Kebun Teh Jamus Ngawi Dan Daya Tarik Borobudur Hills

Kebun Teh Jamus mungkin jarang terdengar dibandingkan Kebun Teh Kemuning dimana sama-sama berada di lereng gunung Lawu. Kebun teh ini menawarkan pesona wisata lain di lereng sebelah utara gunung Lawu yang tidak kalah menarik dibandingkan kawasan wisata di lereng gunung Lawu sebelah barat dan timur. Namun kurangnya promosi wisata yang dilakukan pengelola dan pemerintah daerah setempat membuat kawasan wisata ini belum banyak dikunjungi wisatawan.

Kebun Teh Jamus (Kebun Teh Jamus) berada di Dusun Jamus, Desa Girikerto, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Saat ini kebun teh ini dikelola oleh PT Candi Loka.

Dinding Bertuliskan Kebuh Teh Jamus Ngawi

Lokasi Kebun Teh Jamus berada di lereng Gunung Lawu yang masuk wilayah kabupaten Ngawi. Namun akses terdekat menuju ke kebun teh Jamus melalui kabupaten Sragen Jawa Tengah sejauh 40 km dibanding melalui kabupaten Ngawi Jawa Timur yang berjarak sekitar 50 km. Kondisi jalan menuju kawasan kebun teh Jamus sudah beraspal baik hingga tiba di lokasi meskipun lebar jalan masih sempit dan sedikit kesulitan bila ada kendaraan roda empat bersimpangan.

Selama perjalanan menyusuri Perkebunan Teh Jamus Ngawi, pengunjung dilarang parkir di sembarang tempat. Pengunjung hanya diperbolehkan parkir di tempat yang telah disediakan. Selain itu terdapat peringatan tentang banyaknya kasus pencurian kendaraan pengunjung yang parkir di sembarang tempat. Ujung perjalanan di kawasan kebun teh Jamus adalah sebuah area parkir yang cukup luas diantara perbukitan lereng Gunung Lawu sebelah utara. Pengunjung dipersilakan memarkir kendaraannya di area parkir ini dan melanjutkan acara keliling perkebunan teh dengan berjalan kaki.

Sejarah Kebun Teh Jamus Ngawi pada awalnya merupakan perkebunan milik Kolonial Belanda yang dibangun tahun 1886 dan didirikan oleh pengusaha Belanda bernama Van der Rap. Perkebunan teh ini mengalami pergantian pengelola beberapa kali selama masa penjajahan hingga setelah kemerdekaan Republik Indonesia. Mulai tahun 1973 hingga saat ini Perkebunan Teh Jamus dikelola oleh perusahaan swasta bernama PT Candi Loka.

Bukit Borobudur Di Kebuh Teh Jamus Ngawi

Hal yang paling menarik di kawasan Kebun Teh Jamus Ngawi adalah keberadaan bukit kebun teh yang dinamakan Bukit Borobudur (Borobudur Hills) atau Piramida-nya Jamus. Pemberian nama Bukit Borobudur bukan tanpa alasan karena bentuk bukit kebun teh seperti kerucut atau piramida hingga puncak dan di beberapa lapisan terdapat guratan jalan mirip dengan tingkatan pada Candi Borobudur di Jawa Tengah.

Baca Juga  Jembatan Damas Trenggalek, Antara Indahnya Arsitektur Dan Bukan Tempat Wisata

Pengunjung yang datang pertama kali di Kebun Teh Jamus Ngawi sering kali bertanya-tanya dan penasaran mengenai Bukit Borobudur atau Piramida Jamus. Setelah ditunjukkan dimana letak Bukit Borobudur tersebut, pengunjung mulai mengamati dan membandingkan dengan bentuk Candi Borobudur yang sebenarnya. Barulah mereka paham mengapa bukit kebun teh tersebut dinamakan dengan Bukit Borobudur.

Borobudur Hills (Bukit Borobudur) merupakan salah satu daya tarik utama Perkebunan Teh Jamus dan memiliki ketinggian sekitar 35 meter yang dihitung dari dasar bukit.

Jalan Menuju Puncak Bukit Borobudur di Kebuh Teh Jamus Ngawi

Sebagian besar orang yang tertarik dengan Bukit Borobudur lantas ingin segera menaikinya hingga puncak. Tangga naik di Bukit Borobudur Kebun Teh Jamus Ngawi terlihat cukup curam dan tinggi. Pengunjung dipersilakan berpegangan pada tiang pegangan anak tangga.

Pemandangan dari atas Bukit Borobudur sungguh indah karena dapat melihat luasnya kawasan Kebun Teh Jamus. Bila beruntung, pengunjung akan melihat pemandangan Gunung Lawu secara utuh hingga terlihat puncaknya bila tidak sedang berkabut. Pada sebuah titik Bukit Burobudur terdapat atraksi flyingfox yang mengarah ke samping kolam renang di bawah bukit. Pengunjung yang ingin mencoba sensasi flying fox dapat menghubungi pengelola wisata.

Pemandangan Dari Puncak Bukit Borobudur Di Kebuh Teh Jamus Ngawi

Kolam Renang dan Sumber Air Lanang merupakan salah satu daya tarik wisata lain di Kebun Teh Jamus Ngawi. Letaknya hanya berada di sebelah Bukit Borobudur dan area parkir pengunjung. Kolam renang ini diberi pagar keliling yang cukup tinggi dan dibangun taman bermain yang berada disebelahnya. Pengunjung yang ingin memasuki Kolam Renang dan Sumber Air Lanang dipersilakan masuk melalui pintu masuk yang terdapat retribusi masuk dengan tarif yang sangat murah.

Kolam Renang dan Sumber Air Lanang di daerah perbukitan lereng gunung Lawu yang memiliki suhu air yang dingin tidak mengurungkan niat para pengunjung untuk berenang atau sekedar berendam dalam air. Suhu air yang dingin bagi sebagian orang dapat digunakan sebagai terapi atau relaksasi untuk kebugaran dan kesegaran. Penelitian laboratorium tentang Sumber Air Lanang menyebutkan bahwa air dari Sumber Air Lanang mengandung mineral yang cukup tinggi dan dapat menyehatkan tubuh manusia.

Kolam Renang Di Kebuh Teh Jamus Ngawi

Pemanfaatan air dari Sumber Air Lanang Kebun Teh Jamus tidak hanya untuk kolam renang saja, namun digunakan untuk penyediaan air bersih dan pembangkit listrik. Debit air dari Sumber Air Lanang yang mampu mencapai 90 liter per detik sebagian dialirkan menuju ke stasiun pengisian air bersih. Air bersih distribusikan ke warga yang membutuhkan air bersih dengan mengganti biaya distribusi saja. Biasanya menjelang pertengahan musim kemarau banyak warga yang membutuhkan air bersih dari tempat ini.

Baca Juga  Sungai Maron, Amazon Dari Pacitan Jawa Timur

Pemanfaatan Sumber Air Lanang Kebun Teh Jamus untuk energi listrik dengan menggunakan pembangkit listrik tenaga mikrohidro. Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTM) adalah sebuah pembangkit listrik skala kecil (mikro) dengan menggunakan aliran atau energi air untuk penggerak turbin pada saluran air, saluran irigasi, dan saluran sungai. Energi air yang dibutuhkan bergantung dari debit air dan tingginya terjunan air. Daya listrik yang dihasilkan memiliki batasan kapasitas antara 5 kW-1 MW per Unit. Pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro di Kebun Teh Jamus di beberapa titik aliran air dan mampu menghasilkan energi listrik hingga 90 MW.

Warung Teh Di Sekitar Kebuh Teh Jamus Ngawi

Warung-warung yang berjajar di tepi area parkir Kebun Teh Jamus Ngawi tidak seperti warung-warung biasa yang menjual makanan dan minuman. Warung ini juga menjual kuliner khas Kebun Teh Jamus yaitu minuman teh yang ditanam di kebun teh ini. Beberapa jenis minuman teh yang disajikan berasal dari pabrik pengolahan teh PT Candi Loka yang mengelola Kebun teh Jamus dan teh hasil racikan masyarakat setempat. Harga makanan dan minuman di warung-warung ini cukup murah dan nyaman dikantong pengunjung.

Secara keseluruhan Kebun Teh Jamus dengan daya tarik utama berupa Bukit Borobudur (Borobudur Hill) cukup menarik untuk dikunjungi. Keindahan alamnya tidak kalah dengan Kebun Teh Kemuning yang letaknya sama-sama berada di lereng Gunung Lawu. Bedanya di Kebun Teh Jamus kondisinya lebih alami, terawat, dan lebih sepi pengunjung. Kedepannya perlu dilakukan penambahan fasilitas wisata dan promosi wisata daerah agar kebun teh Jamus lebih dikenal oleh banyak wistawan. (text/foto: annosmile)

INFORMASI
Perkebunan Teh Jamus (Kebun Teh Jamus)
Dusun Jamus, Desa Girikerto, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur

Retribusi
Tiket Masuk : Rp 4.000,-
Parkir Sepeda Motor : Rp 1.000,-
Parkir Mobil : Rp 3.000,-

Kirim pendapat