KA Progo, Wajah Baru Kereta Api Ekonomi Indonesia

KA Progo, Wajah Baru Kereta Api Ekonomi Indonesia
2.6 (51.43%) 7 votes

Sejak PT KAI melakukan pembenahan pada moda transportasi kereta api, ini merupakan kali pertama saya mencoba menggunakan kereta api kelas ekonomi. Pilihan jatuh kepada kereta api ekonomi Progo dengan tujuan Yogyakarta-Jakarta yang diberangkatkan dari stasiun Lempuyangan Yogyakarta sebagai stasiun yang khusus melayani kereta api kelas ekonomi.

Kereta Api Progo merupakan kereta api kelas ekonomi yang diberangkatkan dari stasiun Lempuyangan Yogyakarta dengan tujuan akhir Stasiun Pasarsenen. Nama “Progo” berasal dari nama sungai yang menjadi batas antara kabupaten Kulon Progo dengan kabupaten Bantul dan kabupaten Sleman di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Tulisan KA Progo

Pembelian tiket kelas ekonomi saat ini sudah dipermudah dengan pembelian secara online sehingga kita tidak perlu membeli secara manual di loket tiket. Saya mengambil waktu perjalanan saat hari biasa karena karena ada keperluan yang mendadak. Setelah membayar dan mendapatkan kode penukaran tiket, saya dipersilakan menukarkan kode tiket dengan tiket resmi di stasiun. Saya mencetak tiket resmi di loket stasiun beberapa jam sebelum berangkat karena batas maksimal penukaran tiket sekitar satu jam sebelum keberangkatan.

Saat tiba di stasiun Lempuyangan untuk penukaran tiket Kereta Api Progo, tampak antrian penumpang di loket untuk penukaran tiket. Saya pun bergegas memasuki antrian penumpang untuk menukarkan tiket di loket penukaran tiket. Saat memasuki bagian dalam stasiun, dilakukan pengecekan nama penumpang dalam tiket sesuai dengan ktp yang dibawa. Hal ini merupakan kebijakan PT KAI untuk mengurangi dan menghilangkan calo-calo tiket yang meresahkan calon penumpang kereta api.

Berjalan Menuju KA Progo

Karena keberangkatan awal dari stasiun Lempuyangan, maka Kereta Api Progo diparkir di jalur paling akhir atau paling ujung dari pintu masuk stasiun. Dari kejauhan tampak tulisan “KA Progo” pada salah satu bagian tengah gerbong kereta api.

Saat ini, seluruh gerbong kereta api ekonomi Progo masih menggunakan rangkaian gerbong lama. Beberapa informai menyebutkan bahwa saat ini sebagian gerbong kereta api ekonomi telah menggunakan gerbong baru bercat putih. Saya pun berjalan menuju ke gerbong kereta tersebut dan mencari nomor gerbong tempat saya duduk sesuai tiket.

Baca Juga  Dalem Ropingen Kotagede, Jejak Sejarah Yang Jarang Diketahui

Gerbong KA Progo Dari Luar

Perbedaan yang cukup menonjol antara kereta api ekonomi jaman dahulu dengan jaman sekarang adalah keberadaan pedagang asongan di sekitar stasiun dan gerbong kereta api. Saat ini telah dilakukan kebijakan mengenai pembatasan pedagang asongan di dalam stasiun dan larangan pedagang asongan untuk memasuki gerbong penumpang. Hal ini cukup direspon positif oleh penumpang karena menambah kenyamanan penumpang saat menaiki kereta api khususnya kelas ekonomi. Selain itu tindakan ini mencegah tindakan pencurian yang dilakukan oknum yang bukan penumpang kereta api di gerbong kereta api.

Saat memasuki gerbong Kereta Api Progo, suhu udara di dalam ruangan sedikit dingin karena dilengkapi AC. Meskipun bila dibandingkan dengan kelas Ekonomi AC seperti Kereta Api Gajah Wong, udaranya kalah dingin karena hanya dilengkapi 4 buah AC berukuran kecil di atap gerbong kereta. Kondisi bagian dalam kereta api tampak bersih dan terawat dengan baik. Kali ini saya benar-benar salut dengan PT KAI yang serius memperbaiki layanan transportasi masal tertua di Indonesia ini.

Suasana Dalam Gerbong KA Progo

Fasilitas colokan listrik pun tidak luput ditambahkan pada setiap tempat duduk penumpang. Hal ini cukup membantu sekali bagi penumpang yang kehabisan baterai ponsel atau diburu kerjaan dengan menggunakan laptop saat menaiki kereta api. Kondisi kamar mandi pun cukup bersih dan terawat, berbeda dengan kondisi kamar mandi gerbong kereta api ekonomi jaman dahulu yang kotor dan tidak pernah dibersihkan.

Banyaknya perbaikan dan penambahan fasilitas di kereta api ekonomi membuat tarif kereta api mengalami peningkatan hampir dua kali lipat. Kenaikan tarif kereta api ini sempat diprotes para penumpang, namun menurut saya hal ini cukup wajar karena kita juga mendapat banyak keuntungan dari peningkatan harga tersebut. Beberapa keluhan mengenai kurang maksimalnya pendingin AC yang berakibat udara didalam gerbong menjadi panas sepertinya menjadi catatan untuk PT KAI agar segera diperbaiki dan tidak mengurangi kenyamanan dalam menaiki transportasi kelas ekonomi ini. (text/foto: annosmile)

Baca Juga  Soto Pak Sholeh, Legenda Soto Daging Sapi Dari Yogyakarta

== Harga Tiket Kereta Api Ekonomi Progo

Dewasa: Rp 85.000,-/orang

== Informasi Jadwal Kereta Api

Ada 6 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. mila:

    iyaaa.. gw juga salut banget sama KAI. sekarang jadi seneng naik kereta deh

    • sartono:

      dimohon teknisi pengeras suara agar mengurangi suara bass tribelnya ditbah. sbb yg mendengarkan telinganya kurang nyaman. maaf agar memperhatikan pelanggan. mk

  2. Adam:

    Apakah KA Progo sampai di Lempuyangan tepat waktu pada 06.55?

    • admin:

      Hi Adam, saya mencobanya dari Lempuyangan menuju Pasarsenen. Sedikit terlambat 20 menit dan bagi saya itu wajar :-)

  3. nbsusanto:

    progo ki 2-3 ya mas?

  4. Ridan:

    Ini tahun brpa ya?? Soalnya tiket progo skrng 125000..

Kirim pendapat