Makna Kode SAE Pada Oli Pelumas

Hal-hal yang perlu diperhatikan dan dipahami mengenai SAE atau kekentalan oli pelumas antara lain :

  1. SAE/kekentalan oli pelumas bukan ukuran kualitas oli. Angka SAE hanya sebagai pembeda atau tingkatan/kelas oli pelumas berdasarkan tingkat sifat kekentalannya
  2. SAE rendah (encer) tidak identik dengan mutu yang lebih baik dibandingkan dengan yang kental
  3. Kode seperti SAE 10W-30, 10W-40 atau 20W-40, 20W-50 adalah standarisasi yang dikeluarkan oleh pihak SAE untuk kualitas dari kekentalan oli. Angka di sebelah kiri tanda W adalah nilai kekentalan oli ketika mesin dingin. Kemudian angka di sebelah kanan W adalah nilai kekentalan oli ketika mesin beroperasi pada suhu kerjanya. Semakin besar angkanya (baik kiri maupun kanan) itu artinya adalah semakin kental pada kondisinya.
  4. SAE lebih berkaitan pada kemampuan oli pelumas tersebut diaman dapat beradaptasi pada suhu rendah dan tinggi. Misalnya kode SAE 20W50, makna dibalik kode ini sebenarnya suatu oli pelumas yang memiliki kemampuan (telah lulus uji) distarter pada suhu (minus) -10 C dan bisa dialirkan di dalam mesin sampai suhu -20 C dan memiliki minimum keketalan tertentu pada suhu tinggi 150 C (HTHS). Untuk SAE 10W40 , lulus uji sampai – 30 . Semakin kecil angka SAE dg Huruf W semakin dingin suhu ujinya, dst.
  5. Oli yg paling umum dipakai di negara bersalju adalah SAE 10W30 dan 5w30. Apapun jenis mobilnya. Disini faktor pertimbangnnya murni kondisi/suhu di negara tsb. Kalau memakai oli mis.20w50 , kendala utamanya adalah jenis oli tsb. bisa membeku pada kondisi dingin/salju di negara tsb. Utk Di Indonesia, sejatinya, enurut lembaga API berapapun kode SAE bisa dipakai tanpa mesti khawatir bermasalah dimesin.. Dan lebih utama adalah SAE 20w50,10w40. Namun utk ”performa/kinerja” mesin2 modern, oli2 lebih encer menjadi layak dipertimbangkan.
  6. Pada umumnya oli kental + adtif friksi n anti aus yg bagus, lebih memiliki sifat perlindungan yg lebih baik pd mesin dibandingkan yg encer. Kalau Cuma kental aja tapi aditif nya jelek ga berpengruh. Oli encer lbih mendukung pada performa dan irit bensin, namun kekurangannya relatif kurang baik pada perlindungan mesin. Dan cenderung memperpendek usia mesin.
  7. Keketalan/SAE bukanlah satu2nya hal yg mendukung kinerja dan perawatan mesin. Kandungan aditif pada oli lebih menentukan baik tidaknya perawatan mesin.
Baca Juga  6 Merk dan Produk Oli Paling Cocok Untuk Honda Beat PGM FI

 

 

 

Ada 1 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. Mr. Seimbang:

    Info menarik, Kang. Dikira SAE itu berhubungan dengan kualitas oli lo, ternyata gak ya. Terimakasih

Kirim pendapat