Klenteng Tien Kok Sie Solo

Klenteng Tien Kok Sie Solo Merupakan tempat peribadatan umat Khong Hu Cu yang berada di kota Solo atau Surakarta. Klenteng ini berusia hampir 300 tahun dan hampir seusia Kraton Kasunanan Surakarta. Keberadaannya mudah diketahui karena terletak di pusat kota dan dekat pusat perdagangan Pasar Gedhe Solo.

Klenteng Tien Kok Sie Solo atau bernama lain Vihara Avalokiteswara terletak di Jl. RE Martadinata No. 12, kelurahan Sudiroprajan, kecamatan Jebres, kota Surakarta, Jawa Tengah.

Kelenteng Tien Kok Sie Solo Dari Depan

Lokasi Klenteng Tien Kok Sie Solo berada disamping bangunan Pasar Gedhe Solo dan berhimpit dengan bangunan pertokoan. Bangunan klenteng ini cukup kecil dan tidak memiliki halaman sehingga para umat atau pengunjung yang ingin memasuki klenteng ini harus memarkir kendaraan di sekitar area pasar.

Klenteng Tien Kok Sie Solo merupakan klenteng tertua di kota Solo yang dibangun pada tahun 1745 atau setahun setelah Kraton Surakarta dibangun. Klenteng ini sebenarnya merupakan pindahan dari bangunan klenteng yang berada di Kraton Kartosuro. Pindahnya klenteng ini ke Surakarta atau Solo mengikuti jejak boyongan Kraton Kartosuro Surakarta akibat peristiwa Geger Pecinan pada tahun 1743 yang menghancurkan kraton tersebut.

Hiasan Naga Pada Kelenteng Tien Kok Sie Solo

Klenteng Tien Kok Sie Solo terbuka bagi siapa saja yang ingin mengunjungi selain umat yang akan beribadah. Pengurus klenteng cukup ramah kepada pengunjung yag penasaran dengan isi di dalam klenteng tersebut. Sepasang Arca Ciok Say (Singa) penolak bala diletakkan diluar pagar klenteng dengan bentuk arca singa betina bermain dengan anaknya sedangkan singa jantan memegang bola kaki.

Ruang tengah Kelenteng Tien Kok Sie Solo terdapat altar Bi Lek Hud (Mi Le Fo) dengan kantong besar tergeletak di sisinya. Dalam Bahasa Sanskerta ia disebut Maitreya, atau “Yang Maha Pengasih dan Penolong”, yang ketenarannya hanya berada dibawah Dewi Kwan Im. Umumnya Bi Lek Hud dipuja untuk memperoleh kekayaan, kebahagiaan, dan keturunan. Ada pula altar Thian Siang Sing Bo (Tian Shang Sheng Mu, Bunda Suci dari Langit), yang juga dikenal dengan sebutan Ma Zu atau Mak Co. Ia adalah Dewi Laut, penolong para pelaut, serta pelindung di wilayah Selatan dan para imigran di Asia Tenggara. Dan masih banyak yang tidak dapat disebutkan satu per satu.

Suasana Di Dalam Kelenteng Tien Kok Sie Solo

Klenteng Tien Kok Sie Solo saat ini telah ditetapkan sebagai salah satu bangunan cagar budaya oleh pemerintah kota Solo. Keramaian klenteng ini tampak saat menjelang perayaan Tahun Baru Imlek salah satunya dalam kemeriahan Grebeg Sudiro atau Grebeg Pecinan. Kondisi bangunan klenteng cukup terawat dengan baik hingga keseluruh bagian. Masalah klasik yang dialami klenteng ini sebenarnya tertuju pada jaringan kabel listrik dan kabel lain yang melintang di depan klenteng. Orang-orang yang melihat bangunan klenteng dari depan merasa terganggu dengan kabel-kabel yang melintang tersebut dan mengurangi keindahan. Pemerintah kota setempat diharapkan tanggap dengan masalah ini dan segera melakukan penataan kabel untuk memperindah kawasan disekitar Pasar Gedhe. (text/foto: annosmile)

Baca Juga  Daftar Nama dan Alamat Pura Di Karanganyar
INFORMASI
Klenteng Tien Kok Sie Solo (Vihara Avalokiteswara) Jl. RE Martadinata No. 12, kelurahan Sudiroprajan, kecamatan Jebres, kota Surakarta, Jawa Tengah.

Kirim pendapat