Jembatan Biru Sumurup, Spot Selfie Favorit Di Ujung Rawa Pening

Jembatan Biru Sumurup merupakan daya tarik wisata baru di sekitar danau Rawa Pening yang belum lama dibuka. Keberadaannya cukup unik karena Jembatan Biru yang dibangun untuk mengubungkan antara dua jembatan beton yang posisinya tidak simetris atau melenceng dari arah yang seharusnya. Keanehan ini cukup unik dan membuat pengelola obyek wisata mengembangkannya sebagai wisata selfie yang sedang digandrungi anak muda.

Jembatan Biru Sumurup Rawa Pening beralamat di dusun Sumurup, desa Ngasinan, kecamatan Bawen, kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Lokasi Jembatan Biru Sumurup berada di sebelah timur dari pelabuhan atau dermaga perahu Sumurup yang biasa disewa untuk memancing ke tengah Rawa Pening. Rute termudah dari kota Salatiga ke arah Semarang atau utara sejauh 10 km. Sebelum memasuki pertigaan Bawen-Ambarawa, pertigaan Tol Bawen, dan Kopi Banaran, pengunjung akan melewati jembatan sungai yang disebut sebagai Jembatan Tuntang. Setelah melewati Jembatan Tuntang ada pertigaan kecil ambil jalan ke kiri. Susuri jalan sejauh 300 meter dan posisi obyek wisata jembatan ini berada di kiri jalan.

Rute alternatif dari kota Ambarawa ke arah selatan melalui jalan perkampungan yang tembus di bawah Jalan Lingkar Ambarawa. Kemudian mengikuti petunjuk arah menuju Tuntang hingga tiba di lokasi obyek wisata Jembatan Biru Sumurup Rawa Pening. Kondisi jalan yang dilalui cukup sempit namun masih dapat dilewati oleh kendaraan minibus. Area parkir yang disediakan tidak cukup luas namun dapat menampung hingga belasan kendaraan beroda empat.

Baca Juga  Prasasti Canggal

Pengunjung yang baru datang ke Jembatan Biru Sumurup Rawa Pening dapat langsung berkeliling di kawasan wisata dan jembatan. Jembatan Biru ini berbagi dalam 3 (tiga) jembatan beton yang posisinya tidak sejajar dan masing-masing memiliki panjang 100 m, 150 m, dan 50 m. Untuk menghubungkan antara jembatan beton digunakan jembatan besi yang di cat warna biru. Pengunjung bebas berkeliling jembatan namun diharapkan berhati-hati.

Pengunjung Jembatan Biru Sumurup Rawa Pening juga dapat berkeliling danau Rawa Pening dengan menggunakan perahu seperti halnya yang ditawarkan di kawasan Bukit Cinta dan Kampung Rawa Ambarawa. Tarif sewanya per perahu dan daftar harganya cukup jelas tercantum pada spanduk. Pemandangan di tengah danau Rawa Pening cukup menarik karena kita bisa melihat pemandangan jajaran pegunungan yang terdiri dari Gunung Merbabu, Gunung Telomoyo, Gunung Kendil, Gunung Andong, Gunung Gajah, dan Gunung Kelir di sisi selatan, Gunung Sindoro di sisi barat, serta Gunung Ungaran di sisi utara. Selain itu dari tengah danau pengunjung bisa melihat karamba apung, burung-burung liar yang bermukim di kawasan rawa, dan tanaman enceng gondok yang tumbuh subur.

Pemandangan unik di Jembatan Biru Sumurup Rawa Pening pada pagi hari dimana dari tengah jembatan bisa menyaksikan momen matahari terbit atau sunrise. Perlahan-laan matahari keluar dari balik rerimbunan pohon disisi timur yang bercampur dengan area pemukiman penduduk. Selanjutnya sinar matahari menerobos celah-celah pohon dan menerpa kabut sehingga memberikan efek yang menarik. Warna kuning keemasan perlahan-lahan menerangi area Sungai Tuntang sebagai ujung danau Rawa Pening yang gelap. Tidak lama kemudian seluruh area danau Rawa Pening menjadi terang dan sinar keemasan memudar.

Baca Juga  Perjalanan Yogyakarta-Kebumen Via Purworejo

Daya tarik lain Jembatan Biru Sumurup Rawa Pening tentu saja spot selfie yang cukup diminati oleh anak muda. Di dekat jembatan besi biru sendiri terdapat beberapa spot selfie yang dibangun oleh pengelola yang tentu saja tidak gratis. Pengunjung harus mengeluarkan biaya untuk berfoto di spot selfie yang disediakan. Namun biaya yang dikeluarkan cukup terjangkau dan termasuk murah bila dibandingkan dengan tarif spot selfie di obyek wisata lain. Sementara ini baru tersedia spot selfie yang berbentuk love (cinta) bertuliskan Jembatan Biru Sumurup, spot jembatan bambu, spot kursi, spot pigura, dan sebagainya.

Secara keseluruhan Jembatan Biru Sumurup Rawa Pening dapat menjadi wisata alternatif di tepian danau Rawa Pening yang murah meriah dan cocok untuk semua kalangan. Waktu yang tepat untuk berkunjung ke wisata ini adalah pada pagi hari yang cerah dan berkabut dan waktu sore hari sekaligus menikmati pemandangan matahari saat terbenam. (text/foto: annosmile)

TARIF SEWA PERAHU

Karamba Apung : Rp 60.000,-

Kampung Rawa : Rp 130.000,-

Rumah Pelangi : Rp 150.000,-

Bukit Cinta : Rp 200.000,-

Standart : Rp 60.000,-

*update harga per 24 Juni 2018*

INFORMASI
Jembatan Biru Sumurup Rawa Pening
Dusun Sumurup, desa Ngasinan, kecamatan Bawen, kabupaten Semarang, Jawa Tengah

Retribusi
Tiket Masuk : *gratis*
Parkir Motor : Rp 10.000,-
Parkir Mobil : Rp 5.000,-

Ada 2 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. Gallant:

    Wah apik ki mbah. Kalo habis hujan, jembatan licin nggak?

    • admin:

      Hi Gallant,
      Silakan dicoba aja pas hujan hehehehe :D

Kirim pendapat