Hutan Pinus Mangunan, Wisata Hutan Pinus Paling Populer Di Jogja

Hutan Pinus Mangunan, Wisata Hutan Pinus Paling Populer Di Jogja
3.4 (68.33%) 12 votes

Hutan Pinus Mangunan merupakan daya tarik wisata alam yang berada di perbukitan Bantul sisi sebelah timur. Pada mulanya hutan pinus ini hanyalah wilayah hutan yang dikelola oleh Perhutani. Namun keberadaannya mulai dikenal sejak bermunculan tentang foto-foto keindahan hutan pinus tersebut. Deretan pohon pinus yang tumbuh dengan rapi membuat pengunjung tertarik untuk mengunjunginya dan perlahan-lahan dibuka menjadi kawasan wisata oleh masyarakat sekitar.

Hutan Pinus Dlingo saat ini terkenal dengan nama Hutan Pinus Mangunan terletak di dusun Sudimoro, desa Muntuk, kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta. Hutan pinus ini merupakan kawasan hutan lindung di Kabupaten Bantul yang dikelola RPH Mangunan.

Pintu Masuk Wisata Hutan Pinus Mangunan Bantul

Lokasi Hutan Pinus Mangunan cukup dekat dengan Kebun Buah Mangunan hanya berjarak sekitar beberapa ratus meter sehingga dapat dijadikan satu paket wisata. Bila Anda pernah ke Kebun Buah Mangunan pasti ingat dengan persimpangan terakhir yang terdapat Kantor Desa Mangunan. Pada persimpangan tersebut bila mengambil jalan ke kanan akan menuju ke Kebun Buah Mangunan dan Dlingo. Sedangkan jalan ke kiri dengan kondisi menanjak dan sempit menuju ke Hutan Pinus Mangunan dan Puncak Becici. Pilihlah jalan ke kiri untuk menuju Hutan Pinus Mangunan Bantul.

Area Parkir Motor Hutan Pinus Mangunan Bantul

Wisata Hutan Pinus Mangunan Bantul saat ini dikelola masyarakat sekitar atas seizin RPH Mangunan selaku pemilik lahan hutan. RPH Mangunan berada dalam wilayah Dlingo bukan berada dalam wilayah Imogiri. Pengunjung sering salah kaprah menyebut tempat ini dengan nama Hutan Pinus Imogiri. Alasannya karena mereka lebih banyak mengakses tempat ini dari pusat ibukota kecamatan Imogiri daripada ibukota kecamatan Dlingo. Hal ini sebenarnya perlu diluruskan agar wisatawan dan para agen wisata tidak salah menyebutkan lokasi.

Pengunjung yang berwisata di Hutan Pinus Mangunan tidak dibebankan retribusi masuk atau gratis. Mereka hanya dibebankan biaya parkir kendaraan sesuai kendaraan yang meraka tumpangi. Area parkir yang disediakan tidak luas karena hanya memanfaatkan area tepi hutan yang sedikit ditumbuhi pohon pinus. Kendaraan dapat diparkir disela-sela pohon pinus tersebut. Daya tampung area parkir yang ada cukup untuk menampung belasan kendaraan roda empat dan puluhan kendaraan roda dua.

Suasana Hutan Pinus Mangunan Bantul

Wisata Hutan Pinus Mangunan mengambil area hutan pinus yang jarang terdapat semak belukar di sekitarnya. Pohon pinus tumbuh cukup tinggi di area ini dan jarak tanam yang sama antar pohon. Hal ini menyajikan pemandangan pohon pinus yang tumbuh secara rapi dan berjajar membentuk pola. Dasar pinus atau tanah berwarna kecoklatan disekitar area ini tidak ditumbuhi tanaman semak atau ilalang sehingga menimbulkan kesan bahwa tempat ini seperti taman pinus. Daya tarik seperti inilah yang mampu menyedot pengunjung untuk berkunjung ke tempat ini.

Pengunjung dipersilakan berkeliling kawasan wisata Hutan Pinus Mangunan dengan berjalan kaki melewati sebuah gerbang yang terdapat pagar pembatas keliling. Pagar pembatas tersebut sengaja dibuat agar kendaraan pengunjung khususnya sepeda motor tidak dibawa masuk ke dalam area hutan pinus. Pengunjung bebas melakukan kegiatan di sekitar hutan pinus namun memperhatikan batas-batas norma kesopanan. Saat ini banyak sekelompok orang menggunakannya sebagai tempat diskusi, belajar, atau wisata mengenal alam di tempat ini. Walaupun masih banyak juga yang menggunakannya sebagai tempat foto narsis, pacaran atau sekedar nongkrong.

Pemandangan Ke Atas Dari Hutan Pinus Mangunan Bantul

Fasilitas pendukung wisata di Hutan Pinus Mangunan terbilang cukup walaupun belum lengkap. Saat ini telah tersedia kamar mandi umum, warung, dan area parkir. Selain itu di dalam kawasan hutan pinus telah dilengkapi dengan bangku duduk, ayunan, jungkat-jungkit, hingga gasebo buat bersantai. Kondisinya cukup terawat dengan baik dan aman untuk digunakan. Pengunjung dapat memanfaatkan fasilitas hiburan tersebut secara cuma-cuma.

Pemandangan Hutan Pinus Mangunan Bantul yang menarik kerap digunakan untuk lokasi berfoto. Anak-anak muda yang datang ke tempat ini rata-rata memiliki tujuan untuk berfoto walaupun sekedar foto narsis. Bahkan banyak fotografer menjadikan lokasi ini sebagai tempat untuk tempat foto prewedding, foto grup, belajar foto, dan sebagainya. Hanya saja saat ini telah dikenakan biaya atau pungutan foto dengan biaya yang tidak sedikit.

Gubug Di Kawasan Hutan Pinus Mangunan Bantul

Aturan kepada pengunjung Hutan Pinus Mangunan Bantul diberlakukan untuk menjaga kondisi hutan pinus tetap lestari dan terhindar dari kerusakan. Pengunjung diharapkan menjaga kebersihan kawasan hutan dengan membuang sampah ditempatnya atau membawa sampah kembali ke area parkir. Selain itu larangan merokok dan bermain api diberlakukan karena berbahaya dan dapat menyebabkan kebakaran. Api mudah membakar dedaunan kering yang berjatuhan beresiko menyebabkan kebakaran hebat di kawasan ini.

Kawasan wisata Hutan Pinus Mangunan paling menarik dinikmati saat pagi hari setelah matahari terbit. Waktu tersebut suasana hutan pinus berkabut dan pemandangannya terasa seperti berada di luar negeri. Pilihan wisata lain yang memiliki daya tarik mirip dengan Hutan Pinus Mangunan Bantul adalah Puncak Becici. Lokasi Puncak Becici hanya beberapa kilometer dari tempat ini dan masih dalam satu pengelolaan oleh RPH Mangunan. Daya tarik Puncak Becici terbilang lebih menarik karena selain daya tarik hutan pinus juga terdapat gardu pandang dan lokasi menikmati matahari terbenam dari ketinggian. (text/foto: annosmile)

PERIZINAN PREWEDDING

Fotografer yang akan melakukan sesi foto komersial seperti preewedding, postwedding, foto grup harus melakukan ijin terlebih dahulu kepada pengelola Hutan Pinus Mangunan dan harus membayar biaya minimal sebesar Rp 75.000,- setiap sesi foto. Fotografer atau penerima izin tidak mendapat fasilitas apapun dari retribusi yang diberikan atau hanya sekedar membayar pungutan saja. Penggunaan toilet sebagai tempat ganti pakaian tetap dikenakan pungutan begitu juga dengan retribusi lain seperti parkir kendaraan dan sebagainya.

INFORMASI
Hutan Pinus Mangunan (Dlingo)
Dusun Sudimoro, Desa Muntuk, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta

Retribusi
Tiket Masuk : gratis
Parkir Motor : Rp 5.000,-
Parkir Mobil : Rp 15.000,-
Parkir Minibus : Rp 30.000,-

Ada 4 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. Jarwadi MJ:

    sekaligus dipaket dengan puncak becici sekalian kakak :)

  2. bersapedahan:

    hutan pinus selalu menarik untuk di kunjungi ….
    asri dan adem …. enak untuk leyeh2 juga … :)

    • admin:

      Hi Bersapedahan,
      Betul cuma sekarang makin ramai saja hehe :-)

  3. ariosaja:

    buat outbond boleh juga nih

Kirim pendapat