Kampung Mataraman, Kembali Menikmati Suasana Tempo Dulu

Kampung Mataraman, Kembali Menikmati Suasana Tempo Dulu
3.7 (74%) 10 vote[s]

Kampung Mataraman merupakan rumah makan yang berkonsep suasana tempo dulu. Tema utama yang diusung menghadirkan kembali perkampungan pada zaman Kerajaan Mataram Islam. Konsep semacam cukup potensial karena orang-orang kota maupun wisatawan asing merindukan suasana perkampungan pedesaan tempo dulu yang sudah hilang dan hanya divisualisasikan dalam bentuk lukisan.

Kampung Mataraman terletak di Jalan Ringroad Selatan Yogyakarta, desa Bangunharjo, kecamatan Sewon, kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.

Lokasi┬áKampung Mataraman berada di tepi jalan Ringroad Selatan Yogyakarta. Rute termudah dari pusat kota Yogyakarta ke arah selatan melewati Pojok Beteng Wetan dan Jalan Parangtritis. Ketika menemui perempatan Jalan Parangtritis – Ringroad Selatan Yogyakarta, ambil jalan ke arah kanan atau ke arah barat dan langsung mengambil jalur lambat. Posisi rumah makan ini berada di sebelah selatan atau seberang jalan dari kampus Politeknik ATK Yogyakarta. Area parkir yang disediakan cukup luas untuk menampung puluhan kendaraan beroda empat atau ratusan kendaraan beroda dua.

Kawasan Kampung Mataraman menggunakan area tanah kas desa seluas hampir 10 hektar. Pendirian tempat ini dibawah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Panggung Lestari Desa Panggungharjo, Sewon, Bantul. Konsep utama yang diusung oleh rumah makan ini adalah menghadirkan kembali suasana perkampungan khas Yogyakarta tempo dulu era kerajaan Mataram pada awal abad ke 19 lengkap dengan segala pernak perniknya. Pengelola rumah makan ini menggabungkan semua unsur yang ada mulai dari menu makanan, cara memasak yang tradisional, suasana perkampungan, cara berpakaian para pelayan, hingga hiburan permainan tradisional seperti enggrang, sepeda tua, dan sebagainya. Pengembangan kawasan ini belum sepenuhnya selesai dan masih dalam tahap pembangunan.

Baca Juga  Retribusi Resmi Obyek Wisata Di Sleman Yang Perlu Anda Ketahui

Fasilitas pendukung Kampung Mataraman yang sudah dibangun antara lain 3 (tiga) buah rumah joglo terbuka, area tempat duduk terbuka di bagian belakang, taman bermain, kolam ikan, dapur tempat mengambil dan memesan makanan, area parkir, mushola, dan kamar mandi. Fasilitas yang ada masih akan ditambah karena area yang dikembangkan belum semuanya digarap. Rencananya akan dibangun area hutan bambu, kolam ikan, dan semua hal yang berkaitan dengan zaman dahulu.

Menu makanan dan minuman di Kampung Mataraman cukup bervariasi dengan hidangan khas Jawa khususnya Yogyakarta. Menu masakan jawa yang tersedia antara lain sayur lodeh, oseng-oseng tempe, oseng-oseng kangkung, ikan asin goreng, mangut lele, tahu bacem, tempe bacem, dan sambal mentah. Minuman yang ditawarkan juga bervariasi mulai dari teh gula batu, kopi gula aren, dawet hitam, wedang jahe, wedang secang, wedang uwuh, dan sebagainya. Selain itu aneka camilan tradisional banyak disediakan di tempat ini mulai dari pisang goreng, tempet goreng, klepon, peyek kacang, krupuk, dan sebagainya. Pengunjung dipersilakan mengambil makanannya sendiri atau dibantu oleh para pelayan yang siap membantu para pengunjung.

Cita rasa menu makanan dan minuman Kampung Mataraman tergolong standar masakan khas pedesaan pada umumnya. Bagi saya pribadi sayur lodeh di tempat ini cukup enak dibandingkan dengan sayur lodeh yang ditawarkan di Warung Kopi Klotok. Menurut pengelola, sayur lodeh dimasak secara tradisional dengan kuali, nyala api kayu, dan tidak menggunakan bahan penguat rasa atau monosodium glutamat. Untuk menu mangut lele yang saya cicipi, cita rasanya cukup menarik dan tidak kalah dibandingkan dengan mangut lele yang ditawarkan oleh Mangut Lele Mbah Marto yang letaknya tidak jauh dair tempat ini.

Baca Juga  Monumen Ngejaman Pakubuwono X Di Kotagede Yogyakarta

Secara keseluruhan Kampung Mataraman di selatan kota Yogyakarta dapat menjadi alternatif pengganti Warung Kopi Klotok yang letaknya cukup jauh di utara kota Yogyakarta dengan daya tarik yang hampir sama bahkan mungkin lebih menarik.

Harga yang ditawarkan Kampung Mataraman cenderung mahal untuk seluruh jenis makanan dan minuman karena tempat ini menjual tempat, suasana, dan menyasar wisatawan kelas menengah serta wisatawan mancanegara. Bila masih ada pengunjung yang keberatan dengan harga yang mahal, ada alternatif serupa yang harganya cukup terjangkau semua kalangan yaitu Warung Geblek Pari Nanggulan di daerah Kulon Progo sebelah barat dari Yogyakarta. (text/foto:annosmile)

INFORMASI
Kampung Mataraman
Jl. Ringroad Selatan No. 92, Bangunharjo, Sewon, Bantul, DI Yogyakarta 55188

Jam Buka
Setiap hari mulai pukul 09.00 s/d 21.00 WIB

Ada 3 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. Amalia:

    Mengenang masa lalu yang begitu indahh :)

    • admin:

      Hi Amalia,
      Menang benar, tempat makan ini menawarkan konsep lawasan yang cocok untuk mengenang suasana masa lalu atau tempo dulu :-)

  2. rumahjawaguesthouse.com:

    Beberapa kali makan di Kampung Mataraman gk ada bosannya. Selain makanan-nya pas banget cita rasanya, juga suasana pedesaannya asyik… Paket komplit utk Kampung Mataraman ?

Kirim pendapat