Masjid Sulthoni Kepatihan, Cagar Budaya Masjid Di Dalam Kompleks Kantor Gubernur DIY

Masjid Sulthoni Kepatihan, Cagar Budaya Masjid Di Dalam Kompleks Kantor Gubernur DIY
2.3 (46.67%) 3 vote[s]

Masjid Sulthoni Kepatihan Yogyakarta merupakan masjid yang dibangun di dalam Kompleks Kantor Gubernur DIY. Keberadaannya saat ini ditetapkan sebagai cagar budaya di dalam Kompleks Kantor Gubernur DIY selain Gedung Pracimosono. Pada zaman dahulu masjid ini memiliki keterkaitan dengan tata pemerintahan Kraton Kasultanan Yogyakarta dan menjadi salah satu dari sekian banyak masjid Sulthoni yang dibangun.

Masjid Sulthoni Kepatihan berada di dalam Kompleks Kantor Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (Kompleks Kepatihan), Jl. Malioboro 52-54 Yogyakarta.

Masjid Sulthoni Kepatihan Yogyakarta Dari Luar

Lokasi Masjid Sulthoni Kepatihan Yogyakarta berada di dalam Kompleks Kantor Gubernur DIY di Jalan Malioboro. Pengunjung yang ingin menuju masjid ini harus melalui gapura atau gerbang kantor Gubernur DIY. Sebelum tiba di area masjid harus melewati beberapa kantor biro, Ruang Pamer Kerajinan DIY, Kantor Polisi Pamong Praja, dan sebagainya.

Serambi Masjid Sulthoni Kepatihan Yogyakarta

Masjid Sulthoni Kepatihan Yogyakarta saat menjadi masjid Gubernuran DIY meskipun masih berfungsi menjadi salah satu masjid milik Kraton Kasultanan Yogyakarta. Tidak diketahui kapan tepatnya dibangun masjid ini karena minimnya informasi mengenai masjid ini. Diperkirakan masjid ini dibangun setelah pembangunan masjid pathok negoro yang dibangun pada empat penjuru Kraton Yogyakarta atau pada saat Sultan Hamengku Buwono I berkuasa.

Bagian Dalam Masjid Sulthoni Kepatihan Yogyakarta

Masjid Sulthoni Kepatihan Yogyakarta sudah mengalami pemugaran atau renovasi beberapa kali. Pemugaran dan renovas tetap mempertahankan bentuk asli bangunan masjid karena merupakan salah satu bangunan cagar budaya di Yogyakarta. Terakhir pada tahun 2014 dilakukan perluasan area masjid agar dapat menampung lebih banyak jamaah. Perluasan masjid dilakukan pada sisi utara masjid menggunakan atap bersistem buka tutup. Sarana dan prasarana pun diperbaiki seperti area wudlu, kamar mandi, dan box penyimpanan barang pengunjung.

Baca Juga  Watu Tumpeng Kinahrejo Sleman, Daya Tarik Wisata Yang Penuh Coretan

Saat tiba waktu shalat, Masjid Sulthoni Kepatihan Yogyakarta cukup banyak dikunjungi jamaah yang berasal dari wisatawan yang sedang berada di Malioboro. Masjid ini menjadi salah satu pilihan selain masjid yang berada di kantor DPRD DIY dan masjid-masjid yang berada di dalam perkampungan sekitar Malioboro. Masjid ini terbuka untuk umum meskipun berada di dalam kompleks Kantor Gubernur DIY. Diharapkan pengunjung atau jamaah yang berkunjung ke masjid ini tetap menjaga ketenangan seperti halnya berada di masjid-masjid yang lain. (text/foto: annosmile)

 

INFORMASI
Masjid Sulthoni Kepatihan
Kompleks Kantor Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (Kompleks Kepatihan), Jl. Malioboro 52-54 Yogyakarta

Ada 3 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. arifudin:

    lokasi yang strategis, pasti banyak wisatawan yang mampir :)

  2. Rullah:

    Aku kalo ke Malbor seringnya sholat di sini :-D

  3. RM Ismunandar C:

    Trims datanya bisa untuk melengkapi penulisan novelku setebal 1000 halaman. Apa jaman dulu juga merupakan kediaman Patih Danurejo ?

Kirim pendapat