Goa Jepang Sentonoharjo, Peninggalan Jepang Di Berbah Sleman

Goa Jepang Sentonorejo atau Goa Jepang Jogotirto merupakan satu dari sekian banyak bangunan Goa Jepang yang dibangun di wilayah Indonesia. Tidak banyak orang membicarakan Goa Jepang ini karena tidak menarik perhatian dan tidak cocok digunakan untuk berwisata. Segelintir orang menggunakan Goa Jepang sebagai tempat pembelajaran dan penelitian untuk menyelesaikan tugas-tugasnya.

Goa Jepang Sentonorejo terletak di dusun Sentonorejo, desa Jogotirto, kecamatan Berbah, kabupaten Sleman, DIY.

Goa Jepang Sentonorejo Berbah Sleman Dari Luar

Lokasi Goa Jepang Sentonorejo berada tidak jauh dari kawasan Candi Abang dan Situs Goa Sentono. Ketiga tempat tersebut terletak pada sebuah bukit yang sama. Akses menuju Goa Jepang Sentonorejo hanya dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda dua saja untuk tiba di lokasi. Bila membawa kendaraan roda empat dapat diparkir di area parkir Candi Abang kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki.

Rute mudah menuju Goa Jepang Sentonorejo dari Candi Abang, ikuti jalan aspal sempit di dekat area parkir Candi Abang hingga berganti menjadi jalan cor semen dan jalan tanah. Ikuti jalan tersebut hingga menuruni bukit dan tiba pada sebuah pertigaan jalan. Ambil jalan ke kanan dan Goa Jepang Sentonorejo berjarak sekitar 50 meter dari pertigaan tersebut. Alternatif lain dengan melewati jalan tanah diantara area persawahan dari jalan utama penghubung Berbah dengan Piyungan.

Goa Jepang Sentonorejo atau Jogotirto ini dibangun pada zaman penjajahan Jepang sebelum tahun 1945. Fungsi utama goa ini adalah sebagai gudang penyimpanan amunisi dan bom.

Lorong Goa Jepang Sentonorejo Berbah Sleman

Goa Jepang Sentonorejo terdiri dari empat lubang masuk dengan mulut goa berbentuk persegi dengan ukuran 2 x 2 meter. Lorong pada masing-masing mulut goa cukup dalam dengan kedalaman lebih dari 10 meter dan pada bagian ujung saling berhubungan satu sama lain. Kondisi bagian dalam Goa Jepang Sentonorejo cukup gelap karena minim pencahayaan dan cahaya hanya berasal dari lubang pintu goa saja. Untuk melihat suasana di dalam goa disarankan membawa lampu penerangan semacam senter.

Kondisi Goa Jepang Sentonorejo cukup terawat dengan baik karena setiap hari selalu dibersihkan oleh penduduk yang bertugas jaga di situs peninggalan Jepang tersebut. Tidak terlihat adanya sampah yang berserakan di dalam dan sekitar Goa Jepang ini. Kebersihan dinding goa pun terjaga dari corat-coret tangan jahil. Diharapakan pengunjung atau wisatawan menjaga lingkungan dan menjaga diri hal-hal yang berbau negatif.

Ruangan Di Dalam Goa Jepang Sentonorejo Berbah Sleman

Aktivitas di sekitar Goa Jepang Sentonorejo lebih banyak dilakukan oleh penduduk sekitar dibandingkan kunjungan wisatawan. Penduduk sekitar sering memanfaatkan Goa Jepang ini untuk bersantai dan beristirahat. Selain itu, halaman Goa Jepang kadang digunakan sebagai tempat menjemur gabah atau bulir padi. Kunjungan wisatawan di Goa Jepang Sentonorejo ini sangat sedikit dan mereka lebih tertarik dengan keunikan bukit teletubbiesnya Candi Abang saja.

Keberadaan Goa Jepang yang berdekatan dengan Candi Abang dan Situs Goa Sentono kadang menjadi pertanyaan, mengapa penjajah Jepang membangun gudang amunisi atau markas disekitar situs bersejarah. Apakah hanya sekedar kebetulan, memiliki lokasi yang cukup strategis, atau ada alasan lain? (text/foto: annosmile)

Baca Juga  Petilasan Brawijaya V di Perbukitan Patuk Gunungkidul
INFORMASI
Goa Jepang
dusun Sentonorejo (Blambangan), desa Jogotirto, kecamatan Berbah, kabupaten Sleman, DIY

Ada 1 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. Ditter:

    Sepertinya memang wisatawan kurang berminat sama gua jepang, habis biasanya mereka pengennya ngelihat sesuatu yg unik dan bervariasi. Sementara di goa jepang itu kan yang dilihat cuma itu-itu aja… :D

Kirim pendapat