Kirab Budaya Ngarak Siwur Makam Imogiri

Kirab Budaya Ngarak Siwur Makam Imogiri
5 (100%) 1 vote

Kirab Budaya Ngarak Siwur merupakan rangkaian kegiatan sebelum dilaksanakan Upacara Adat Nguras Enceh Makam Raja-Raja Imogiri. Rute dacara ari Kantor Kecamatan Imogiri hingga pelataran parkir Kompleks Makam Raja – Raja Imogiri. Kirab budaya Ngarak Siwur ini akan membawa keliling siwur (gayung) yang menjadi pusaka dalam prosesi nguras (membersihkan air).

Prajurit Lombok Abang Kirab Budaya Ngarak Siwur Makam Imogiri

Sejak pagi, para peserta kirab budaya sudah mulai berdatangan dan bersiap-siap untuk mengikuti kirab.  Mereka berkumpul di halaman Kantor Kecamatan Imogiri sebagai lokasi awal dilakukan kirab. Setelah semuanya selesai dipersiapkan acara kirab segera dimulai. Di Pendopo Kantor Kecamatan Imogiri dilakukan upacara serah terima pusaka yang akan dikirab berupa dua buah siwur (gayung).

Dua buah siwur (gayung) yang dikirab merupakan pusaka yang dipergunakan untuk prosesi Upacara Adat Nguras Enceh di Kompleks Makam Raja-Raja Imogiri untuk keesokan harinya. Dua buah pusaka siwur mewakili bagian dari Kerajaan Mataram Islam yaitu Kasultanan Yogyakarta dan Kasunanan Surakarta yang masih berdiri. Masing-masing siwur diletakkan pada tandu pembawa pusaka yang terpisah setelah serang terima pusaka.

Prajurit Wanita Kirab Budaya Ngarak Siwur Makam Imogiri

Akhirnya Kirab Budaya Ngarah Siwur dimulai setelah upacara serah terima pusaka selesai. Barisan peserta kirab diantaranya bergodo Prajurit Giritamtomo Imogiri, Muspika Imogiri beserta lurah se-Kecamatan Imogiri, abdi dalem Surakarta yang mengarak tandu, bergodo abdi dalem Ngayogyakarta, dan diakhiri barisan pembawa tandu pusaka (siwur) serta gunungan.

Para penonton yang sudah tidak sabar menonton prosesi ini sudah memenuhi sepanjang tepi jalan menuju ke pelataran parkir Kompleks Makam Raja-Raja Imogiri. Akhirnya barisan kirab berjalan melewati jalan utama menuju ke pelataran parkir dan sebagian penonton mengikuti barisan kirab untuk berebut gunungan pada saat akhir acara kiran budaya.

Barisan Pembawa Pusaka Kirab Budaya Ngarak Siwur Makam Imogiri

Pelataran parkir Kompleks Makam Raja-Raja Imogiri menjadi tempat akhir kirab budaya Ngarak Siwur. Para peserta kirab berkumpul dan berbaris di pelataran parkir ini untuk mengikuti rangkaian acara selanjutnya. Hiburan berupa atraksi jatilan dan tarian diperagakan di pelataran parkir ini untuk menghibur tamu-tamu yang duduk di atas panggung dan para penonton yang memenuhi tepi lapangan.

Barisan Berbusana Jawa Kirab Budaya Ngarak Siwur Makam Imogiri

Setelah hiburan selesai tiba saat puncak akhir acara yaitu simbolisasi serah terima siwur dari Bupati Bantul kepada abdi dalem Kraton Surakarta dan Yogyakarta. Acara ditutup dengan berdoa bersama dan ditutup dengan rebutan gunungan. Para penonton yang tidak sabar ingin merebut isi gunungan langsung berlarian menuju gunungan yang diletakkan ditengah-tengah pelataran parkir. Gunungan yang berisi hasil bumi tersebut dengan sekejar habis dirayah (direbut) oleh para penonton. Akhirnya acara usai dan perlahan-lahan para penonton mulai meninggalkan lokasi. (text/foto: annosmile)

Kirim pendapat