Kemeriahan Kirab Budaya Kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran

Kemeriahan Kirab Budaya Kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran
Rate this post

Kirab Budaya Kawasan Ekowisata Gunung Api Purba Nglanggeran kembali diselenggarakan tahun ini berbarengan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Acara kirab budaya ini diikuti oleh peserta yang berasal dari dusun di sekitar kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran dan beberapa kelompok kesenian di kabupaten Gunungkidul.

Kirab Budaya Gunung Api Purba Nglanggeran diselenggarakan setiap tahun dengan tujuan utama memperkenalkan wisata alam Kawasan Gunung Api Purba dan menarik minat wisatawan untuk berwisata ke tempat ini.

Acara kirab budaya Gunung Api Purba Nglanggeran dimulai setelah waktu pelaksanaannya molor selama dua jam. Beberapa orang penonton kecewa ketika datang lebih awal belum terlihat aktivitas peserta kirab yang bersiap-siap berangkat untuk berkumpul di Lapangan Karang sebagai lokasi start acara kirab. Meskipun demikian, para penonton tetap bersabar menunggu di tepi jalan hingga acara kirab dimulai.

Dari lapangan Karang, kirab budaya Nglanggeran dimulai menuju ke halaman Pendopo Kalisong yang berada tepat di sebelah bawah Gunung Api Purba Nglanggeran. Beberapa fotografer mengabadikan kirab budaya ini dan penonton pun tak luput untuk mendokumentasikan meskipun hanya menggunakan kamera ponsel. Jarak antara Lapangan Karang dengan Pendopo Kalisong hanya sekitar satu kilometer, tidak sampai setengah jam peserta kirab sudah sampai di lokasi.

Para peserta kirab budaya Nglanggeran dipersilakan berada di lapangan kecil samping Pendopo Kalisong sedangkan gunungan hasil bumi yang diangkut dibawa masuk ke dalam pendopo. Acara kirab keliling ini berakhir dan dilanjutkan acara di Pendopo Kalisong. Para penonton berkumpul menyaksikan acara di Pendopo Kalisong dari berbagai sudut di dekat pendopo tersebut.

Beberapa sambutan dari panitia dan pemuka adat mewarnai acara di Pendopo Kalisong. Pada pertengahan acara dilakukan pertunjukan kesenian dari kelompok seni daerah di Gunungkidul. Acara terakhir berupa doa dan rebutan isi gunungan yang sudah sejak lama ditunggu-tunggu para penonton.

Acara kirab budaya yang diselenggarakan di Kawasan Ekowisata Gunung Api Purba Nglanggeran ini cukup menarik untuk disimak. Meskipun penyelenggaraan acara terbilang sukses menarik banyak penonton dan wisatawan dari luar kota, masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki dalam penyelenggaraan acara di tahun selanjutnya. Selain itu penggunakan motor bersirine sebagai barisan awal kirab kurang cocok diterapkan di acara kirab di Gunungkidul karena tidak bercirikan budaya dan cenderung mengurangi nilai historis dan tradisi. (text/foto: annosmile)

Kirim pendapat