Review Helm KYT Scorping King

Helm KYT Scorping King merupakan salah satu produk helm bermerk KYT yang diproduksi oleh PT. Tara Kusuma Indah selaku produsen merk helm lain diantaranya INK, KYT, MDS, BMC. Saya memilih helm ini karena membutuhkan fitur anti theft atau anti maling karena helm saya sebelumnya hilang ketika saya taruh di parkiran sepeda motor. Helm ini dijual secara bebas di pedagang helm tepi jalan hingga toko helm besar di daerah perkotaan.

helm-kyt-scorpion-king

Fitur yang disematkan pada KYT Scorping King antara lain double visor, lubang kunci anti maling (Anti Theft System), busa yang bisa dilepas (Removable Liner) dan sistem penguncian helm model biasa. Tidak terlihat fitur yang istimewa yang disematkan dalam helm ini, seperti model penguncian terbaru yakni quick release, extended peak sebagai visor tambahan, dan sebagainya. Namun materailanya cukup baik karena dibuat dari bahan thermoplastic yang lentur, tidak mudah pecah, serta kuat, kualitas cat yang tanah terhadap sinar matahari dan ultraviolet, serta telah mengantongi standar helm internasional yaitu DOT dan standar helm nasional yaitu SNI.

Dari segi kenyamanan, Helm KYT Scorpion King sudah tidak perlu dibuktikan lagi dan diujicoba lagi. Hal ini dikarenakan semua helm KYT cukup nyaman dipakai dan tidak perlu lalu memikirkan kualitas produk helmnya. Busa yang mudah dilepas pasang memudahkan penggunaan untuk membersihkan helm dan mengeringkan busa yang basah kena air. Masalah klasik mengenai helm KYT dengan fitur Anti Theft System yang belum disertakan kunci pengaman dalam paketan helm seharusnya menjadi perhatian utama bagi pabrikan helm KYT. Pembeli masih harus membeli kunci pengaman helm secara terpisah. (text/foto: annosmile)

Baca Juga  Review Helm BMC Suncity

Harga

  • Sekitar Rp 250.000,- ke atas

Fitur KYT Venom RF

  • Double Visor Technology (kaca depan: bening, kaca belakang: gelap)
  • Anti Theft System (lubang kunci anti maling)
  • Removable Liner (busa yang bisa dilepas)

Kelemahan Helm KYT Venom RF

  • Kunci pengaman harus dibeli secara terpisah (harga sekitar Rp25.000,-)
  • Mekanisme buka tutup kaca cukup sempit dan rawan terjadi baret pada kaca
  • Visor/kaca hitam terlalu pekat
  • Desain agak kaku menurut saya
  • Ventilasi dalam helm kurang maksimal
  • Harga lebih mahal daripada helm serupa tanpa lisensi DOT

Kirim pendapat