Review Helm Honda TRX-3

Helm Honda TRX-3 Open Face atau Half Face merupakan seri helm yang diproduksi oleh pabrikan Honda di Indonesia sebagai bonus hadiah ketika membeli sepeda motor pabrikan tersebut. Saya mendapatkan helm tipe tersebut ketika membeli sepeda motor matic Honda Beat FI bersama dengan hadiah lain seperti jaket dan kipas angin. Helm ini tidak diperjualbelikan secara resmi dan hanya sebagai hadiah pembelian sepeda motor, namun demikian helm ini juga ditemukan di lapak barang bekas atau lapak jualbeli online. Kisaran harga jual baru di pasar barang bekas atau lapak jualbeli online berkisar antara Rp 75.000,- hingga Rp 150.000,- tergantung lokasi dan helm ini tidak laku bila dijual dalam kondisi bekas.

Helm Honda TRX-3 Open Face

Helm Honda TRX-3 Open Face yang diproduksi pabrikan Honda di Indonesia atau PT Astra Honda Motor (AHM) ini sebenarnya memiliki desain yang lumayan menarik dibandingkan dengan seri sebelumnya. Namun ketika melihat kondisinya jauh dari kata standar walaupun telah dilabeli SNI (Standar Nasional Indonesia). Saya sedikit heran mengapa helm ini bisa lolos uji SNI padahal kualitasnya jauh sekali dengan merk helm berstandar SNI lain seperti BMC, Hiu, dan sebagainya. Fitur unggulan yang disematkan pada helm ini tidak tersedia atau benar-benar berada pada kondisi dasar helm.

Baca Juga  Waktu Yang Tepat Penggantian Oli Transmisi Motor Matic

Kekurangan atau kelemahan Helm Honda TRX-3 antara lain:

  • Buruknya Kualitas Kaca Visor. Kaca visor yang digunakan pada Helm Honda TRX-3 menggunakan bahan yang kurang baik sehingga sering muncul kasus kaca visor turun sendiri (tidak dapat terkunci), kaca mudah tergores, dan kaca terlihat buram, gelap, atau kurang jernih yang dapat menganggu penglihatan.
  • Buruknya Kualitas Pengunci Helm. Kasus yang muncul pada pengunci helm antara lain pengunci helm mudah lepas atau loss, pengunci helm susah dilepaskan, dan sebagainya.
  • Satu Ukuran Helm. Ukuran Helm Honda TRX-3 terlalu besar untuk ukuran kepala orang Indonesia. Dugaan saya ukuran helm yang digunakan adalah ukuran XL sedangkan rata-rata kepala orang Indonesia menggunakan ukuran M dan ukuran L.
  • Buruknya Material Helm. Bahan yang digunakan terasa ringan, kopong, dan sedikit lentur. Selain itu busa dan stirofoam yang digunakan cukup tipis.

Secara keseluruhan Helm Honda TRX-3 Open Face tidak nyaman digunakan dan memiliki banyak kelemahan tanpa ada kelebihannya. Satu-satu yang mungkin menjadi keunggulan dari helm ini adalah sangat jarang dicuri oleh maling karena harga jualnya cukup rendah dan tidak laku dijual bila kondisinya sudah lama atau tergores-gores. Pengguna helm ini tidak perlu takut dan khawatir hilang ketika helm hanya dikaitkan pada spion motor atau lupa diamankan. Belajar dari pengalaman tersebut saat ini saya lebih percaya kepada standar mutu helm DOT (Departemen Of Tranportation) dari Amerika Serikat (US) yang lebih menjamin karena bertaraf internasional dibandingkan standar mutu SNI. (text/foto: annosmile)

Baca Juga  Review Ban Federal FT235

 

Ada 2 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. nbsusanto:

    edan dijual 150 ewu laku itu mas?
    memang sih kalo dibanding bmc jelas pilih bmc.. tapi kalo harga pasarannya segitu ya masuk akal mas daripada helm abal-abal di bawah 100 ribu lebih nyaman ini.. kalo visor emang hampang banget kegores sih mas.. kalo di pengunci mungkin kasusnya karat..

    • admin:

      Hi nbsusanto,
      Iyo masih mending dari helm abal2 yg dijual 100rban. Tapi helm 100rban itu juga laris loh pernah liat di tepi jalan :-)

Kirim pendapat