Kopi Gayo Abyssinia Arabika

Kopi Gayo Abyssinia Arabika (Arabica Gayo Abyssinia) merupakan varietas kopi tua yang cukup langka dan ditanam di Pantan Musara, Pegasing, Takengon, Aceh Tengah. Varietas kopi ini merupakan turunan langsung kopi Gesha yang berasal dari daerah Ethiopia Afrika. Kopi Gesha termasuk kopi kelas atas yang seringkali menjuarai kontes-kontes kopi internasional.

Kopi Gayo Abyssinia Di Kedai Gayo Ngopi Arabica Yogyakarta

Varietas kopi Gesha masuk ke Indonesia pertama kali pada tahun 1928. Selanjutnya pada tahun 1950an varietas ini masuk kembali bersama dengan beberapa varietas unggulan lainnya dari Ethiopia melalui program bantuan pemerintah Amerika Serikat, USDA. Namun karena produktivitasnya rendah serta rentan terhadap hama, kopi ini tergantikan dengan varietas-varietas lain yang lebih menguntungkan. Walaupun dari segi cita rasa, varietas kopi ini cukup unggul dan superior. Sekitar tahun 2008, Hendra anak Pak Hamdan mendapatkan pohon kopi varietas Abyssinia yang merupakan turunan varietas kopi Gesha. Saat panen kopi, kopi gabah dari pohon-pohon kopi terpilih tersebut dikumpulkan dan kemudian dilakukan proses pembibitan oleh Hendra dan Pak Hamdan. Selanjutnya bibit kopi tersebut disebarkan ke beberapa petani kopi di tepi Pantan Musara untuk memenuhi kebutuhan pasar.

Tanaman kopi Abyssinia memiliki keunggulan dimana tahan gulma dan harga kopinya bagus. Selain itu keberadaannya sudah ada sejak lama di sisa-sisa perkebunan kopi tua Pantan Musara meskipun jumlahnya tidak dominan. Kopi Gayo Abyssinia Arabika yang banyak diperjualbelikan saat ini adalah hasil jerih payah usaha Hendra Maulizar dan ayahnya Bapak Hamdan dari Pantan Musara, Pegasing, Takengon, Aceh. Lokasi perkebunan kopi di Pantan Musara sendiri berada pada elevasi 1650-1750 mdpl.

Kirim pendapat