Gudeg Permata, Cita Rasa Gudeg Basah Khas Yogyakarta

Berburu kuliner malam di kota Yogyakarta memang memiliki keunikan tersendiri. Sambil bersantap malam kita dapat menikmati suasana kota Yogyakarta di waktu malam. Salah satunya dengan menikmati santapan gudeg yang menjadi hidangkan khas kota Yogyakarta di lesehan Gudeg Permata.

Warung atau Lesehan Gudeg Permata (Bu Narti) berada di jalan Gadjah Mada Yogyakarta tepatnya di sisi barat bangunan bekas Bioskop Permata. Menyediakan menu gudeg basah yaitu gudeg yang menggunakan kuah santan dan buka malam hari mulai pukul 21.00 malam.

Seporsi Gudeg Kepala Ayam

Lokasi lesehan Gudeg Permata cukup mudah ditempuh karena tidak jauh dari nol kilometer pusat kota Yogyakarta. Lesehan gudeg ini buka mulai pukul 21.00 hingga pukul 02.00 dini hari. Waktu menjelang buka, suasana disekitar warung dipenuhi pembeli dan lali lintas sedikit terganggu karena banyak kendaraan yang akan parkir di tepi jalan. Setelah memesan menu makanan gudeg, saya langsung memilih tempat duduk yang disediakan. Saat ini lesehan Gudeg Permata menyediakan meja kursi untuk pengunjung yang kurang nyaman untuk duduk lesehan berhimpitan dengan pengunjung yang lain.

Sepiring nasi gudeg dengan lauk kepala ayam akhirnya tersaji setelah menunggu antrian pesanan yang ramai. Satu piring nasi gudeg terlihat masih panas dan aromanya mengundang selera untuk segera memakannya. Dalam satu piring nasi gudeg terdapat sayur gudeg (nangka muda), daun ubi (ketela) bercampur daun pepaya, sambal krecek yang terdiri dari krecek (kulit sapi) dengan campuran kacang kedelai, kuah areh santan yang menggolongkan gudeg ini menjadi gudeg basah, dan tidak lupa lauk yang dipilih pembeli seperti tahu, tempe, telur, dan potongan daging ayam.

Asal-Usul nama Gudeg Permata karena sejak awal mula membuka dagangannya di samping Bioskop Permata. Lesehan atau Warung Gudeg Permata ini pada mulanya dibuka saat pagi namun bergeser waktu bukanya saat malam hari. Didirikan pada awal tahun 1950-an oleh mendiang ibu Pudjo dan saat ini diteruskan oleh anaknya bernama ibu Narti dengan tetap menjaga cirikhas yang dibangun oleh ibunya. Nama Bu Pudjo hingga saat ini melekat bagi sebagian pelanggan sehingga Gudeg Permata ini dikenal dengan nama Gudeg Bu Pudjo.

Keramaian di Lesehan Gudeg Permata

Uniknya bila memesan lauk telur, telur yang digunakan bukan telur ayam tetapi telur bebek (itik). Saat mencicipi nasi gudeg di lesehan gudeg Permata, pertama kali terucap rasa cukup manis khas kota Yogyakarta bercampur dengan rasa gurih dan pedas. Manisnya gudeg di lesehan ini tidak terlalu keras sehingga bagi orang yang kurang menyukai makanan manis masih tetap nyaman untuk menyantap makanan ini. Rasa pedas dari sambal krecek masih wajar diterima perut meskipun dalam piring disertakan beberapa cabai rawit utuh. Menurut saya tidak ada rasa yang dominan dalam menu nasi gudeg di lesehan Gudeg Permata membuat rasa sedikit mengambang dan lain daripada yang lain. Sepertinya rasa ini yang menjadi daya tarik orang menyukai gudeg ini dan kembali kepada selera masing-masing.

Satu porsi nasi gudeg di lesehan Gudeg Permata ini cukup mengenyangkan dan membuat kita puas untuk kembali mengunjungi lesehan ini di lain waktu. Bila belum puas kita dapat membungkusnya untuk dibawa pulang. Lesehan Gudeg Permata libur ketika hari Minggu dan Senin pada akhir bulan sehingga kita perlu memperhatikan kalendar sebelum berkunjung kemari supaya tidak kecewa. Harga yang dipatok di warung ini cukup standar dan tergolong murah bagi wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta. (text: annosmile, foto: ps negoro)

DAFTAR MENU
  • Nasi Gudeg Telur
  • Nasi Gudeg Telur + Tahu
  • Nasi Gudeg Telur + Tempe
  • Nasi Gudeg Kepala Ayam
  • Nasi Gudeg Ati Ampela
  • Nasi Gudeg Sayap Ayam
  • Nasi Gudeg Paha Ayam
  • Nasi Gudeg Dada Ayam

JAM BUKA

    • Buka┬ásetiap hari Senin hingga Sabtu mulai pukul 21.00 s/d 01.00 (atau habis)
    • Hari Minggu tutup/libur
    • Hari Senin setap akhir bulan tutup/libur
    • Libur Idul Fitri (lebaran) mulai H-2 hingga H+5
Baca Juga  Soto Tan Proyek, Kuliner Soto Legendaris Dari Gunungkidul

Ada 5 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. Fajar:

    jiaaha.. ora ngajak..ngajak..ki..yen.seneng..seneng..doooh….

  2. HeruLS:

    Cuma 15 meter dari kamar juragan Team Touring

  3. putrosn:

    ini adalah lokasi wisata kuliner terdekat dari base camp team touring, cuma sekitar 15 meter. tapi baru sekarang dimunculkan. *keplak admine*

    • admin:

      Hi Putrosn,
      Maaf baru sempat direview kak..hihihi :-)

  4. Sekolah Kapal Pesiar Yogyakarta:

    mantab nih gudeg permata.. tapi antrine berderet2 saking uenaknya..

Kirim pendapat