Kirab Ketupat dan Budaya Jimbung Klaten, Acara Baru Yang Banyak Kekurangan

Kirab Ketupat dan Budaya Jimbung merupakan acara baru yang diselenggarakan oleh masyarakat sekitar desa Jimbung Klaten. Tahun 2015 merupakan kali pertama diselenggarakan acara ini dan diselenggarakan seminggu setelah lebaran atau dikenal dengan lebaran ketupat. Rangkaian acara yang disajikan dalam Kirab Ketupat dan Budaya Jimbung Klaten antara lain kirab atau pawai, lomba ketupat, pembagian ketupat, hiburan dangdut, dan pasar malam selama satu minggu.

Kirab Ketupat dan Budaya Jimbung Klaten diselenggarakan di desa Jimbung, kecamatan Kalikotes, kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Salah Satu Barisan Kirab Ketupat dan Budaya Jimbung Klaten

Lokasi Kirab Ketupat dan Budaya Jimbung Klaten terpusat di area lapangan di dekat Sendang Jimbung yang dahulu dikenal dengan lokasi pesugihan. Pada lokasi tersebut digelar pasar malam selama satu minggu dengan hiburan rakyat seperti wahana permainan anak dan beraneka macam warung makan. Puncak acara dilakukan pada hari ke 4 (empat) dengan diselenggarakan kirab ketupat, lomba ketupat, pembagian ketupat, dan hiburan dangdut.

Ketupat Raksasa dalam Kirab Ketupat dan Budaya Jimbung Klaten

Konsep acara Kirab Ketupat dan Budaya Jimbung Klaten bila diperhatikan hampir sama dengan Tradisi Gunungan Ketupat Syawalan Rawa Jombor yang sudah lama dielenggarakan dan lokasinya cukup berdekatan. Kesannya seperti meniru atau menyelenggarakan acara serupa untuk menarik penonton. Tidak ada cirikhas acara yang unik yang ditampilkan dalam Kirab Ketupat dan Budaya Jimbung Klaten ini.

Lomba Tumpeng Dalam Kirab Ketupat dan Budaya Jimbung Klaten

Penyelenggaraan Kirab Ketupat dan Budaya Jimbung Klaten cukup sukses menarik banyak orang untuk menyaksikan acara ini. Banyaknya kekurangan dalam penyelenggaraan acara ini cukup wajar mengingat baru pertama kali diselenggarakan. Rasa penasaran sepertinya menjadi alasan utama orang-orang hadir dalam acara ini. Konsep acara sebaiknya harus diubah agar lebih berbeda dan lebih menarik agar tidak membuat bosan penonton. (text/foto: http://teamtouring.net)

Baca Juga  Arak-Arakan Bedhol Keprajan, Kemeriahan Pekan Budaya Kotagede

Kirim pendapat