Kapan Masa Kadaluarsa Oli Motor ???

Masa Kadaluarsa Oli Motor sering menjadi pertanyaan ketika membeli oli untuk sepeda motor di bengkel. Sering kita ingin membeli beberapa kemasan oli untuk dijadikan stok untuk ganti oli mesin motor selanjutnya untuk mencegah kehabisan stok oli sesuai kualitas dan merk yang kita sukai atau kita pilih. Dirangkum dari berbagai sumber, pada dasarnya oli tidak memiliki waktu kadaluarsa karena minyak bumi sebagai bahan utama pembuat oli telah berada di dalam tanah jutaan tahun dan masih dapat digunakan hingga sekarang.

Walau tidak memiliki kadaluarsa (expired) atau basi, oli motor dapat mengalami kerusakan atau terkontaminasi. Ada 3 (tiga) hal yang dapat menurunkan atau merusak kualitas oli motor (pelumas motor) antara lain oksigen (udara), air, dan debu (kotoran). Oksigen dapat mempengaruhi oli dimana menyebabkan proses oksidasi pada oli. Akibatnya oli berubah menjadi lebih kental bahkan menimbulkan endapan. Air dapat merusak sifat oli walaupun keduanya tidak dapat bercampur. Dan yang terakhir adalah debu atau kotoran cukup berbahaya bila mengenai mesin. Oli berdebu dapat menyebabkan gesekan yang berakibat komponen mesin cepat aus. Apabila menemui salah satu atau semuanya jangan gunakan oli tersebut karena akan mengganggu bahkan merusak kendaraan anda.

Cara penyimpanan oli motor yang tepat dapat menghindarkan oli motor dari kerusakan atau terkontaminasi. Misalnya kemasan oli harus tertutup rapat, dijauhkan dari ruangan yang lembab, berdebu, dan pancaran langsung dari sinar matahari. Kesimpulannya oli motor atau oli kendaraan tidak memiliki masa kadaluarsa namun dapat rusak disebabkan tiga alasan diatas. (text/foto: annosmile)

Baca Juga  Review Oli Shell Helix HX5 15W40 Untuk Honda Supra X

Kirim pendapat