Jembatan Galau Dan Hutan Mangrove Pancer Cengkrong Trenggalek

Jembatan Galau Dan Hutan Mangrove Pancer Cengkrong Trenggalek
3.7 (73.33%) 6 votes

Hutan Mangrove Pancer Cengkrong merupakan area hutan mangrove atau hutan bakau yang dikembangkan di pesisir selatan kabupaten Trenggalek. Kawasan ini dibangun atas dasar inisiatif dari masyarakat sekitar yang peduli dengan alam khususnya di daerah muara sungai. Penanaman pohon bakau dilakukan secara bertahap di sekitar kawasan tersebut. Beberapa tahun kemudian, tanaman bakau yang ditanam tumbuh dengan lebat dan berhasil membentuk area hutan bakau.

Hutan Mangrove Pancer Cengkrong terletak di desa Karanggandu, kecamatan Watulimo, kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

Jalan Masuk Hutan Mangrove Pancer Cengkrong Trenggalek

Lokasi Hutan Mangrove Pancer Cengkrong berada di dekat kawasan Pantai Cengkrong dan Jalur Lintas Selatan (JLS) Pulau Jawa. Rute dari pusat kota Trenggalek menuju ke arah kecamatan Watulimo yang terdapat wisata unggulan Pantai Prigi dan Karanggongso. Sebelum memasuki kawasan Pantai Prigi ada persimpangan besar dan ambil jalan ke arah kanan menuju arah Pantai Cengkrong dan Pantai Damas. Posisi Hutan Mangrove Pancer Cengkrong berada seberang jalan pintu masuk Pantai Cengkrong dan sebelum Jembatan JLS Damas dan letaknya berada di sisi kanan jalan.

Spesies tanaman bakau yang ditanam di tempat ini antara lain Sonneratia alba, Rhizophora apiculata, Ceriops tagal, Avicennia alba, Excoecaria agallocha, Bruguiera gymnorrhiza, Bruguiera cylindrica, Bruguiera sexangula dan Xylocarpus moluccensis.

Pembibitan Bakau Di Hutan Mangrove Pancer Cengkrong Trenggalek

Hutan Mangrove Pancer Cengkrong dikembangkan sebagai kawasan wisata oleh masyarakat setempat yang tergabung dalam Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) Kejung Samodra. Hutan mangrove yang ada terdiri dari area magrove sungai, mangrove pantai, dan mangrove bukit. Kawasan ini cocok untuk kegiatan pembelajaran di alam khususnya tentang ekosistem hutan mangrove (bakau). Pengunjung juga diperbolehkan mengikuti kegiatan penyemaian, pembibitan hingga penanaman bakau di tempat tersebut.

Jembatan Kayu Di Hutan Mangrove Pancer Cengkrong Trenggalek

Jembatan kayu yang dibangun di kawasan Hutan Mangrove Pancer Cengkrong sering disebut sebagai Jembatan Galau oleh para wisatawan yang berkunjung ke tempat ini. Jembatan Galau tersebut dibangun dengan jenis kayu yang tahan terhadap air laut, kuat, dan tahan lama. Bahan kayu yang digunakan memiliki kesamaan dengan kayu ulin atau kayu yang digunakan untuk membangun pondasi rumah di Kalimantan. Setiap 100 meter menyusuri Jembatan Galau dibangun gasebo sederhana sebagai tempat berteduh dan beristirahat. Gasebo tersebut bebas dimanfaatkan oleh pengunjung untuk bersantai tanpa harus mengeluarkan biaya.

Muara Sungai Di Hutan Mangrove Pancer Cengkrong Trenggalek

Aliran Sungai Kalisongo yang berada kawasan Hutan Mangrove Pancer Cengkrong bermuara ke arah Pantai Cengkrong. Seperti yang kita tahu bahwa muara sungai tersebut dilewati oleh Jembatan JLS Damas yang berarsitektur menawan. Pada salah satu area Jembatan Gayu yang berada di tepi sungai ini dibangun dermaga kecil. Pengunjung dapat berwisata keliling hutan mangrove menggunakan sampan atau perahu melalui dermaga kecil tersebut.

Annosmile Di Hutan Mangrove Pancer Cengkrong Trenggalek

Nama Jembatan Galau di kawasan Hutan Mangrove Pancer Cengkrong cukup fenomenal dan mampu menarik banyak wisatawan khususnya para anak muda. Pengelola berharap kawasan hutan mangrove ini tidak hanya digunakan sebagai tempat menggalau namun dapat menjadi tempat pembelajaran untuk peduli dengan alam. Hutan mangrove yang tumbuh subur di tepi pantai dapat menjadi perisai menghalangi material yang terbawa aliran sungai menuju laut dan menjadi benteng alam untuk mengurangi kekuatan ombak besar yang menerjang daratan. Pengunjung diharapkan menjaga kebersihan lingkungan dengan membawa sampah kembali ke area parkir. (text/foto: annosmile)

RETRIBUSI

Tiket Masuk: *gratis*

Parkir Motor: Rp 2.000,-

Parkir Mobil: Rp 5.000,-

Perijinan Foto Prewedding: Rp 50.000,-

INFORMASI
Hutan Mangrove Pancer Cengkrong
Desa Karanggandu, RT 01 RW 01, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur
Telp: 082142121540 (Imam Syaifudi/Ketua POKMAWAS)
E-mail: mangrovecengkrong@gmail.com

Ada 2 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. bersapedahan:

    jembatan kayu di area hutan bakau … selalu terlihat keren …

  2. nbsusanto:

    akhir taun kemaren berwacana kesini.. tapi apa daya, yg lain bangun kesiangan.. kalo mau nekat sendiri kesana kok kesane maksa.. jauh soale.. -,-

Kirim pendapat