Loenpia Gang Lombok, Kuliner Loenpia Tertua Di Semarang

Loenpia Gang Lombok merupakan salah daya tarik kuliner tertua yang berada di pusat kota Semarang. Keberadaannya telah diwariskan secara turun temurun kepada generasi penerus kios kuliner tersebut. Cita rasa yang dipertahankan membuat seseorang yang mencicipinya akan kembali lagi di lain waktu. Hingga saat ini kios loenpia ini tidak membuka cabang dimanapun.

Loenpia (Lunpia/Lumpia) Khas Semarang Gang Lombok terletak di Gang Lombok No. 11 Semarang. Buka mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.

Kios Loenpia Gang Lombok Dari Luar

Lokasi Loenpia Gang Lombok Semarang berada di kawasan pecinan Semarang tepatnya disebelah Klenteng Tay Kak Sie yang merupakan salah satu klenteng tertua di Semarang. Kendaraan pengunjung dapat di parkir di halaman Klenteng Tay Kak Sie karena kios loenpia ini tidak memiliki area parkir meskipun hanya untuk kendaraan roda dua sekalipun.

Loenpia Khas Semarang ini diciptakan oleh pasangan suami istri Tjoa Thay Yoe dan Wasih. Saat ini kios Loenpia Gang Lombok ini dilanjutkan keturunannya yang ketiga yaitu cucunya, Siem Swie Kiem.

Meja Pengunjung Di Loenpia Gang Lombok Semarang

Jangan dibayangkan Loenpia Gang Lombok merupakan restoran yang besar dan mewah. Loenpia Gang Lombok Semarang hanya menyajikan menu utama berupa loenpia atau lumpia khas Semarang.

Aktivitas Di Dapur Loenpia Gang Lombok Semarang

Ada dua macam loenpia yang tersedia di kios Loenpia Gang Lombok yaitu loenpia basah (rebus) dan loenpia goreng. Loenpia tersebut disajikan dengan acar dan saus khas Semarang berwarna kecoklatan dan terlihat kental. Kemudian loenpia ini dapat dinikmati dengan daun selada, bawang, dan cabai yang disajikan dalam piring tersendiri. Pilihan minuman yang disediakan hanyalah air putih selebihnya minuman kemasan yang dapat dibeli di warung sebelah. Kios ini tidak menyediakan menu minuman karena keterbatasan bangunan kios dan tenaga untuk mempersiapkannya.

Baca Juga  Mie Ayam Tugu Lilin, Kuliner Legendaris Yang Dikenal Sebagai Mie Ayam Pocong

Loenpia Rebus Di Loenpia Gang Lombok Semarang

Loenpia Goreng sepertinya lebih banyak disukai pengunjung dibandingkan dengan Loenpia Basah atau Rebus. Hal ini dikarenakan Loenpia Goreng memiliki rasa lebih renyah dan lebih gurih karena melewati proses penggorengan. Namun demikian tidak sedikit pengunjung yang memesan Loenpia Basah. Bahkan beberapa pengunjung memesan keduanya sekaligus untuk menikmati keunikan rasa yang ditawarkan.

Loenpia Goreng Di Loenpia Gang Lombok Semarang

Keterbatasan dan sempitnya tempat duduk di kios Loenpia Gang Lombok membuat sebagian orang lebih memilih untuk membungkus loenpia untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh. Dalam pemesanan dalam jumlah tertentu, loenpia yang dibawa pulang dikemas dengan wadah besek (tempat berbentuk kotak dari anyaman bambu) dan sausnya dibungkus dengan daun pisang. Biasanya satu besek berisi sekitar 10 buah loenpia.

Seiring perkembangan zaman, hidangan loenpia berkembang mengikuti zaman dan saat ini telah banyak ditemukan variasi rasa dan cara penyajian. Namun demikian masih ada yang mempertahankan cita rasa asli loenpia sejak pertamakali ditemukan atau diciptakan. Loenpia Gang Lombok Semarang adalah satu satu diantaranya yang masih mempertahankan cita rasa asli. Pengunjung kios Loenpia Gang Lombok ini tidak berkurang, malahan semakin hari semakin bertambah karena banyak yang penasaran dengan cita rasa asli yang mereka jaga selama ini. (text/foto: annosmile)

Kirim pendapat