Jamu Tradisional Bu Tari, Kuliner Jamu Legendaris Dari Wirobrajan Yogyakarta

Jamu Tradisional Bu Tari, Kuliner Jamu Legendaris Dari Wirobrajan Yogyakarta
4 (80%) 3 vote[s]

Jamu Tradisional Bu Tari atau Jamu Peres Mbak Tari merupakan salah satu penjual jamu tradisional atau jamu peras yang cukup legendaris di kota Yogyakarta. Sejarah mencatat Bu Tari adalah seorang Bakul Jamu Legendaris Kadipiro yang bernama Mbok Mangun. Menuruni bakat orang tuanya, sejak kecil Bu Tari ikut membantu berjualan jamu keliling bersama ibunya. Setelah menikah, beliau pindah ke Wirobrajan kemudian membuka warung jamu sendiri yang beliau kelola hingga sekarang.

Warung Jamu Tradisional Bu Tari beralamat di Jalan R. E. Martadinata No.17, kelurahan Wirobrajan, kecamatan Wirobrajan, kota Yogyakarta 55252.

Lokasi Jamu Tradisional Bu Tari berada di sebelah timur dari perempatan Wirobrajan dan sebelah barat dari Jembatan Serangan atau Gardu Induk Listrik Wirobrajan. Rute dari kawasan Nol Kilometer ke arah barat melewati Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta, Taman Parkir Ngabean, dan Jembatan Serangan. Setelah melewati Jembatan Serangan pelankan laju kendaraan dan perhatikan sisi kiri jalan. Posisi warung jamu ini berada setelah penjual bunga untuk ziarah dan sebelum Hotel Sartika. Pembeli yang baru pertama kali menuju ke warung jamu ini sedikit kesulitan karena warung jamu ini tidak memasang papan nama di depannya. Area parkir yang disediakan menggunakan area tepi jalan karena warung ini tidak memiliki halaman untuk parkir.

Baca Juga  Agenda Tahunan Di Kulon Progo

Pembeli yang datang ke Warung Jamu Tradisional Bu Tari langsung berinteraksi dengan Bu Tari sebagai peracik jamu. Proses meracik jamu untuk pembeli atau pelanggan tidak bisa diwakilkan dan itulah keunikan warung jamu tradisional ini. Selanjutnya pembeli akan ditanya langsung oleh Bu Tari mengenai keluhannya layaknya seorang dokter bertanya kepada pasien. Tidak lama, Bu Tari langsung meracik jamu yang cocok untuk pembelinya dan langsung diberikan ke pembeli untuk segera diminum. Tidak heran bila antrean pembeli cukup panjang karena harus dilayani satu per satu.

Penyajian jamu pegel linu yang saya pesan di Warung Jamu Tradisional Bu Tari menggunakan gelas belimbing dengan kapasitas yang hampir memenuhi isi gelas. Komposisi jamu yang disajikan di warung jamu ini terbilang lebih pekat, lebih keras, dan lebih berasa ketimbang membeli jamu di pasar ataupun jamu kemasan. Kualitas bahan jamunya cukup segar karena dipersiapkan sendiri dan hanya dipergunakan pada hari itu saja. Untuk khasiatnya sudah tidak diragukan lagi karena setiap hari nampak antrian pembeli. Pada hari libur atau hari besar sebagian besar pembelinya berasal dari luar kota yang tertarik ingin mencoba khasiatnya. Harga yang ditawarkan Warung Jamu Tradisional Bu Tari tergolong standar dan terjangkau untuk semua kalangan.

Selain menjual jamu peras, Warung Jamu Tradisional Bu Tari juga menyediakan racikan jamu godog atau jamu rebus untuk diminum dirumah.Ada beberapa kemasan jamu godog di dalam etalase warung dimana diantaranya jamu untuk asam urat, stroke, hipertensi/darah tinggi, ginjal, dan sebagainya. Namun sepertinya cukup sedikit pengunjung yang tertarik membelinya dan pengunjung lebih tertarik jamu peras yang disajikan langsung oleh Bu Tari. (text/foto: annosmile)

INFORMASI
Warung Jamu Tradisional Bu Tari
Jl. R. E. Martadinata No.17, kelurahan Wirobrajan, kecamatan Wirobrajan, kota Yogyakarta 55252

Jam Buka
Setiap Hari mulai pukul 17.00 s/d 24.00 WIB

Kirim pendapat