Grojogan Kedung Tolok, Wisata Alam Di Selopamioro Bantul

Grojogan Kedung Tolok merupakan wisata alam berbasis pedesaan yang belum lama ini dikembangkan warga dusun Siluk. Keberadaannya melengkapi kawasan wisata air terjun yang banyak tersebar di sekitar kecamatan Imogiri. Kondisi Grojogan Kedung Tolok masih alami dengan sumber aliran air dari kawasan Goa Cerme.

Wisata Alam Grojogan Kedung Tolok berada di kampung Godean RT 06, dusun Siluk 1, desa Selopamioro, kecamatan Imogiri, kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.

Jalan Menuju Grojogan Kedung Tolok Imogiri Bantul Dari Jalan Raya Siluk - Panggang

Lokasi Grojogan Kedung Tolok berada di wilayah selatan kecamatan Imogiri atau tepatnya di daerah Siluk Imogiri. Rute jalan menuju Grojogan Kedung Tolok dari pusat kota Yogyakarta mengikuti Jalan Imogiri Timur hingga tiba di jembatan Siluk yang dilewati Sungai Oyo. Setelah menyebrangi jembatan Siluk akan menemui percabangan jalan dimana jalan lurus sedikit ke kiri ke arah Selopamioro dan Panggang Gunungkidul, jalan ke kanan kemudian naik menuju ke Goa Cerme, dan jalan ke kanan kemudian belok ke kanan lagi menuju Pantai Parangtritis.

Pilih jalan menuju ke Selopamioro atau Panggang dan ikuti jalan sejauh kurang dari 1 kilometer hingga menemui simpangan jalan aspal kecil menuju pemukiman penduduk. Dari tempat ini telah terpasang spanduk informasi mengenai lokasi Grojogan Kedung Tolok. Ikuti jalan aspal kecil yang masuk ke kawasan pemukiman penduduk sejauh 500 meter hingga menemui pos ronda bercat hijau di sebelah kiri jalan.

Jalan Cor Semen Menuju Grojogan Kedung Tolok Imogiri Bantul

Tidak jauh dari pos ronda terdapat papan petunjuk arah menuju Grojogan Kedung Tolok yang melewati jalan setapak pinggir tebing. Jalan setapak ini cukup sempit dan hanya dapat dilalui oleh kendaraan roda dua saja. Bila membawa kendaraan roda empat dipersilakan parkir di dekat masjid di kawasan pemukiman bawah tebing dan selanjutnya berjalan kaki menuju kawasan Grojogan Kedung Tolok.

Perjalanan menuju Grojogan Kedung Tolok melewati jalan setapak di pinggir tebing merupakan tantangan tersendiri karena jurang sebelah kiri cukup dalam sekitar 10 meter. Bila tidak menemui papan petunjuk arah, ikuti jalan setapak dari cor semen lurus saja hingga ujung jalan. Bila masih kebingungan silakan bertanya kepada warga mengenai keberadaan Grojogan Kedung Tolok dan mereka akan menunjukkan arahnya. Penduduk sekitar cukup ramah dengan pengunjung yang akan berwisata ke obyek wisata air terjun tersebut.

Baca Juga  Bakso Pak Marno, Pilihan Bersantap Bakso Di Jombor Sleman

Jalan Cor Semen Diantara Rerimbunan Pohon Menuju Grojogan Kedung Tolok Imogiri Bantul

Memasuki kawasan Wisata Alam Grojogan Kedung Tolok ditandai dengan sebuah sebuah halaman yang banyak ditumbuhi oleh pohon jati. Disekitarnya terdapat sebuah gubug untuk area parkir sepeda motor yang dikelola masyarakat sekitar. Fasilitas pendukung yang tersedia di Wisata Alam Grojogan Kedung Tolok antara lain kamar mandi umum, persewaan ban karet, area parkir sepeda motor, dan warung penjual makanan minuman.

Area Parkir Pengunjung Grojogan Kedung Tolok Imogiri Bantul

Air Terjun atau Grojogan Kedung Tolok merupakan air terjun utama di kawasan Wisata Alam Grojogan Kedung Tolok. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 15 meter dengan kemiringan tebing aliran air sekitar 60 derajat. Tipe air terjun ini melebar menyesuaikan kontur aliran sungai. Pada bagian atas Air Terjun Kedung Tolok terdapat beberapa air terjun bertingkat berukuran lebih kecil namun tidak kalah menariknya.

Asal usul nama Grojogan Kedung Tolok berasal dari keberadaan sebuah lubang air atau sering disebut dengan ‘kedung’ oleh masyarakat sekitar. Lubang air tersebut diberi nama Kedung Tolok oleh masyarakat sekitar. Letaknya berada persis disebelah Air Terjun Kedung Tolok. Saat musim kemarau panjang dimana air terjun Kedung Tolok mengering atau tidak mengalir airnya, kondisi Kedung Tolok tetap penuh berisi dengan air dan tidak mengering.

Pemandangan Air Terjun Grojogan Kedung Tolok Imogiri Bantul

Pada bagian puncak atau atas air terjun Grojogan Kedung Tolok terdapat bongkahan batu yang dikeramatkan oleh warga sekitar. Keberadaannya tidak lepas dari mitos yang beredar di kawasan Kedung Tolok. Pada zaman dahulu, diatas bongkahan batu yang disebut Watu Tumpeng tersebut terdapat batu berbentuk tumpeng yang mirip pada batuan di dalam Goa Cerme. Konon batu berbentuk tumpeng tersebut hilang secara gaib bersamaan dengan batu yang bentuknya mirip di dalam Goa Cerme.

Kondisi air pada Grojogan atau Air Terjun Kedung Tolok cukup bersih dan jernih karena berasal dari sumber air yang berada di dalam Goa Cerme. Aliran air yang berada di dalam Goa Cerme mengarah keluar goa kemudian mengalir ke Grojogan Kedung Tolok yang berada di bawahnya. Debit air cukup deras pada musim kemarau dan mengering mulai pertengahan musim kemarau.

Baca Juga  Air Terjun Surupethek, Tersembunyi Di Daerah Pleret Bantul

Watu Tumpeng Di Grojogan Kedung Tolok Imogiri Bantul

Pembukaan kawasan wisata di Grojogan Kedung Tolok menyebabkan perubahan yang cukup besar pada kondisi alam disekitar. Aliran air dibawah Grojogan Kedung Tolok dibendung dengan susunan batu agar air tertampung lebih banyak dan dapa digunakan untuk bermain air dan berenang. Tanaman di sekeliling Grojogan Kedung Tolok banyak yang ditebang agar suasana lebih terang dan tidak terkesan lembab serta gelap. Harapannya penataan lebih teratur dan memperhatikan kelestarian alam sekitar.

Cekungan Kedung Tolok Imogiri Bantul

Pengunjung dipersilakan mandi, berenang, atau bermain di kawasan Grojogan Kedung Tolok. Kolam yang berada di bawah Grojogan Kedung Tolok memiliki kedalaman sekitar 1,5 meter pada bagian tengahnya. Pengelola menyediakan persewaan ban karet untuk pengunjung yang membutuhkannya. pengunjung cukup aman melakukan aktivitas di sekitar Grojogan Kedung Tolok karena dijaga dan diawasi oleh pengelola kawasan wisata.

Menjelang sore hari banyak anak-anak sekitar desa memanfaatkan Grojogan Kedung Tolok untuk berenang dan bermain air. Mereka datang bergerombol kemudian langsung meluncur ke arah air terjun. Sepertinya pembukaan Grojogan Kedung Tolong sebagai kawasan wisata menjadi lokasi bermain baru bagi mereka.

Anak-Anak Bermain Air Di Grojogan Kedung Tolok Imogiri Bantul

Selain air terjun utama Grojogan Kedung Tolok, terdapat beberapa air terjun kecil disepanjang aliran sungai yang sama yang letaknya berada di sebelah atas. Sebut saja air terjun Kedung Cumplung, Kedung Gupit, Kedung Dowo, dan Kedung Kempul. Akses jalan menuju air terjun kecil tersebut melewati jalan setapak mendaki tebing sebelah air terjun Grojogan Kedung Tolok. Air terjun mini atau kecil tersebut cukup menarik dan beberapa diantaranya juga dapat digunakan untuk berenang.

Wisata Alam Grojogan Kedung Tolok memberikan pemandangan yang tidak kalah menarik dengan wisata air terjun lain di sekitar kabupaten Bantul. Bentuk air terjun bertingkat dengan debit air yang cukup tinggi menjadi daya tarik utama Grojogan Kedung Tolok. Pengunjung diharapkan menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya. (text/foto: annosmile)

INFORMASI
Wisata Alam Grojogan Kedung Tolok
kampung Godean RT 06, dusun Siluk 1, desa Selopamioro, kecamatan Imogiri, kabupaten Bantul, DIY

PETA

Ada 4 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. mawi wijna:

    makin susah aja niy nyari air terjun yg masih alami di Jogja, hahaha :D

    • Mr Burgermini:

      Monggo di ‘survei’, yg hobi ‘selvi2’ Banyak sekali tempat yg perlu di ‘abadikan,krn lokasi ‘bertinkat’ sepanjang krg lbih 1km, yg suka ‘ber petualang’, yg pengen ‘boking’ tempat untuk ‘outbond’ ,di persilah kan,, walau ‘lokasi’ masih ‘apa adanya’ tetep ‘ISTIMEWA’

    • Mr Burgermini:

      Terima kasih bwt ‘temen_temen’ yg tlah #menyuport,, adanya ‘wisata lokal’ di dusun ‘kami’, yg tlah #meng_explor , #meng_upload , lewat #jejaring_sosial, dan ‘media apa aja’, demi #BOOMINGnya_wisatakedungtolok,, dan ‘jangan lewatkan’ pada hari ‘RABU 17 JUNi 2015 ‘ hadir dan saksikan ‘ACARA PADUSAN’ ber sama #NEWKALMANISAentertaint_senandung_nada_islami_dangdutreligi_penyejukhati , bagi tmen_temen ‘moslem’ KAMI SEGENAP PANITIA WISATA ‘mengucapkan’ MARHABBAN YA RAMADHAN,#SELAMAT_MENUNAIKAN_IBADAH_PUASA1436H

  2. agus anfil:

    Akhirnya hari ini (19/10/16) bs mengunjungi air terjun kedung tolok. Sayang rambu penanda ke lokasi air terjun sudah hilang. Walhasil foto dr team touring.net meski membantu tp tetep nanya penduduk sekitar..hehe

Balas pendapat dari mawi wijna