Kuliner Wedangan di Lesbian Siyono Gunungkidul

Kuliner Wedangan di Lesbian Siyono Gunungkidul
3 (60%) 1 vote

Lesbian Siyono atau singkatan dari Lesehan Biasane Siyono merupakan daya tarik kuliner wedangan khas Gunungkidul. Singkatan nama tersebut terdengar unik, aneh, dan dapat membuat orang mengira ke hal-hal yang berbau negatif berkenaan dengan kata “lesbi” atau penyuka sesama jenis perempuan. Keberadaan warung lesehan ini cukup dikenal oleh pengguna jalan yang melintasi kawasan Bundaran Siyono Gunungkidul yang sekarang dikembangkan menjadi Rest Area dan GOR Siyono.

LESehan BIasANe Siyono (Lesbian Siyono) di seputar Bundaran Siyono, kecamatan Playen, kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Berada di Pintu masuk kota Wonosari menjadikan warung tenda ini sebagai salah satu alternatif. Sambil bercengkrama dan menikmati suasana pinggir kota Wonosari sebelah barat.

Lokasi Warung Lesbian Siyono saat ini berada di trotoar tepi jalan Bundaran Siyono dan di dalam Komplek Rest Area dan GOR Siyono. Pada awal berdiri, warung ini menempati kawasan kios permanen di tepi Bundaran Siyono. Namun adanya penataan kawasan dan pembangunan Komplek Rest Area dan GOR Siyono oleh pemerintah kabupaten Gunungkidul membuat warung ini pindah ke tempat yang sekarang. Perpindahan warung lesehan ini ke kios baru sebenarnya hanya berjarak beberapa puluh meter. Namun karena letaknya berada di dalam komplek ddan kurang strategis membuat warung ini juga membuka warung tenda di tepi trotoar jalan.

Menu yang disediakan oleh Warung Lesbian Siyono antara lain pecel lele (ayam goreng, bebek goreng, lele goreng, dan puyuh goreng), rica-rica menthok,dan teh poci. Selain pada sore hingga menjelang malam hari warung ini juga menyediakan aneka gorengan seperte tempe goreng, bakwan goreng, tahu goreng, pisang goreng, dan sebagainya. Menu makanan pecel lele yang disediakan sepintas memang tidak istimewa karena cukup banyak ditemukan di tepi jalan. Namun keberadaan teh pocilah yang menjadi salah satu magnet warung ini disamping hidangan pendamping gorengan.

Teh Poci Gula Batu merupakan salah satu kuliner berupa minuman yang cukup khas di kabupaten Gunungkidul. Beberapa orang yang kebetulan berkunjung ke kota Yogyakarta kadang rela untuk menyempatkan waktu untuk sekedar menikmati Teh Poci Gula Batu ini.

Bila air dalam poci habis, kita bisa meminta mengisi kembali karena ukuran poci yang terbuat dari tanah liat cukup kecil. Tidak lupa, hidangan berupa makanan gorengan seperti tempe goreng, tahu goreng, bakwan juga turut menemani nikmatinya teh poci. Bila masih lapar, kita bisa memesan ayam, lele, atau menthok goreng yang juga tersedia di warung ini dengan harga yang lumayan murah.

Pernah ada cerita, ketika orang membawa teh poci dari Gunungkidul sebagai oleh-oleh, ketika dirasakan dirumah mereka rasanya lain ketika menikmati teh poci tersebut. Entah karena suasana Gunungkidul atau air yang digunakan untuk menyeduh teh tersebut.

Di Gunungkidul sendiri sebetulnya tidak ada perkebunan teh karena suhunya cukup panas dan kering sehingga kurang cocok untuk tanaman teh. Teh-teh yang digunakan berasal dari daerah lain di Indonesia. Namun, dengan cara penyajian khas dan suasana lain membuat teh poci ini menjadi tujuan kuliner alternatif ketika berkunjung ke Gunungkidul.

Harga yang ditawarkan warung Lesbian Siyono Gunungkidul ini cukup terjangkau dan standar ukuran harga makanan dan minuman di pusat kota Wonosari. Secara keseluruhan warung Lesbian Siyono dapat menjadi salah satu pilihan tempat wedangan, nongkrong, atau kuliner alternatif di pusat kota Wonosari Gunungkidul. Bagi saya pribadi tempat ini lebih menarik untuk disinggahi dibandingkan dengan Rumah Makan Bu Tiwi Tan Tlogo ataupun kuliner ayam goreng khas Gunungkidul di Ayam Goreng Pak Parman. (text/foto: annosmile)

Ada 1 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. rumputilalang:

    bener-bener kreatif bikin nama warungnya

Kirim pendapat