Grojogan Kali Bulan, Air Terjun Tertinggi Se Bantul

Grojogan Kali Bulan, Air Terjun Tertinggi Se Bantul
2 (40%) 4 votes

Grojokan Kali Bulan merupakan salah satu wisata air terjun musiman dan wisata jelajah alam di sekitar kabupaten Bantul. Keberadaan air terjun ini jarang dikenal dibandingkan Air Terjun Lepo dan Air Terjun Randusari yang ada di dekatnya karena kurang dipromosikan sebagai tempat wisata. Padahal air terjun ini menyimpan potensi wisata yang menarik dimana sebagai air terjun tertinggi di kabupaten Bantul.

Grojogan Kali Bulan beralamat di dusun Kaligatuk, desa Srimulyo, kecamatan Piyungan, kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.

Lokasi Grojogan Kali Bulan berada di daerah perbukitan Piyungan Bantul. Rute menuju air terjun ini dari pusat kota Yogyakarta ke arah selatan melewati Terminal Giwangan dan jalan Imogiri Timur. Sesampai di perempatan Jejeran ambil jalan ke kiri atau ke arah timur menuju ke Pasar Pleret. Dari Pasar Pleret ambil jalan ke kanan menuju ke arah Bukit Bawuran dan tanjakan Cinomati. Ketika tiba di pertigaan Wonolelo ambil jalan ke arah kiri dan sebelum naik ke tanjakan Cinomati ada pertigaan kecil ambil jalan ke kiri atau arah utara. Ikuti jalan sejauh 1 (satu) kilometer dan perhatikan tebing kanan atas yang terlihat basah air disitulah letak air terjun Grojogan Kali Bulan. Kendaraan pengunjung dapat diparkir di rumah warga atau halaman ketua RT setempat. Disarankan meminta izin dahulu ketika menitipkan kendaraan dan berpamitan untuk menuju air terjun ini.

Perjalanan menuju Grojogan Kali Bulan dilanjutkan dengan menyusuri jalan setapak di samping pemukiman warga. Kondisi jalan setapak cukup curam, sempit, dan sebagian tertutup oleh semak belukar. Akses jalan cukup berbahaya karena sebagian jalan longsor dan letak jalan setapak berada di tepi jurang. Diharapkan pengunjung mengajak warga setempat atau mengajak teman yang sudah terbiasa menjelajah hutan. Di tengah-tengah perjalanan pengunjung akan menemui air terjun kecil dimana sumber airnya berasal dari air terjun tertinggi. Pada sebuah pertigaan jalan setapak ada jalan yang mengarah ke sebuah pendopo. Tidak diketahui apa fungsi bangunan pendopo yang dibangun di lereng perbukitan dan hutan yang jauh dari pemukiman. Bila kehilangan jejak jalan setapak bisa mengikuti pipa-pipa air yang mengarah ke sumber mata air yang berada di dekat air terjun.

Air Terjun utama Grojogan Kali Bulan terlihat cukup tinggi dan menjulang hingga puncak bukit dengan ketinggian sekitar 40 meter. Hampir setinggi Air Terjun atau Curug Sidoharjo yang merupakan air terjun tertinggi di kabupaten Kulon Progo. Hanya saja debit airnya cukup kecil meskipun musim penghujan. Pemandangan air terjun hanya tampak seperti air yang jatuh melewati dinding tebing tanpa membentuk pola air terjun yang menarik. Selain itu bebatuan dan dinding tebing yang ada di sekeliling air terjun merupakan batuan kapur yang berwarna coklat keputih-putihan tampak gersang sehingga ketika diabadikan terlihat kurang menarik.

Pengunjung Grojogan Kali Bulan masih dapat bermain pada kolam kecil bawah air terjun sambil berfoto. Diharapkan pengnunjung berhati-hati ketika berada di sekitar air terjun karena tidak ada penjagaan dan letaknya cukup curam. Warga setempat sempat mengembangkan air terjun ini menjadi daya tarik wisata pedesaan namun sepertinya berhenti karena kurangnya minat wisatawan untuk berkunjung ke tempat ini. Kondisi ini mirip seperti Air Terjun Surupethek yang letaknya tidak jauh di sebelah selatannya dimana kondisi saat ini terbengkalai. Secara keseluruhan Grojogan Kali Bulan hanya bisa dinikmati keindahannya pada pertengahan musim penghujan saja. Air terjun ini terlihat mengering pada akhir musim penghujan, musim kemarau, dan, awal musim penghujan. (text/foto: annosmile)

INFORMASI
Grojogan Kali Bulan
Dusun Kaligatuk, desa Srimulyo, kecamatan Piyungan, kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.

Retribusi
Tiket Masuk: *gratis*

Kirim pendapat