Kalinampu Natural Park, Wisata Ala Jepang Di Tepi Sungai Opak

Kalinampu Natural Park merupakan daya tarik wisata tepian sungai dan wisata selfie berkonsep Jepang. Daya tarik wisata ini dikembangkan oleh karang taruna desa setempat yang melihat potensi tepian aliran Sungai Opak yang lebar di dekat muara sungai dan keberadaan tanaman enceng gondok yang tumbuh subur di tepi sungai. Wisata pedesaan ini cukup mendapat perhatian para wisatawan dan menjadi wisata pelengkap ketika berwisata ke Pantai Parangtritis.

Kalinampu Natural Park beralamat di dusun Kalinampu, desa Seloharjo, kecamatan Pundong, kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.

Lokasi Kalinampu Natural Park berada di tepi aliran Sungai Opak tepatnya di dusun Kalinampu. Akses menuju ke obyek wisata melalui jalan Siluk-Parangtritis atau belok ke arah kiri tepat setelah Jembatan Kretek Bantul dari Jalan Parangtritis. Papan petunjuk arah cukup tersedia di setiap persimpangan jalan kecil. Kondisi jalan cukup sempit menuju lokasi namun masih dapat dilewati oleh kendaraan roda empat secara bergantian.

Area parkir yang disediakan oleh pengelola wisata Kalinampu Natural Park masih terbatas dimana area parkir kendaraan roda dua atau motor yang menampung sekitar 30an kendaraan di dekat pintu masuk dan area parkir kendaraan roda empat atau mobil di beberapa petak tanah kosong milik warga. Petugas parkir yang berasal dari warga sekitar cukup cekatan dalam mengatur parkir pengunjung.

Gerbang retribusi masuk Kalinampu Natural Park bentuknya menyerupai dinding atau tembok bangunan tradisional masyarakat Jepang. Dari tempat ini pengunjung dapat menebak bahwa konsep yang diusung oleh pengelola wisata adalah wisata lokal dengan desain dan ornamen khas Jepang. Bagi yang bertanya-tanya mengapa tidak menggunakan konsep ala Jawa karena letaknya berada di Jogja untuk mengangkat citra pariwisata Jogja, karena pengelola ingin membuat hal yang sedikit berbeda dan unik untuk menarik minat pengunjung agar berwisata ke tempat ini.

Selepas masuk gerbang Kalinampu Natural Park, pengunjung akan disambut mentuk jalan setapak yangt menyerupai jalan-jalan setapak yang mirip seperti berada di Jepang dengan tanaman bunga yang ditanam pada samping kiri dan kanan jalan. Saat tiba di tepi tebing sungai, terdapat tangga turun menuju dasar sungai yang terdapat area tanaman enceng gondok dan beberapa spot foto khas negeri Sakura. Sebelum memasuki area taman enceng gondog, pada sisi kiri terdapat bangunan rumah kecil yang menyewakan pakaian ala-ala Jepang berikut aksesorisnya seperti payung dan kipas. Biaya untuk menyewa di tempat ini cukup murah dan terjangkaun walaupun ada batasan lama penggunaan agar pengunjung yang lain dapat ikut menggunakannya atau menyewanya.

Spot foto yang disediakan Kalinampu Natural Park tidak dipungut biaya atau gratis dan sudah termasuk tiket masuk. Ada beberapa spot foto yang menarik seperti spot jembatan merah, spot tanaman enceeng gondog yang beerbunga, spot lampu ala-ala Jepang, dan spot utama berupa gerbang merah kash Jepang. Fasilitas pendukung obyek wisata ini cukup lengkap mulai dari mushola, toilet umum, dan area penjual makanan serta minuman. Kedepannya, epngelola akan menambah daya tarik wisata di tempat ini seperti perahu keliling sungai dan menambah spot foto baru lagi. Secara keseluruhan Kalinampu Natural Park dapat menjadi wisata alternatif pelengkap berwisata ke Pantai Parangtritis dan Pantai Depok. (text/foto: annosmile)

Baca Juga  Menikmati Jajanan Tradisional Lupis Ketan
INFORMASI
Kalinampu Natural Park
Dusun Kalinampu, desa Seloharjo, kecamatan Pundong, kabupaten Bantul, DI Yogyakarta

Retribusi
Tiket Masuk : Rp 3.000,-/orang
Parkir Motor : gratis
Parkir Mobil : gratis

Kirim pendapat