anak tangga batu hingga mencapai area kolam pemandian. Kolam tersebut memiliki kedalaman hingga 2 (dua) meter pada bagian tengah dan cukup dangkal pada bagian tepi kolam.

Pemandangan Mata Air Ngreneng Ngeposari Gunungkidul Dari Atas Tebing

Mata Air Ngreneng merupakan sumber mata air alami yang berasal dari goa kecil yang berada di dekatnya. Dari dalam goa tersebut mengalir sungai bawah tanah yang konon masih satu aliran dengan sungai bawah tanah yang berada di dalam Goa Bribin. Kolam pemandian Mata Air Ngreneng berwarna hijau kebiru-biruan sehingga ada yang menyebutnya sebagai Telaga Biru atau dikenal dengan istilah Blue Lagoon. Penyebutan nama Blue Lagoon sebelumnya kita kenal pada Pemandian Tirta Budi atau Blue Lagoon-nya Sleman. Tidak heran bila ada pengunjung yang menamai tempat ini sebagai Blue Lagoon-nya Gunungkidul.

Hijaunya Mata Air Ngreneng Ngeposari Gunungkidul

Pengunjung Mata Air Ngreneng saat ini masih didominasi oleh anak muda yang berasal dari desa setempat. Setiap hari khususnya menjelang sore hari mulai banyak anak muda yang datang ke tempat ini untuk berenang atau mandi di sumber mata air. Airnya cukup jernih dan segar membuat mereka betah mandi hingga berendam di sumber air ini. Sumber air ini cukup menghibur karena belum dikenakan biaya dan bebas dimanfaatkan oleh siapa saja yang berkunjung ke tempat ini. Pengunjung diharapkan menjaga kebersihan dan membawa sampah kembali ke rumah mereka karena tidak disediakan tempat pembuangan sampah. (text/foto: annosmile)

INFORMASI
Mata Air Ngreneng (Mata Air Sri Mulih)
Desa Ngeposari, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul

Retribusi
Tiket Masuk: *gratis*
Parkir Motor: *gratis*

Ada 1 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. Nasirullah Sitam:

    Buat renang asyik ini hahahhaa. Aku lama banget gak main Gunungkidul :-(

Kirim pendapat