Istana Penangkaran Burung Wukirsari Dan Konsep Edukasi Yang Belum Mengena

Istana Penangkaran Burung Wukirsari Dan Konsep Edukasi Yang Belum Mengena
3.5 (70%) 2 votes

Istana Penangkaran Burung Wukirsari merupakan daya tarik wisata pedesaan berbasis edukasi dan penangkaran burung di daerah Wukirsari Imogiri Bantul. Obyek wisata ini menggunakan area seluas 1,5 hektar dan dikembangkan oleh masyarakat setempat bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Bantul dan CSR salah satu bank di Indonesia. Obyek wisata ini diresmikan pada awal Desember 2017 oleh Bupati Bantul.

Istana Penangkaran Burung (IPB) Wukirsari terletak di dusun Karangtalun RT 02, desa Wukirsari, kecamatan Imogiri, kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.

Lokasi Istana Penangkaran Burung Wukirsari berada di daerah perbukitan dusun Karangtalun Imogiri. Rute dari pusat kota Yogyakarta ke arah selatan melewati Terminal Giwangan dan Jalan Imogiri Timur. Ikuti jalan tersebut lurus hingga melewati Jembatan Karangsemut dan pertigaan menuju Makam Sunan Cirebon. Ambil jalan menuju ke arah Makam Sunan Cirebon selanjutnya ikuti petunjuk arah menuju Wisata Wayang Wukirsari. Setelah melewati kawasan Wisata Wayang Wukirsari baru ikuti papan petunjuk arah menuju Istana Penangkaran Burung Wukirsari hingga lokasi. Akses menuju lokasi hanya dapat dilalui maksimal dengan kendaraan roda empat saja. Untuk bus kecil atau minibus belum dapat sampai ke lokasi karena akses jalan yang sempit dan memiliki tanjakkan yang cukup tajam.

Gerbang masuk Istana Penangkaran Burung Wukirsari didesain dengan arsitektur khas Bali lengkap dengan ornamen-ornamennya. Gerbang masuk tersebut bercat hitam dengan hiasan payung dan sarung kotak hitam khas Bali. Di salah satu sisi gerbang masuk terdapat loket pembelian tiket masuk. Pengunjung dikenakan tarif normal sedangkan anak TK dan Paud gratis biaya masuk.

Koleksi burung yang dipamerkan oleh Istana Penangkaran Burung Wukirsari adalah burung-burung yang boleh diperjualbelikan secara umum dan sah di dunia perdagangan. Sementara ini belum ada burung-burung yang dikategorikan sebagai burung langka dan dilindungi dipelihara di tempat ini. Sepertinya pengelola lebih mengkhususkan wisata penangkaran burung ini pada jenis burung yang memiliki nilai ekonomis tinggi khususnya burung kicau atau burung bersuara merdu. Sebut saja burung murai, burung lovebird, burung kenari, burung pleci, dan sebagainya. Jenis burung tersebut laku keras di pasaran dan sering terdapat lomba burung dimana hadiahnya mencapai jutaan rupiah. Selain itu ada koleksi lain seperti burung Elang, burung Merpati, ayam Bekisar, dan sebagainya.

Air terjun musiman yang berada di dalam kawasan wisata juga menambah daya tarik wisata Istana Penangkaran Burung Wukirsari. Hanya saja air terjun ini bertipe air terjun musiman dimana hanya mengalir ketika area setempat diguyur hujan dalam intensitas tinggi. Ketika tidak hujan atau memasuki musim kemarau, air terjun ini terlihat mengering dan terlihat sedikit sekali debit airnya. Pengelola sepertinya belum memaksimalkan penataan kawasan ini dan masih dibiarkan alami. Sekedar saran sebaiknya area sungai dibawah air terjun dibendung kemudian dibuatkan kolam untuk memelihara ikan hias untuk memperindah kawasan.

Area paling ujung Istana Penangkaran Burung Wukirsari adalah spot selfie yang terdiri dari gasebo, gardu pandang, dan jembatan kayu. Pemandangan yang ditawarkan dari tempat ini adalah pemandangan rerimbunan pohon, perbukitan kecil, dan jurang yang dialiri aliran sungai kecil. Pengunjung tidak ditarik biaya tambahan untuk berfoto dan memasuki area ini. Hanya saja pengunjung diminta untuk berhati-hati dalam melangkah agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Kemasan wisata edukasi sepertinya belum mengena pada wisata Istana Penangkaran Burung Wukirsari. Pengunjung yang datang berwisata hanya melihat koleksi burung-burung di dalam sangkardan mengakhiri perjalanan keliling kawasan wisata dengan berselfie atau berfoto di jembatan kayu. Tidak ada atraksi untik seperti memberi makan burung, berfoto bersama burung, ataupun melihat beraneka burung terbang bebas di dalam sangkar raksasa. Hal-hal tersebut saya tangkap dan saya bandingkan dengan daya tarik Taman Burung di dalam kawasan Kebun Binatang Gembiraloka Yogyakarta. Secara keseluruhan wisata Istana Penangkaran Burung Wukirsari dapat menjadi wisata alternatif di sekitar Wisata Wayang Wukirsari dan Makam Raja-Raja Mataram Imogiri. (text/foto: annosmile)

INFORMASI TARIF

Tiket Masuk : Rp 10.000,- (tertulis Rp 15.000,- dilembaran tiket)

Parkir Motor : Rp 2.000,-

Parkir Mobil : Rp 5.000,-

INFORMASI
Istana Penangkaran Burung Wukirsari
Dusun Karangtalun RT 02, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta

Jam Buka
Setiap hari mulai pukul 08.00 s/d 16.00 WIB

Kirim pendapat