Menelusuri Jalan Masjid Mataram Kotagede Yogyakarta

Menelusuri Jalan Masjid Mataram Kotagede Yogyakarta
Rate this post

Ada salah satu nama gang yang menarik di sebelah utara Masjid Kotagede yang dinamakan gang Jalan Masjid Mataram. Konon, jaman dahulu gang ini merupakan jalan utama lalu lintas menuju Masjid Kotagede atau Masjid Mataram. Saat ini, gang ini hanya dimanfaatkan oleh penduduk sekitar yang betempat tinggal di sepanjang gang dan sebagian pengunjung masjid.

Gang Jalan Masjid Mataram Kotagede Yogyakarta

Saya mencoba menyusuri gang Jalan Masjid Mataram setelah memarkir kendaraan di Pasar Legi Kotagede dan berjalan ke arah barat melewati Jalan Mondorakan untuk menuju ke arah gang tersebut. Suasana tampak sepi ketika saya memasuki jalanan gang tersebut.

Di depan gang terdapat gapura yang terbuat dari logam, disebelah tepinya terdapat papan peringatan yang bertuliskan “Roso Hangesti Tris Manunggal” yang dibawahnya terdapat nama Jalan Masjid Mataram dan peresmian setelah sebuah renovasi pada tanggal 9 Agustus 1986. Ukuran gang cukup lebar, mampu dilewati oleh kendaraan roda empat satu arah secara bergantian.

Salah Satu Bangunan Rumah di Jalan Masjid Mataram Kotagede Yogyakarta

Memasuki jalanan gang tampak seperti lorong karena disamping kiri dan kanan berupa tembok bangunan rumah tanpa halaman. Walaupun di beberapa bagian sudah berubah bentuk menjadi rumah baru yang diberi sedikit halaman untuk memarkir kendaraan mereka. Bentuk rumah yang tersisa masih cukup unik dengan jumlah jendela yang banyak dan tersusun rapi.

Dinding Rumah yang Dipenuhi Tumbuhan Merambat Di Jalan Mataram Kotagede Yogyakarta

Ditengah-tengah perjalanan, saya menemukan sebuah dinding rumah atau tembok rumah yang ditumbuhi tanaman merambat yang memenuhi seluruh dinding rumah. Dinding rumah yang ditumbuhi tanaman merambat ini menjadi salah satu area atau spot foto  favorit di kawasan Kotagede. Menurut beberapa informasi dinding rumah ini sering digunakan sebagai lokasi foto untuk foto grup, prewedding, atau hanya sekedar narsis saja. Tidak ada retribusi atau penarikan biaya untuk menggunakan tempat ini. Namun harapnya sebelum melakukan pemotretan di dinding rumah tersebut alangkah baiknya meminta izin dahulu kepada pemilik rumah yang terdapat dinding tanaman yang unik tersebut.

Ujung Jalan Mataram dan Gerbang Masuk Masjid Kotagede Yogyakarta

Selanjutnya di ujung gang terdapat sebuah gapura masuk kawasan Masjid Mataram atau sekarang dinamakan Masjid Kotagede dari arah samping. Beberapa rumah yang terletak di sebelah kiri dan kanan sebagian digunakan untuk usaha oleh penduduk sekitar seperti galeri perak, galeri batik, warung makanan, toko kerajinan, dan sebagainya. Aktivitas yang sering terlihat adalah beberapa orang berjalan ke masjid saat tiba waktu shalat.

Ada 1 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. marsudiyanto:

    Gang di Jogja dan sekitarnya sempit2, becak aja susah untuk simpangan…
    Tapi disitulah keunikannya.
    Paling ngangeni kalau malam2 terdengar suara jathilan sayup2 dari kejauhan…
    Nglangut! 

Kirim pendapat