Kawah Sikidang, Wisata Kawah Paling Favorit Di Dieng

Kawah Sikidang merupakan salah satu kawah aktif di Dataran Tinggi Dieng yang dibuka menjadi kawasan wisata. Kawah ini menjadi daya tarik wisata unggulan di kawasan Dataran Tinggi Dieng selain Kompleks Candi Arjuna. Pengunjung dapat mendekati area kawah namun tetap disarankan untuk berhati-hati. Daya tarik lain dari kawasan kawah ini adalah pengunjung dapat menikmati telur rebus yang dimasak langsung di dalam kawah dan batu belarang yang dapat menyembuhkan penyakit kulit.

Kawah Sikidang terletak di desa Dieng Kulon, kecamatan Batur, kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Kawah ini terkenal karena lubang keluarnya gas selalu berpindah-pindah di dalam suatu kawasan luas. Kawah Sikidang mengeluarkan uap panas bersamaan semburan air bercampur lumpur mendidih berwarna keabu-abuan.

Perjalanan Menuju Kawah Sikidang Dieng

Lokasi Kawah Sikidang Dieng cukup dekat dari Kompleks Candi Arjuna dan hanya berjarak sekitar 500 meter. Rute mudahnya dari parkir Kompleks Candi Arjuna-Candi Gatotkaca ke arah Candi Bima kemudian ikuti petunjuk arah menuju ke Kawah Sikidang. Area parkir yang disediakan cukup luas dan mampu menampung banyak kendaraan beroda empat. Jarak kawah dari area kawah sejauh 300 meter.

Kawah Sikidang Dieng Dari Atas Bukit

Setelah cukup bercakap-cakap, kami segera menuju ke mulut kawah Sikidang. Kami cukup berhati-hati dalam berjalan karena dalam perjalanan menuju ke mulut kawah banyak muncul gas berserta uap air dari dalam tanah yang bersuhu cukup panas. Kita disarankan melewati jalan setapak yang dibuat untuk menuju ke mulut kawah. Diantara jalan setapak tersebut dibangun gasebo kecil untuk tempat berisirahat dan untuk berlindung dari hujan lokal yang setiap saat terjadi.

Baca Juga  Selo Langit Dan Potensi Wisata Perbukitan Prambanan

Selain itu harus berhati-hati untuk tidak menginjak tanah yang basah dan berair. Karena banyak kasus kaki melepuh setelah terjerembab ke dalam tanah yang basah sehingga perlu diamputasi. Selain itu, uap air panas yang muncul dari balik tanah dan bebatuan tersebut dapat mematangkan telur. Banyak orang mencoba membuktikannya dengan membungkus telur mentah dan ditaruh beberapa saat dilubang tempat keluarnya uap panas.

Lubang Kawah Sikidang Dieng

Akhirnya kami sampai dimulut kawah Sikidang, suhu yang sebelumnya dingin berangsur-angsur menjadi hangat. Melihat letupan kawah yang berisi lumpur panas kami pun berpikir, cukup berbahaya bila tiba-tiba meletus. Kita memang harus berhati-hati karena status Kawah Sikidang adalah aktif normal. Karena pada waktu-waktu terjadi peningkatan aktivitas pada kawah yang cukup berbahaya.

Pengunjung Kawah Sikidang dapat menikmati atraksi sekaligus kuliner unik di area kawah ini dimana telur ayam direbus di dalam kawah yang berisi air lumpur panas. Telur ayam rebus ini dijajakan oleh warga setempat dimana menggunakan jaring saat direbus di dalam kawah. Rasa telur ayam rebus sama seperti telur ayam rebus biasa namun sensasi cara memasaknya yang lain daripada biasany. Secara keseluruhan Kawah Sikidang cukup menarik dan menjadi wisata wajib ketika berkunjung ke Dataran Tinggi Dieng.  (text/foto: annosmile)

Ada 21 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. Cengkunek:

    wa, mantap kawahnya
    seram juga
    kawahnya gak di puncak gunung ya?

    • annosmile:

      Sebetulnya dipuncak juga sih
      cuma kendaraan bisa naek ke puncak (dataran tinggi)
      sehingga dinamakan Dataran Tinggi Dieng (Dieng Plateau) :)

  2. galih:

    masih aktf ya kawahnya…

  3. phiy:

    kereen…tapi serem juga tuh kalo kakinya kecelup..hii…harus diamputasi

  4. yogie:

    wah saya juga pernah kesana… panas bgt bok! hehehe..

  5. mbahkoeng:

    bagus tuh pemandangane….!!! wah jadi inget jaman dulu waktu masih ikut daki !!!

  6. wirosableng:

    dieng wah jadi anget nie kalau mandi di kawah yang anget hiks

    salam kenal broooo

    • annosmile:

      malah ancur lebur jadi abu :))

  7. anas:

    seru bgt kayaknya objek nya.
    tp perlu hati2 banget ya.coz banyak uap panas nya.

  8. Andri:

    hohoho kawahnyaaaaa…
    nyeremin.. masukin kodok ke lumpurnya bakal gosong ngga ya?? *sadis mode : on*

    • annosmile:

      coba aja :D

  9. Yari NK:

    Sepertinya daerah ini berpotensi untuk dijadikan sumber energi geothermal. Tetapi sayang juga ya, jikalau nanti malah ‘merusak’ pemandangannya yang indah itu…. :)

    • annosmile:

      pembangkit listrik geotermal udah ada disana
      cuma tidak di obyek wisata :)

  10. siwi:

    Wohoho.. Posenya itu lho. Awas kecemplung..!!

    :P

  11. Edi Psw:

    Wah, gawat kalau lubang kawahnya selalu berpindah-pindah.
    Bisa membahayakan para pendaki nih.

  12. aribicara:

    MAntaeps manteps …..

    Aku dulu juga seneng banget jalan2 kayak dirimu sampe dibelain bolos sekolah :D

    Jadi kangen,,,,,, sayang pekerjaan dan kesibukan kuliah tdk memungkinkan :)

    Salam :)
    *Besok kalau kapan2 aku ke situ anterin yach :D Ehm …

  13. rita:

    Truz keturunan yg bakal berambut gembel itu gman??
    wah bahaya juga yaa kalo gak sengaja keinjek lumpurnya….harus ada rambu2 atau peringatan yg jelas agar orang2 bisa waspada

    • annosmile:

      ada rambu2 kok.. :)

  14. rudis:

    indah sekali tapi ada seramnya juga

  15. yani:

    keren sekali kawahnya masih berasap lagi

  16. buwel:

    wah bener2 eksotis neh…

Kirim pendapat