Grojogan Mudal Kulon Progo, Air Terjun Dibawah Gunung Kelir

Grojogan Mudal Kulon Progo, Air Terjun Dibawah Gunung Kelir
3 (60%) 1 vote

Nama Grojogan Mudal memang jarang terdengar dibandingkan air terjun yang ada didekatnya. Kawasan wisata ini terbilang baru dibuka oleh warga sekitar setelah sebelumnya mengetahui potensi wisata air terjun tersebut. Namun minimnya informasi mengenai Grojogan Mudal tidak menyurutkan niat para pemburu air terjun untuk mengunjungi kawasan wisata Grojogan Mudal ini.

Grojogan Mudal atas sekarang dikenal dengan Taman Sungai Mudal merupakan wisata air terjun yang terletak di dusun Banyunganti, desa Jatimulyo, kecamatan Girimulyo, kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta.

Area Parkir Grojogan Mudal

Lokasi Grojogan Mudal lebih tersembunyi dibandingkan lokasi air terjun yang banyak ditemukan di sekitar Girimulyo Kulon Progo. Posisinya berada diantara Air Terjun Sigembor dan Air Terjun Kembang Soka atau berada tepat di bawah tebing bukit Gunung Kelir. Dari sebuah pertigaan kecil setelah Air Terjun Sigembor dari arah utara, ambil jalan ke arah kanan sejauh beberapa ratus meter melewati tanjakan lurus yang cukup tajam.

Posisi Grojogan Mudal berada disebuah tikungan jalan pada tanjakan tajam tersebut. Kendaraan diparkir di tepi jalan dekat dengan bak penampungan air Sumber Mudal. Area parkir pun cukup sempit dan hanya dalam digunakan untuk parkir kendaraan roda dua saja. Bila membawa kendaraan roda empat sebaiknya mengurungkan niat ke tempat ini karena jalanan cukup sempit, menanjak, dan belum ada ruang untuk parkir.

Pintu Masuk Grojogan dan Mata Air Mudal

Pada hari-hari biasa, area sekitar Grojogan Mudal tidak ada penjagaan baik dari pengelola mapun dari petugas parkir. Kendaraan kami yang terparkir pun tanpa penjagaan. Namun jangan khawatir karena kawasan ini cukup aman dan bebas dari tindakan kejahatan. Untuk berjaga-jaga, kendaraan kami kunci stang dan helm kami kaitkan pada jok sepeda motor. Bisa juga helm dibawa masuk ke arah air terjun jika merasa khawatir helm akan dicuri orang.

Perjalanan menuju Grojogan Mudal dilanjutkan dengan berjalan kaki melalui jalan setapak yang melewati bak penampungan Sumber Mudal. Jalan setapak yang ada telah dibangun oleh warga sekitar dengan mengikuti alur pipa-pipa air. Beberapa pohon yang ada dikiri kanan jalan sengaja dipangkas untuk memudahkan pengunjung berjalan menuju ke lokasi air terjun. Ketika tiba di bibir tebing yang terdapat tempat duduk dari bambu, kami melihat pemandangan air terjun ini di sisi bawah tebing.

Grojogan Mudal Dari Atas Tebing

Untuk menuju dasar Grojogan Mudal harus melewati jalan memutar untuk menuju ke lokasi air terjun. Tidak lama kemudian kami menemui aliran sungai yang mengarah ke Grojogan Mudal. Kondisi aliran sungai tersebut tampak bersih dan sepertinya baru saja dibersihkan oleh pengelola. Disebuah cekungan sungai dibendung dengan menggunakan tumpukan batu-batu kecil. Rencananya cekungan yang membentuk kolam tersebut digunakan sebagai tempat bermain air pengunjung Grojogan Mudal.

Saat menuruni tebing untuk melihat pemandangan Grojogan Mudal diperlukan kehati-hatian meskipun sudah dibuka akses jalan. Jalan yang kami lalui cukup licin karena masih berupa jalan tanah dan basah karena terkena air hujan. Untung saja terdapat pegangan bambu disetiap sisi jalan yang licin dan hal ini cukup membantu kami. Akhirnya kami pun berada di bawah aliran air terjun tersebut.

Aliran Air Grojogan Mudal

Pemadangan Grojogan Mudal yang berbentuk air terjun bertingkat serta jatuhan air melebar memang menarik untuk dinikmati. Batu-batu kapur yang berwarna hijau akibat ditumbuhi lumut memberikan kesan bahwa suasana Grojogan Mudal masih tampak alami. Beberapa semak belukar yang terdapat disekitar air terjun telah dibersihkan membuat suasana sekitar terlihat lebih terang terkena sinar matahari.

Sepertinya baru sebagian kawasan Grojogan Mudal yang telah dibuatkan akses jalan. Beberapa tingkatan air terjun kecil di bawah tempat kami berdiri belum dibuatkan akses jarak dan tidak dapat dilalui. Selain itu area sekitar Grojogan Mudal ini cukup sempit dan hanya mampu menampung belasan orang. Selebihnya masih berupa tebing dan jurang yang merupakan aliran air. Sepertinya aliran air dari Grojogan Mudal ini mengarah ke Air Terjun Kembang Soka dan Kedung Pedut yang berada di sebelah bawahnya.

Salah Satu Pemandangan Grojogan Mudal

Suasana Grojogan Mudal yang tampak sepi dari pengunjung pada hari-hari biasa membuat kami betah berlama-lama berada di tempat ini. Beberapa tempat duduk dari bambu yang disediakan cukup sebagai tempat bersantai dan beristirahat. Saat ini belum tersedia warung penjual makanan dan minuman yang mengharuskan pengunjung membawa bekal sendiri ke lokasi Grojogan Mudal.

Fasilitas pendukung wisata Grojogan Mudal pun belum lengkap karena baru mulai dikembangkan oleh warga sekitar. Akses jalan, pagar pengaman, dan tong sampah di beberapa titik menjadi awal pembangunan di kawasan wisata air terjun ini. Pelan tapi pasti akan dilanjutkan beberapa penambahan fasilitas yang mendukung wisata di kawasan ini.

Annosmile di Grojogan Mudal

Mengenai retribusi wisata Grojogan Mudal belum ada alias gratis. Namun pengunjung Grojogan Mudal dipersilakan mengisi kotak sumbangan secara sukarela untuk biaya pembangunan fasilitas kawasan wisata. Diharapkan pada tahun berikutnya atau musim penghujan beributnya kawasan air terjun atau Grojogan Mudal telah dilengkapi oleh fasilitas pendukung wisata sama seperti obyek wisata yang lain.

Keberadaan Grojogan Mudal menjadi pelengkap dan penambah daftar wisata air terjun di sekitar kecamatan Girimulyo Kulon Progo. Meskipun masih sulit bersaing dengan wisata air terjun yang telah terkenal disekitarnya seperti Grojogan Sewu dan Air Terjun Kembang Soka, Grojogan Mudal cocok menjadi wisata air terjun alternatif yang sepi dan tampak lebih alami. Pengelola Grojogan Mudal pun tidak kehabisan akal dan sedang merencanakan pengembangan wisata kawasan ini menjadi Taman Sungai Mudal yang memiliki daya tarik wisata mulai dari air terjun, sumber mata air, lokasi panjat tebing, lokasi jelajah sungai (canyoning) hingga lokaci camping. (text/foto: annosmile)

INFORMASI
Taman Sungai Mudal (Grojogan Mudal)
Dusun Banyunganti, Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo

Retribusi
Parkir sepeda motor : Rp 2.000,-

Kirim pendapat