Gunung Batok Dibalik Keindahan Gunung Bromo

Gunung Batok Dibalik Keindahan Gunung Bromo
Rate this post

Pemandangan Gunung Batok yang berada di sebelah Gunung Bromo memang menarik untuk disimak. Memiliki bentuk yang mengerucut unik dan lebih tinggi daripada Gunung Bromo, Gunung Batok menjadi daya tarik menjadi salah satu latar obyek foto dari puncak Gunung Bromo dan Pura Luhur Poten yang berada di lautan pasir.

Gunung Batok merupakan satu-satunya gunung yang tidak aktif di Taman Nasional Gunung Bromo Tengger Semeru. Memiliki ketinggian 2.440 meter diatas permukaan air laut.

Pemandangan Gunung Batok

Dari Cemoro Lawang, Gunung Batok lebih terlihat jelas daripada Gunung Bromo yang sering tertutup kepulan asap kawah dan kabut. Saya mengabadikan Gunung Batok dari tiga tempat yang berbeda. Pertama saya mengabadikan foto Gunung Batok dari tebing kawasan Cemoro Lawang. Kedua saya mengabadikan Gunung Batok ketika melintas Pura Luhur Poten. Ketiga saya mengabadikan Gunung Batok dari puncak Gunung Bromo.

Seperti hal asal usul nama Tengger, Gunung Batok memiliki cerita tersendiri. Konon Gunung Batok terbentuk akibat lemparan batok (tempurung kelapa) yang digunakan untuk mengeruk pasir oleh seorang Bajak Laut yang sakti karena gagal memenuhi janjinya kepada Roro Anteng. Janji tersebut adalah membuat lautan di tengah-tengah gunung sebagai syarat melamar Roro Anteng. Cerita Roro Anteng ini mirip dengan Legenda Roro Jonggrang di Candi Prambanan.

TeamTouring Berlatar Gunung Batok

Gunung Batok masih menyimpan banyak misteri yang berhubungan dengan kawasan Gunung Tengger dan Bromo. Gunung Batok tidak dibuka untuk berwisata karena bentuk tebing yang curam dan rawan longsor. Kita bisa melihat pemandangan Gunung Batok secara luas hanya dengan berjalan dibagian bawahnya. Namun pesonanya tetap menarik untuk disimak dan didokumentasikan ketika kita berkunjung kesana. (text/foto: annosmile)

Kirim pendapat