Masjid Taqorrub Kanggotan

Kawasan Pleret sebagai salah satu bekas kraton Mataram Islam saat ini masih menyimpan banyak misteri dan sejarah yang terpendam. Seluruh bagian kraton Mataram Islam di Pleret telah hancur akibat pemberontakan dan terpendam di dalam tanah. Namun ada beberapa peninggalan yang masih terjaga dan salah satunya berupa peninggalan masjid. Masjid tersebut bernama Masjid Taqorrub Kanggotan yang dahulu diperkirakan berfungsi sebagai masjid pathok nagari (tonggak negara) kraton Mataram Islam.

Masjid Taqorrub Kanggotan terletak di kampung Kanggotan Kidul RT06, dusun Kanggotan, desa Pleret, kecamatan Pleret, kabupaten Bantul. Merupakan masjid pathok nagari pada zaman Kraton Mataram Islam di Pleret.

Bangunan Masjid Taqorrub Kanggotan

Lokasi Masjid Taqorrub Kanggotan sedikit jauh dari lokasi bekas Kraton Mataram Pleret yang sekarang berubah menjadi kawasan pemukiman dan pasar. Sesuai dengan fungsinya sebagai pathok negari, Masjid Taqorrub Kanggotan berada di luar kawasan kraton dan diperkirakan selamat dari kerusuhan oleh para pemberontak. Setelah saya telusuri, lokasi Masjid Taqorrub Kanggotan tidak jauh dari Situs Mataram Kerta dan berada disebelah utaranya.

Ketika tiba di Masjid Taqorrub Kanggotan, kondisi masjid tampak seperti masjid biasa dan tidak terlihat sebagai masjid yang dibangun pada zaman kerajaan Mataram Islam. Saya cukup penasaran dan akhirnya saya bertanya kepada seseorang yang sedang duduk santai di depan serambi masjid. Berdasarkan cerita orang tersebut diketahui bahwa Masjid Taqorrub Kanggotan telah mengalami beberapa renovasi dan perubahan hingga hampir merubah semua bentuk aslinya.

Baca Juga  River Tubbing Sungai Oyo, Wisata Jelajah Sungai Terpanjang Di Gunungkidul

Prasasti Masjid Taqorrub Kanggotan

Bagian asli Masjid Taqorrub Kanggotan yang masih dipertahankan dan dipelihara ditunjukkan oleh orang tersebut yang ternyata salah seorang takmir masjid. Salah satunya adalah prasasti bertuliskan huruf arab dan huruf jawa pada dinding masjid. Prasasti tersebut berisi cerita tentang pembangunan masjid dan alasan mengapa masjid tersebut dibangun. Namun tidak disebutkan pasti tanggal dibangunnya Masjid Taqorrub Kanggotan.

Pada bagian dalam masjid, bagian yang masih dipertahankan keberadaannya adalah keempat soko guru (tiang penyangga) masjid yang berada ditengah berikut kubah atau mustaka. Mustaka masjid ini bentuknya seperti nanas pada atap pura/wihara karena masih terpengaruh budaya kerajaan Majapahit. Selain yang disebutkan diatas, seluruh bangunan merupakan bangunan baru karena mengalami kerusakan parah saat gempa pada tahun 2006.

Situs Lingga Masjid Taqorrub Kanggotan

Ada sebuah hal menarik pada sisi utara halaman masjid, yaitu sebuah batu lingga. Batu lingga ini diletakkan pada samping masjid saat pembangunan dan ini merupakan bukti bahwa Kraton Mataram Islam menghormati peninggalan leluhurnya. Diperkirakan lingga tersebut merupakan bekas peninggalan pada zaman pra klasik yang ditemukan saat pembangunan masjid. Setelah saya perhatikan lingga tersebut merupakan lingga tiruan dan bukan merupakan lingga yang asli. Menurut informasi, lingga yang asli dibawa ke museum yang terdapat di Taman Wisata Candi Prambanan untuk diamankan dan diteliti.

Keberadaan Masjid Taqorrub Kanggotan yang masih utuh dan terpelihara meskipun telah mengalami renovasi total membuat ada kemungkinan masjid pathok nagari lain yang masih utuh. Perkiraan usia masjid juga dapat diperkirakan melalui umur pohon yang ditanam di halaman masjid. Beberapa pohon tua berukuran besar di halaman masjid sebagai bukti bahwa Masjid Taqorrub Kanggotan telah berusia ratusan tahun. (text/foto: annosmile)

Kirim pendapat